Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mekepung Jembrana CUP 2018, Piala Bergilir Diboyong Ijogading Timur

JUARA - Sekha Makepung dari blok Ijogading Timur menjadi juara Makepung Jembrana Cup 2018.

BALI TRIBUNE - Makepung yang merupakan atraksi khas masyarakat Kabupaten Jembrana digelar Minggu (11/11). Setelah sebelumnya sukses menggelar Makepung Bupati Cup 2018 Agustus lalu di Sirkuit Makepung Sanghyang Cerik, Melaya, kini agenda rutin tahunan sekha Mekepung yakni Mekepung Jembrana Cup digelar Sirkuit Pakepungan, Desa Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo. Makepung Jembrana Cup ini juga sekaligus menjadi rangkaian akhir agenda Sekha Makepung setiap tahunnya. Ratusan pasang kerbau yang berasal dari dua blok yakni Blok Ijogading Barat dan Blok Ijogading Timur beradu cepat dihadapan ribuan penonton yang berjejal disepanjang sirkuit berpasir dipesisir itu. Blokp Ijogading Timur unggul tipis dari ketangguhan pasangan-pasangan kerbau dari Blok Ijogading Barat. Berdasarkan penilaian juri selisih angka antara kedua blok yakni 30 untuk Ijogading timur serta 26 untuk Ijogading Barat atau hanya terpaut 4 point saja. Blok Ijogading Timur berhak atas piala bergilir dari Pemerintah Kabupaten Jembrana, yang diserahkan langsung oleh Bupati Jembrana I Putu Artha. Ketua panitia pelaksana Mekepung Jembrana Cup, I Made Mara mengatakan lomba Mekepung Jembrana Cup kali ini diikuti 274 kebaru. “Untuk lomba Mekepung Jembrana Cup tahun 2018 ini diikuti sebanyak 274 pasang kerbau yang terdiri dari 119 pasang kerbau dari Blok Ijogading Timur dan 156 pasang kerbau dari Blok Ijogading Barat,” ujarnya. Mara juga menyebutkan, lomba Mekepung Jembrana Cup tahun 2018 merupakan agenda terakhir bagi para sekha makepung dikabupaten ujung barat pulau dewata ini dalam memperebutkan kejuaraan setiap tahunnya. “Ini merupakan agenda terakhir bagi sekha Mekepung. Agenda tahunan ini merupakan arena untuk mengakhiri rangkaian pelaksanaan lomba Mekepung di tahun 2018,” paparnya.  Pihaknya berharap setelah berkahirnya rangkaian lomba amkepung ditahun 2018 ini, tahun 2019 mendatang kejuaraan Makepung Gubernur Cup bisa diselenggarakan kembali setelah sempat selama bertahun-tahun hingga saat ini tidak dilaksanakan, “untuk lomba Mekepung tahun 2019 kita harapkan ada lagi rangkaian Lomba Mekepung yakni, Mekepung Gubernur Cup bisa digelar di Jembrana kembali,” harapnya. Bupati Jembrana I Putu Artha usai menyerahkan piala bergilir dan hadiah kepada para pemenang mengatakan sebagai agenda terakhir untuk para sekaa Mekepung di tahun 2018 Mekepung Jembrana Cup tahun 2018 ini bisa memotivasi sekha makepung untuk maju ditahun berikutnya. Sama seperti yang diharapakan oleh Sekah Makepung, orang nomor satu di Bumi Makepung ini pun berharap Makepung Gubernur Cup bisa kembali digelar di Jembrana. “Ke depan kita berharap sekha Mekepung bisa kembali lagi menggelar lomba Mekepung Gubernur Cup,” ujarnya. Bupati Artha juga mengapresiasi atusiasme para sekha mekepung yang merupakan masyarakat agraris di Jembrana yang mampu bertahan melestarikan warisan budaya lokal Jembrana yang menarik bagi wisatawan. Menurutnya ditengah berbagai kendala yang dihadapi sekha makepung, pasangan kerbau dalam event makepung setiap tahunnya bisa terus meningkat. “Saya sangat apresiasi sekha Mekepung, pasangan kerbau setiap tahun terus meningkat. Ini suatu bukti kalau Mekepung ini merupkan budaya khas yang patut terus lestarikan,” tegas Artha.  

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Warga Sukawati Geger! Ular Sanca 5 Meter Masuk Rumah Warga

balitribune.co.id | Gianyar - Musim hujan, giliran tamu tak diundang berupa hewan liar mengusik kenyamanan warga. Kali ini ular besar gegerkan keluarga I Wayan Balik Eka Putra,  warga Gang Angsa Utara, Banjar Tangkuban, Desa Batuyang, Kecamatan Sukawati. Lantaran ukurannya sangat besar, warga pun melapor ke petugas Damkar Gianyar, Senin (12/1) dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Giliran PHDI Pusat Tegaskan Pakem Nyepi: Tawur Saat Tilem Kesanga, Nyepi Esok Hari

balitribune.co.id | Denpasar - Parisada Hindu Dharma Indonesia (PHDI) Pusat menegaskan kembali pakem pelaksanaan Hari Suci Nyepi. Melalui Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Universitas Hindu Indonesia (UNHI), Denpasar, Minggu (11/1), Sabha Pandita PHDI Pusat menyimpulkan bahwa upacara Tawur Kesanga dilaksanakan pada Tilem Sasih Kesanga, sementara Hari Raya Nyepi jatuh keesokan harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Kantongi PBG, Satpol PP Badung Stop Puluhan Proyek Vila di Kerobokan Kelod

balitribune.co.id | Mangupura - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Badung menghentikan sementara pembangunan puluhan vila di wilayah Kelurahan Kerobokan Kelod, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Proyek akomodasi pariwisata tersebut diduga belum mengantongi perizinan lengkap, khususnya Persetujuan Bangunan Gedung (PBG).

Baca Selengkapnya icon click

Terseret Arus 25 KM, Jenazah Petani Banyuwangi Ditemukan Mengapung di Perairan Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Misteri penemuan sesosok jenazah laki-laki tanpa identitas yang mengambang di Perairan Pengambengan, Kabupaten Jembrana, Bali, akhirnya terungkap. Pengungkapan identitas ini sekaligus mengakhiri pencarian panjang dan penuh kecemasan yang dialami keluarga korban di Banyuwangi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jadi Tersangka Menghilangkan Arsip Negara, Made Daging Juga Dilaporkan Pemalsuan Surat ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah menyandang status tersangka atas dugaan penyalahgunaan wewenang jabatan, Kepala Kanwil  Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging, A.Ptnh, MH kembali dilaporkan ke Polda Bali dengan tuduhan pemalsuan surat saat ia menjabat sebagai Kepala Pertanahan Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Bali, Sepi Tapi Rindu

balitribune.co.id | Sebagai destinasi wisata dunia, Bali akan selalu menjadi perhatian semua orang, apa yang terjadi di Bali, seketika menjadi isu yang hangat dibicarakan, baik di level lokal maupun di level internasional, misalnya soal sampah, macet, dan banjir, ketiganya menjadi topik perbincangan global yang hangat, dan hal-hal semacam itu dianggap menjadi penyebab turunnya pamor Bali di mata wisatawan, mereka enggan ke Bali karena tidak nyaman dan f

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.