Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mei 2019, Rp4,1 Triliun Outflow BI Untuk Lebaran

Bali Tribune/Causa Iman Karana.

balitribune.co.id | Denpasar – Meskipun momen lebaran telah usai, namun Bank Indonesia tetap mencatat penukaran uang pecahan kecil selama Ramadhan 2019 rupanya terjadi peningkatan yang cukup besar. Meskipun hal ini merupakan kegiatan rutin tahunan, namun BI telah mempersiapkannya jauh-jauh hari baik melalui layanan kas keliling ataupun loket-loket yang ada di perbankan. "Layanan penukaran uang kecil  ini akan terus berlangsung pada tahun berikutnya," ucap Kepala KPw BI Bali, Causa Iman Karana disela acara Halal Bihalal dengan Media di Denpasar, Kamis (13/6). 

Pada saat momen lebaran 2019 jumlah atau nominal.penukaran uang kecil mencapai Rp14,3 miliar, ini lebih tinggi dari rata-rata bulanan dari bulan Januari hingga Mei 2019 yang rata-ratanya Rp11 miliar. "Dibandingkan tahun lalu juga lebih tinggi. Penukaran di bulan yang sama mencapai Rp9,5 miliar," tukasnya. 

Causa menganggap kondisi ini bagian dari animo masyarakat menjelang hari raya yang suka menggunakan uang baru sebagai pemberian kepada keluarganya. "Bisa juga ini indikasi dari adanya oeningkatan pendapatan dari masyarakat," sebutnya. 

Dalam kesempatan ini Causa juga mengatakan, uang yang keluar Bali (outflow) berdasarkan catatan BI mencapai Rp4,1 triliun. "Jadi BI melayani penarikan dari perbankan, sedangkan perbankan melayani masyarakat. Jadi masyarakat minta kepada bank, banknya minta kepada BI," ucapnya sembari berujar, Rp4,1 triliun outflow dari BI hanya terjadi di bulan Mei 2019.

Lantas ia beranggapan penukaran uang kecil yang yang mencapai Rp14,3 miliar tidak berimplikasi terhadap penurunan ekonomi Bali. Bahkan ia berujar, justru dengan datangnya wisatawan ketika lebaran justru mendongkrak pendapatan daerah. 

Inflasi Bali pada Mei 2019. yang bertepatan dengan bulan Ramadhan dan Menjelang ldul Fitri tetap terkendali dan berada dibawah inflasi nasional. Secara bulanan, inflasi Bali tercatat sebesar 0,23% (mtm), lebih rendah dibandingkan dengan Inflasi bulan sebelumnya yang sebesar 0.28% (mm) dan Iebih rendah dibamdingkan dengan Inflasi nasional yang sebesar 0.68% (mm). Secara tahunan, inflasi Bali pada Mei 2019 tercatat sebesar 2,45% (yoy), atau leblh rendah dibandingkan Inflasi nasional yang sebesar 3,32% (yoy). /uni

 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Belanja Gianyar Rp4,3 Triliun, Pendapatan  Rp3,4 Triliun

balitribune.co.id I Gianyar - Pemerintah Kabupaten Gianyar mengajukan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 dengan defisit mencapai Rp921,956 miliar lebih.

Rancangan tersebut disampaikan Bupati Gianyar I Made Mahayastra melalui Pengantar Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Gianyar, Senin (7/9), di Ruang Sidang Utama DPRD Gianyar. Rapat dipimpin Ketua DPRD Gianyar I Ketut Sudarsana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Huma Cafe Kebobolan Lagi, Barang Berharga Dikuras Maling

balitribune.co.id I Gianyar - Pengusaha di Kabupaten Gianyar kembali dibuat resah oleh aksi pencurian. Huma Cafe di Kecamatan Tegallalang bahkan harus mengalami kejadian serupa untuk kedua kalinya. Kali ini,  pelaku tidak hanya membawa kabur sejumlah barang berharga, tetapi diduga sempat mengacak-acak sistem keamanan kafe untuk memuluskan aksinya.

Baca Selengkapnya icon click

Rekayasa Lalin Ubud Belum Optimal, Dishub Gianyar Turunkan Skenario Anyar

balitribune.co.id I Gianyar - Setelah dua pekan Rekayasa Lalin tahap II diterapkan, ternyata belum efektif meratakan volume kendaraan di kawasan Ubud. Mulai, Selasa ( 8/9/2026) Dinas Pehubungan ( Dishub) Gianyar kembali turunkan  skenario anyar. Dalam Rekayasa Tahap III ini,  Jalan Raya Ubud dari Catus Pata hingga simpang Patung Arjuna satu jalur keluar Ubud dan  Pangosekan dari simpang Pertamina  menuju Ubud.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terdeteksi Terlibat Judol dan Pinjol, Puluhan Warga Buleleng Kehilangan Hak Penerima Bansos

balitribune.co.id I Singaraja - Sejumlah warga Buleleng terpaksa kehilangan hak penerimaan bantuan sosial (Bansos) setelah mereka ditemukan terlibat dalam permainan judi online (judol). Tidak hanya itu, beberapa diantaranya juga terpaksa dicoret dari daftar penerima bansos akibat terdeksi penerima pinjaman online (pinjol). Hal itu diungkap Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Kabupaten Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.