Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Melalui Perpustakaan, Pemprov Gemakan Budaya Membaca Guna Kualitas Diri Lebih Baik

Bali Tribune/Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Luh Putu Haryani saat membuka kegiatan Panggung Literasi Duta Baca Provinsi Bali, di Aula kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Jumat (5/4).
balitribune.co.id | Denpasar - Literasi merupakan sebuah kemampuan seorang individu dalam mengolah informasi atau ide. Media yang diolah dalam sebuah proses literasi dapat berupa media cetak atau aksara seperti buku dan tulisan, ataupun media visual berupa gambar dan film, serta tidak terlepas dari ketrampilan bahasa, yaitu bahasa tulis dan lisan yang memerlukan beberapa dukungan kemampuan kognitif, pengetahuan tentang genre, dan pengetahuan kultural. Hal ini salah satunya terbentuk dari minat gemar membaca, yang didukung sarana prasarana memadai salah satunya melalui Perpustakaan baik milik perseorangan, swasta maupun pemerintah. Di era yang penuh tantangan kedepan, yang terpenting yakni bagaimana cara meningkatkan kecerdasan para generasi muda melalui membaca, bagaimana supaya menarik minat anak-anak dan semua masyarakat untuk membaca dan menjadi budaya keseharian, karena dengan membaca kualitas dirinya akan menjadi lebih baik. Demikian disampaikan Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali Luh Putu Haryani saat membuka kegiatan Panggung Literasi Duta Baca Provinsi Bali, di Aula kantor Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Bali, Jumat (5/4). 
 
“Pistol memiliki peluru hanya satu butir, jika ditembakan hanya bisa menembus satu kepala. Tapi beda dengan ilmu pengetahuan yang bisa diperoleh melalui membaca, berjuta-juta bahkan bermilyar-mliyar kepala orang bisa ditembak, dipengaruhi bahkan dibunuh. Jika dimanfaatkan dengan dengan baik maka hasilnya positif, jika negatif ya mempengaruhi orang secara negatif,” ujar Luh Putu Haryani.  
 
Lebih jauh, Haryani mengulas tentang peranan Perpustakaan dalam mendukung kecerdasan dan meningkatkan wawasan masyarakat. Hal ini terlihat pada negara-negara maju, yang selalu mendukung pengembangan perpustakaan sebagai wahana menimba ilmu. “Jangan beranggapan perpustakaan itu tidak apa-apanya, justru kalau orang yang mengerti seperti di negara maju diantaranya Belanda, Inggris, Perancis perpustakaan itu dijaga, dipelihara dan dikembangkan sebagai gudangnya ilmu pengetahuan,” imbuhnya seraya melanjutkan sambutan.
 
Saat ini, Dinas Kearsipan da Perpustakaan menurutnya telah mengajukan anggaran guna membangun gedung perpustakaan yang lebih refresentatif yang dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang bisa menarik minat para generasi muda untuk mengisi waktu luangnya dengan membaca di perpustakaan. “Kami sudah merencanakan dan mengajukan anggaran pembangunan gedung perspustakaan yang nantinya akan terdapat tempat bermain jika ada orang tua yang memanfaatkan waktunya untuk membaca sehingga anak-anaknya pun ikut betah dengan bermain, selanjutnya kamar mandi dan ruang ganti yang bisa dimanfaatkan siswa-siswa sekolah diantara jeda jam sekolah dan kegiatan les ekstrakurikuler jadi mereka bisa memanfaatkan ruang yang ada dan para orang tua pun bisa tenang jika anak-anaknya berada disini daripada terpengaruh kegiatan negatif, ruang diskusi pun akan kami sediakan sehingga para mahasiswa dalam bentuk kelompok bisa membahas tugas-tugas kuliahnya, yang terpenting yakni dilengkapi kantin yang harganya terjangkau karena kan cakupannya anak-anak sekolah dan fasilitas lainnya,” tegas Haryani.
 
Sementara itu, Duta Baca Provinsi Bali Ni Nyoman Clara Listya Dewi pada kesempatan itu menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasihnya atas kesempatan yang diberikan sebagai Duta Baca sehingga bisa berbagi pengalaman dengan rekan-rekan seusianya, serta yang terpenting bisa ikut berpartisipasi dalam menumbuh kembangkan minat baca para generasi muda.  Lebih jauh, Ia pun berbagi pengalamannya dan mengajak para generasi muda untuk meningkatkan minat membaca karena dengan membaca menurutnya dapat meningkatkan wawasan setiap orang. “Proses literasi sangat mempengaruhi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat, jika di suatu daerah mayoritas masyarakatnya tidak teredukasi dan tidak tahu baca tulis bisa saja di daerah tersebut ekonominya tidak jauh lebih baik daripada daerah lain di mana mayoritas masyarakatnya teredukasi, mendapat akses pendidikan yang lebih baik, bisa baca tulis, maka daerah tersebut tingkat ekonominya akan lebih baik,” cetus Listya Dewi.
 
Kegiatan Panggung Literasi yang dikemas dalam acara seminar atau gelar wicara mengundang para penggiat literasi diataranya  siswa Perwakilan SMA se Denpasar, komunitas-komunitas, tenaga pendidik, masyarakat umum dan sebagainya. ksm
wartawan
Redaksi
Category

HUT Bangli ke-822: Pemkab dan FPRB Tanam 150 Pohon di Kawasan Rawan Bencana

balitribune.co.id | Bangli - Merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Bangli ke-822, Pemerintah Kabupaten Bangli bersama Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) menggelar aksi penanaman 150 pohon di kawasan Pura Dalem Buungan, Kecamatan Susut, Rabu (13/5/2026).

Aksi ini merupakan langkah preventif untuk memperkuat struktur tanah dan menjaga ekosistem di wilayah yang dikenal memiliki banyak aliran sungai serta titik rawan longsor.

Baca Selengkapnya icon click

Gandeng PKK Dauh Puri Kauh, Astra Motor Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Pelopor #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Kali ini, menyasar pilar utama keluarga, Astra Motor Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi ibu-ibu PKK Desa Dauh Puri Kauh. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dauh Puri Kauh pada Senin (11/5/2026) dengan antusiasme tinggi dari 45 peserta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.