Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memasuki Penghujan, Masyarakat Diminta Waspadai Longsor dan Pohon Tumbang

Bali Tribune / Kalak BPBD dan Damkar Bangli I Wayan Wardana.
balitribune.co.id | BangliSejak beberapa pekan terakhir hujan lebat disertai angin kencang melanda wilayah kabupaten Bangli. Potensi akan terjadi bencana longsor dan pohon tumbang cukup tinggi. Meminimalisir jatuh korban, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Damkar (BPBD dan Damkar) Bangli menghibau masyarakat untuk tetap jaga kewaspadaan.    

Kalak BPBD dan Damkar Bangli, I Wayan Wardana mengungkapkan, secara umum bulan-bulan ini memang sudah memasuki musim penghujan, dengan intensitas tergolong ringan hingga sedang. Hanya saja sebarannya tidak merata. “Berkaca dari pengalaman sebelumnya memasuki bulan Oktober masuk musim penghujan dan puncaknya pada bulan Februari samapi Maret ,” ujar Wayan Wardana Selasa (4/10).

Lanjut mantan Camat Bangli ini melihat tofograpi Bangli yang berada di dataran tinggi milki dua potensi bencana, yakni tanah longsor dan pohon tumbang. Ancaman bencana longsor kerap terjadi di Kecamatan Kintamani  dan Tembuku. "Kalau untuk wilayah Kecamatan Susut dan Bangli hanya potensi pohon tumbang," jelasnya.

Kalak asal Banjar/ Kelurahan Kawan Bangli ini, mengaku  pihaknya belum membuat imbauan secara resmi. Kendati demikian, pihaknya secara rutin telah menyebarkan prakiraan cuaca dini dari BMKG kepada masing-masing camat. "Ini sebagai langkah antisipasi. Dengan harapan para camat bisa menyebarkan informasi ini pada grup perbekel masing-masing kecamatan, dan perbekel bisa meneruskan ke Kadus kemudian disebarkan ke masyarakat," sebutnya.

Selain itu  pihaknya juga terus menyiagakan Tim Reaksi Cepat (TRC) baik di BPBD maupun Damkar. Kata Wardana, TRC di BPBD Bangli berjumlah 20 orang, yang dibagi dalam tiga shift. "Satu tim terdiri dari lima orang. Saat ada laporan, TRC harus menuju lokasi paling lama 15 menit. Itu untuk seputaran Bangli, Susut dan Tembuku. Sedangkan Kintamani mungkin lebih, karena jaraknya cukup jauh.

Melihat potensi terjadi bencana yang besar, kendala yang dihadapi ketika lakukan penanganan bencana adalah ketersedian sarana prasarana. Semisal saat lakukan evakuasi pohon tumbang terbentur dengan ketersian gergaji mesin.

Bebernya saat ini BPBD Bangli memiliki mesin senso sebanyak lima unit. Sementara yang dibutuhkan sebanyak 10 unit dengan beragam ukuran. Selain juga alat pelindung diri (APD). "Untuk pengadaan kami sudah selalu usulkan. Walaupun realisasinya tetap melihat kemampuan keuangan daerah," ucapnya. 

Selain kendala alat, pihaknya juga masih kekurangan personel. Menurut Wardana, dengan lima orang dalam satu tim TRC, penanganan bencana seperti pohon tumbang  butuh waktu lama.”Kami juga masih menyadari tim TRC kita belum dibekali pengetahuan. Karena mereka adalah tenaga-tenaga kontrak pindahan dari instansi lain. Oleh sebab itu kedepannya kita juga harapkan mereka dibekali pemahaman penangan bencana. Sehingga ketika menangani bencana, mereka bisa bekerja secara profisional ,” jelasnya.

wartawan
SAM
Category

Pansus DPRD Badung Serap Aspirasi Raperda Pelestarian Seni dan Budaya, Ditarget Tuntas Dua Bulan

balitribune.co.id | Mangupura - Panitia Khusus (Pansus) DPRD Kabupaten Badung menggelar rapat kerja penyerapan aspirasi terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif Dewan tentang Pelestarian Seni dan Budaya di Ruang Madya Gosana, Kantor Sekretariat DPRD Badung, Kamis (20/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Lantik 163 Pejabat Pemkab Badung, Bupati Adi Arnawa Tekankan Kinerja, Tanggung Jawab dan Amanah dalam Menjalankan Tugas

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa resmi melantik dan mengambil sumpah/janji 163 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, dan Pejabat Fungsional di lingkungan Pemerintah Kabupaten Badung, Kamis (20/8/2026) di Ruang Kertha Gosana, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diperpa Badung Segera Tanam Cabai di Lahan 42 Hektare, Target Produksi 420 Ton

balitribune.co.id | Mangupura - Dinas Pertanian dan Pangan (Diperpa) Kabupaten Badung segera melakukan penanaman cabai di lahan seluas 42 hektare. Program ini tersebar di tiga kecamatan, yakni Mengwi, Abiansemal, dan Petang, dengan target produksi mencapai 420 ton. Pengembangan cabai tersebut menjadi salah satu langkah untuk menjaga ketersediaan pasokan sekaligus mengantisipasi potensi kelangkaan cabai saat musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Widminarko Ingatkan Independensi Pers, Wartawan Berpolitik Praktis Bikin Media Sulit Berkembang

balitribune.co.id | Denpasar - Tokoh pers senior sekaligus jurnalis tiga zaman, Widminarko, menegaskan pentingnya independensi dalam dunia pers. Ia menyayangkan masih adanya insan pers yang merangkap jabatan di ranah politik praktis.

Baca Selengkapnya icon click

Ikhtiar Menghilangkan Anomali Dalam Pariwisata Bali

balitribune.co.id | Belakangan ini ada semacam paradoks yang sedang terjadi di dunia kepariwisataan Bali. Di satu sisi, angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Bali tahun 2025-2026 menembus angka yang cukup fantastis dan mencatatkan rekor yang tinggi, yakni mencapai 6,3 juta orang. Namun, di sisi lain, para pemilik dan pengelola hotel yang resmi justru mengeluh. Mereka menyatakan bahwa okupansi hotel turun sekitar 8%.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.