Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membangun Era Baru Bali, Koster-Ace Tegaskan Tak Ada Kompromi

budaya
Ribuan warga Kuta dan Kuta Selatan tampak menyambut kehadiran pasangan Koster-Ace.

BALI TRIBUNE - Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster-Tjok Oka Artha Ardhana Sukawati (Koster-Ace) menghadiri undangan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI) Provinsi Bali. Di hadapan sekitar 500 pengurus INTI Bali, Koster-Ace menegaskan akan membangun Bali tanpa kompromi. Pada hari yang sama ribuan warga Kuta dan Kuta Selatan tumpah ruah menyambut kehadiran pasangan Koster-Ace, untuk menegaskan kemenangan pasangan ini di Kabupaten terkaya di Bali tersebut. Koster kemudian memulai pembicaraannya mengenai konsepsi membangun Bali. Menurut dia, Bali harus dibangun sesuai dengan karakter alamnya. Dari kajian referensi yang dilakukannya menunjukkan jika alam Bali amat istimewa, manusia Bali yang unggul dan budayanya yang luar biasa. "Ini hebat. Tapi perkembangan zaman, intervensi pariwisata di sana-sini, semua ini mulai hancur. Manusia Bali mengalami perubahan perilaku menjadi konsumtif, materialistis, tidak lagi memegang teguh prinsip dasar orang Bali. Budaya kita sudah banyak yang punah. Alam kita rusak," kata Koster didampingi Cok Ace, Selasa lalu. Jika hal ini ingin dipertahankan dan Bali tetap eksis, maka Koster menegaskan jika harus ada revitalisasi secara menyeluruh mulai dari manusia Bali, alam Bali budaya Bali melalui konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali. "Itu filosofi dalam membangun Bali dalam konteks lokal, nasional dan global," ujarnya. Bagi Koster, apa yang ingin dilakukannya adalah dalam kerangka membangun era baru Bali. Ada tiga hal penting yang ditekankannya yakni terpeliharanya alam dan budaya bali, terpenuhinya kebutuhan dasar dan aspirasi krama Bali dan terlindunginya serta terpetakannya masalah Bali yang merupakan tantangan sekaligus harapan dalam skala global, nasional dan lokal. Risk managemen. Saat ini, ia melanjutkan, semua itu dibiarkan begitu saja tanpa ada kontrol untuk mengantisipasi hal itu. "Bali ini kecil. Tapi kalau Bali bergolak, Bandara Ngurah Rai terganggu, dunia akan bergejelok. Sekarang kita faham posisi Bali yang amat strategis. Berani tidak kita mengambil peran strategis itu. Maka, memilih gubernur pada 27 Juni 2018 nanti bukan sekadar memilih, tetapi menjadi pertaruhan bagi Bali," tegas Koster. Menjawab pertanyaan soal reklamasi Teluk Benoa, Koster menegaskan dengan konsep Nangun Sat Kerthi Loka Bali tak ada tempat bagi proyek prestisius tersebut. Meski ada Peraturan Presiden (Perpres), kajian yang dianggap layak, AMDAL yang terpenuhi dan disebut-sebut membuka lapangan pekerjaan cukup banyak, namun membangun Bali tak cukup hanya tiga hal itu. Ada aspek lain yakni kesucian alam dan wilayah yang disucikan yang tak bisa diabaikan. Dan, Teluk Benoa terbentur akan hal itu.  “Kalau gubernurnya tidak mengizinkan tidak akan jalan itu biar ada Perpres, AMDAL, kajian layak dan lainnya. Ini keteguhan sikap saya. Saya akan hadapi itu apapun yang terjadi," tegas Koster. Ia menegaskan tak ada kompromi dalam membangun Bali, khususnya dalam hal reklamasi Teluk Benoa. "No compromy. Alam, manusia dan budaya Bali itu terintegrasi, satu kesatuan utuh. Saya tidak bisa dikompromomikan soal ini. Kewenangannya ada di gubernur salah satunya. Saya sekala niskala siap ngayah. Saya tidak berani melawan dunia niskala saya. Saya pelajari pitutur leluhur, siapa yang berani melawan itu tidak selamat dalam hidupnya. Saya pertaruhkan sekala-niskala. Bukan hanya Teluk Benoa, tapi Bali keseluruhan saya konservasi. Bali saya jaga," demikian Koster. Sementara itu dukungan Luar biasa antusias warga Kuta. Ribuan warga tumpah ruah turun ke jalan menyambut Koster-Ace,  berbaris di bahu jalan menyambut calon pemimpin mereka lima tahun ke depan. Sejumlah kesenian ditampilkan seperti parade bleganjur, tari-tarian, drum band, barongsai dan sejumlah kesenian lainnya. Pemuda dan orang tua, lelaki dan perempuan jadi satu tak mau kalah menampilkan kreativitas mereka.

wartawan
redaksi
Category

Cegah Kebakaran Meluas, Pastikan Api Padam Sebelum Ditinggalkan

balitribune.co.id | Semarapura - Dalam upaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Bhabinkamtibmas Desa Suana Bripka I Wayan Supanca Ariasa melaksanakan kegiatan sambang dan dialogis bersama warga di Banjar Kelemahan, Dusun Kelemahan, Desa Suana, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Selasa (22/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gasak Uang Milik Majikan, PRT Ditangkap di Klungkung

balitribune.co.id | Bangli - Seorang pekerja rumah tangga (PRT) berinisial LH (32) asal Jember, Jawa Timur diduga menggasak uang tunai Rp 6 juta di tempatnya bekerja di Desa Kayubihi, Bangli. Tim Opsnal Polsek Bangli akhirnya menciduk LH saat berada di dalam mobil travel di Alun-alun Klungkung, Selasa (22/9/2026) sore.

Baca Selengkapnya icon click

Tingkatkan Akses Kesehatan Kepulauan, Nusa Medica Launching Layanan Ambulans Laut di Nusa Penida

balitribune.co.id | Semarapura - Nusa Medica Clinic Group secara resmi meluncurkan layanan darurat laut terbaru, Nusa Medica Sea Ambulance, di Pelabuhan Bias Munjul, Desa Lembongan, Kecamatan Nusa Penida, Selasa (22/9/2026). Acara Grand Launching tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Klungkung, I Made Satria, yang sekaligus meresmikan beroperasinya fasilitas evakuasi medis darurat antar-pulau tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Serahkan 241 SK Kenaikan Pangkat PNS, Bupati Karangasem Tegaskan Peningkatan Kinerja dan Pengabdian

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menyerahkan Surat Keputusan (SK) Kenaikan Pangkat bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Karangasem, yang berlangsung di Wantilan Sabha Prakerthi Kantor Bupati Karangasem, Rabu (23/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Rumah Warga di Pererenan Dilempar Molotov, Pelaku Tinggalkan Surat Ancaman

balitribune.co.id | Mangupura - Sebuah rumah warga berinisial I Made DA (41) di Jalan Dalem Gede Banjar Jempinis No. 11, Desa Pererenan, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, dilempar bom molotov oleh orang tak dikenal pada Senin (14/9/2026). Selain melakukan pembakaran, pelaku juga meninggalkan surat ancaman di lokasi kejadian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.