Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Melawan, Kawanan Pemabuk Diamankan

Bali Tribune/Kawanan pemabuk yang diamankan Kamis dini hari kemarin karena melawan petugas.

Bali Tribune, Mangupura - Tiga anggota Reskrim Polres Badung masing-masing Ipda Ferlanda Oktora, S.Tr.K, Aiptu Ismadji dan Aiptu Purwoko nyaris menjadi korban pengeroyokan sekelompok orang di sebuah tempat kos di Jalan Muding Batu Sangiang V/89, Banjar Batu Bidak, Kelurahan Kerobokan, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Kamis (21/2) dini hari. Beruntung mereka berhasil lolos dari kepungan sekelompok pemabuk itu setelah melepaskan sejumlah tembakan peringatan. "Saat itu, anggota kami sedang melakukan tugas patroli dalam rangka operasi premanisme. Karena melihat ada orang yang sedang berkumpul minum mabuk, anggota kami menegur mereka. Tetapi anggota kami mendapat pengancaman kekerasan dan perlawanan dari kelompok itu," ungkap Kapolres Badung AKBP Yudith Satriya Hananta, SI.k siang kemarin. Berawal dari Ismadji dan Purwoko yang melakukan patroli mendatangi lokasi kejadian, namun pada saat mereka melaksanakan pengecekan terhadap penduduk pendatang yang mana mengecek kemungkinan ada penghuni kos yang minum-minuman keras dan mendapati Kristoforus Dangga sedang minum minuman keras jenis tuak. Purwoko kemudian bertanya, apakah ada yang sedang minum mabuk? Mendengar pertanyaan itu, Kristoforus langsung menjawab; “Saya yang minum, kamu mau apa?”. Kemudian Purwoko dan Ismadji memperkenal diri bahwa mereka dari Polres Badung. Namun Kristoforus langsung menanyakan Surat Perintah Tugas serta Kartu Tanda Anggota (KTA) Polri kedua polisi itu.   Belum sempat diperlihatkan identitas, Kristoforus langsung menarik paksa Ismadji sampai hampir terjatuh. Setelah itu, kedua korban mengeluarkan identitas mereka yang diterima oleh Umbu Domu Ninggeding. Namun identitas hanya milik Purwoko saja yang dikembalikan. Sedangkan milik Ismadji tidak dikembalikan dengan alasan tidak percaya bahwa mereka anggota Polri. "Karena KTA Polri milik Ismadji berbentuk e-KTA," ujar Yudith. Sementara situasi pada saat itu kedua korban sudah dalam posisi dikepung oleh sekelompok orang penghuni kos yang semuanya asal Sumba. Tidak hanya itu,  Maksimus Lado membawa paksa motor milik Ismadji yang mereka kendarai ke TKP menuju areal rumah kos para pelaku. Setelah itu ada salah seorang penghuni kos perempuan yang menyuruh mengembalikan sepeda motor milik korban karena pada saat itu di seputaran TKP sudah sangat ramai. Namun kedua korban meminta maaf kepada mereka, tetapi situasi menjadi semakin tidak kondusif yang mana pada saat itu datang penghuni lainnya yang hampir semua membawa balok kayu, namun meraka tidak mengizinkan kedua korban pergi.   Pada saat itu Kristoforus malah mendorong Ismadji dengan mempergunakan kedua tangannya sambil menunjukkan gerakan seperti mengajak berkelahi. Purwoko kemudian menghubungi atasannya Ipda Ferlanda. Namun handphonenya dirampas. "Untungnya, sudah sempat bicara sebelum handphone itu dirampas sehingga anggota lain yang back up ke TKP," terang perwira asal Buleleng ini. Setelah tiba di TKP dan Ferlanda bertanya; “Ada apa?”, Kristoforus langsung menghampiri mengunci leher Ferlanda. Kemudian Ferlanda mengeluarkan senjata dan memberi tembakan peringatan ke arah atas, namun Kristoforus tetap tidak melepaskannya. Setelah itu, masa yang ada di TKP yang mayoritas orang Sumba menjadi lebih beringas kemudian Purwoko melihat Ferlandio sambil membawa kayu menantang korban Ferlanda sambil mengatakan; “Ayo, tembak saya!, Bunuh Saya!, saya rela mati”.   Sesaat kemudian datang Kelian Adat dan Kelian Dinas Banjar Batu Bidak melerai dan pada akhirnya situasi menjadi agak tenang. Selanjutnya Purwoko dan Ismadji menyuruh para pelaku untuk segera masuk ke areal rumah kos dan mereka memeriksa semua kamar kos para pelaku dan menemukan senjata tajam berupa kapak besi, pisau besar di kamar Maksimus Lado. Selain itu, mereka juga mengamankan barang bukti lainnya, berupa 2,5 botol minuman keras (tuak), kayu-kayu dan kapak besi beserta para pelaku. "Saat ini, ada enam orang yang sudah kita amankan dan masih kita dalami keterangan mereka. Tidak menutup kemungkinan pelaku bisa bertambah karena saat itu semua penghuni kos keluar untuk melakukan penyerangan. Anggota kami melakukan patroli ke tempat itu karena mendapat informasi tempat kos itu sering dijadikan pesta miras," pungkasnya.

wartawan
Redaksi
Category

Transfer Pusat Menurun, Dewan Desak Eksekutif Optimalkan Pendapatan Retribusi dan PHR

balitribune.co.id | Bangli - Dampak dari transfer dana pusat menurun, kalangan Dewan mendesak  pihak eksekutif mengoptimalkan PAD untuk memperkuat fiskal Pemerintah Daerah.  Adapun dua sumber PAD yang bisa dioptimalisasi  yakni dari retribusi dan Pajak Hotel Restoran (PHR),  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Yamaha Marine Resmikan Pusat Pelatihan dan Showroom Flagship Terbesar se-Asia Tenggara

balitribune.co.id | Denpasar - Seiring dengan selesainya  pembangunan, Senin (3/11/2025) PT Karya Bahari Abadi (KBA) selaku distributor resmi Yamaha Marine di Indonesia bersama Yamaha Motor Corporation (YMC) Jepang dan Yamaha Motor Distribution Singapore (YDS)  meresmikan  Flagship  Showroom, Service & Training  Center KBA Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Seri Pemungkas MRS, Astra Honda Kembali Andalkan Kecepatan CBR Series

balitribune.co.id | Jakarta – Pebalap Astra Honda Racing Team (AHRT) siap tampil maksimal pada seri terakhir musim 2025 di gelaran Mandalika Racing Series (MRS) yang akan berlangsung pada 1–2 November 2025. Pebalap AHRT mengandalkan CBR250RR dan CBR600RR untuk melesat kencang di sirkuit kebanggaan Indonesia, Mandalika International Circuit, NTB.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerbang Bercerita di Dua Tapal Batas Tabanan Ditarget Rampung Akhir November 2025

balitribune.co.id | Tabanan - Program penataan tapal batas dengan konsep gerbang bercerita di dua titik, perbatasan antara Badung dan Jembrana, ditargetkan tuntas pada akhir November 2025. Saat ini, berbagai properti penunjang seperti patung yang mencirikan identitas Kabupaten Tabanan sebagai daerah agraris dan seni budaya sedang dituntaskan.

Baca Selengkapnya icon click

Diduga Bocor, Evakuasi Limbah B3 Kapal Cinta Natomas Dihentikan

balitribune.co.id | Singaraja - Otoritas Pelabuhan Celukan Bawang terpaksa menghentikan upaya evakuasi endapan minyak berupa limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari Kapal Floating Storage Offloading (FSO) Cinta Natomas, yang tengah bersandar di Jetty Curah Cair Pelabuhan Celukan Bawang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.