Melonjak Drastis, Kasus Positif Covid-19 Denpasar Bertambah 61 Orang, Kelurahan Padangsambian Sumbang Kasus Terbanyak | Bali Tribune
Bali Tribune, Selasa 04 Agustus 2020
Diposting : 2 July 2020 20:08
I Wayan Sudarsana - Bali Tribune
Bali Tribune / Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai.
balitribune.co.id | DenpasarKasus positif Covid-19 di Kota Denpasar kembali melonjak drastis pada hari Kamis (2/7). Tercatat, sebanyak 61 orang dinyatakan positif Covid-19 di Ibukota Provinsi Bali ini. Dari seluruh kasus positif, 41 orang merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dinyatakan positif, sedangkan 20 lainnya merupakan kasus baru dengan riwayat perjalanan dalam daerah.
 
Selain itu, kasus sembuh juga tercatat bertambah sebanyak 5 orang. Sedangkan 1 pasien berjenis kelamin perempuan usia 50 tahun yang berdomisili di wilayah Kelurahan Kesiman dinyatakan meninggal dunia.
 
Adapun rincian data kasus tambahan positif Covid-19 Denpasar tersebar di 19 Desa/Kelurahan dengan kasus terbanyak yakni  di Kelurahan Padangsambian yakni 5 orang laki-laki usia 61, 44, 67, 30 dan 49 tahun serta 26 perempuan usia 36, 55, 49, 39, 41, 33, 57, 66, 59, 51, 58, 29, 56, 44, 40, 51, 54, 62, 54, 35, 51, 66, 48, 50, 55, dan 23 tahun.
 
Sementara itu di  Desa Padangsambian Kaja seorang perempuan usia 50 tahun, Desa Tegal Harum seorang laki-laki usia 63 tahun dan seorang perempuan usia 33 tahun, Kelurahan Peguyangan seorang laki-laki usia 57 tahun,   Desa Pedangsambian Kelod seorang perempuan usia 49 tahun.
 
Desa Dangin Puri Kelod seorang laki-laki usia 21 tahun, Kelurahan Penatih seorang laki-laki usia 46 tahun serta dua orang perempuan usia 62 dan 35 tahun, Kelurahan Kesiman dua orang perempuan usia 45 dan 19 tahun, Desa Sumerta Kelod seorang laki-laki usia 39 tahun, Desa Sumerta Kauh seorang laki-laki usia 15 tahun dan seorang perempuan usia 36 tahun, Kelurahan Pemecutan dua orang laki-laki usia 24 dan 22 tahun, Kelurahan Panjer seorang laki-laki usia 24 tahun, Desa Pemogan empat orang laki-laki usia 32, 32, 36 dan 50 tahun, serta seorang perempuan usia 53 tahun.
 
Selanjutnya Desa Peguyangan Kaja seorang perempuan usia 52 tahun, Desa Dauh Puri Kaja seorang laki-laki usia 37 tahun, Kelurahan Ubung seorang laki-laki usia 61 tahun, Kelurahan Sesetan  seorang laki-laki usia 80 tahun dan seorang perempuan usia 27 tahun, Kelurahan Pedungan seorang laki-laki usia 23 tahun, Kelurahan Dauh Puri seorang laki-laki usia 45 tahun dan seorang perempuan  usia 51 tahun.
 
Sementara kasus sembuh yakni di  Kelurahan Sesetan seorang perempuan usia 42 tahun, Kelurahan Padangsambian seorang perempuan usia 24 tahun, Kelurahan Pemecutan seorang laki-laki usia 49 tahun,   Desa Dauh Puri Kangin seorang laki-laki usia 12 tahun, Desa Sidakarya seorang laki-laki usia 26 tahun.
 
Sedangkan untuk kasus meninggal dunia yakni di Kelurahan Kesiman seorang perempuan usia 50 tahun dengan riwayat penyakit bawaan infeksi saluran pernafasan. "Kembali kabar duka, 1 orang pasien Covid-19 yang berdomisili di wilayah Kelurahan Kesiman meninggal dunia, penambahan kasus positif Covid-19 juga melonjak sebanyak 61 orang, namun jumlah pasien sembuh juga terus bertambah, kali ini 5 orang dinyatakan sembuh,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai, saat menyampaikan perkembangan kasus Covid-19 Kota Denpasar, Kamis (2/7).
 
Lebih lanjut Dewa Rai menjelaskan bahwa kasus positif Covid-19 masih terus terjadi. Dimana, kasus positif baru di internal keluarga mulai mendominasi, dan hari ini jumlahnya melonjak tajam. Pun demikian, pasien positif dengan riwayat perjalanan dalam daerah juga masih ditemukan. Kedua klaster baru inilah yang patut kita waspadai bersama, mengingat adanya mobilitas penduduk yang cukup tinggi di Kota Denpasar. 
“Hari ini, dari 61 pasien positif Covid-19, mereka dengan riwayat perjalanan dalam daerah cukup signifikan dengan 20 kasus, Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dinyatakan positif mendominasi dan melonjak tajam sebanyak 41 orang, ini harus menjadi perhatian serius kita bersama, mari terapkan protokol kesehatan lebih disiplin lagi,” jelasnya.
 
Melihat perkembangan kasus ini Dewa Rai kembali mengingatkan agar semua pihak ikut berpartisipasi untuk mencegah penularan covid 19 tidak semakin meluas. Selain kasus positif, keberadan Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracking Tim juga mengalami peningkatan dan menjadi ancaman penularan baru untuk itu perlu  tetap meningkatkan kewaspadaan. "Kembali kami ingatkan bahwa klaster perjalanan dalam daerah dan keluarga menjadi catatan serius, dan ini harus kita waspadai bersama dengan menerapkan protokol kesehatan di rumah tangga dan lingkungan sekitar yang lebih disiplin lagi,” imbuhnya
 
Secara kumulatif Dewa Rai, menjelaskan kasus Covid 19 di Kota Denpasar sebanyak 616 kasus positif. Rincianya adalah 224 sembuh, 11 orang meninggal dunia, dan 381 orang masih dalam perawatan.
 
Sementara keberadaan  Orang Tanpa Gejala (OTG) hasil tracing GTPP secara kumulatif sebanyak 1.817 kasus, namun  dinyatakan sehat setelah isolasi mandiri 573, sehingga tersisa 1.244 OTG. Orang Dalam Pemantauan (ODP) secara akumulatif tercatat 328 kasus, namun sudah menjalani isolasi mandiri dan dinyatakan sehat sebanyak 277, sehingga masih tersisa 51 ODP. 
 
Pasien Dalam Pengawasan (PDP) secara akumulatif sebanyak 127 kasus, namun 48 orang sudah  dinyatakan negatif setelah menjalani Swab Test, sehingga tersisa 79 yang berstatus PDP.