Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membangun Pariwisata Bali Melalui Empat Pilar

Bali Tribune/Putu Astawa.

balitribune.co.id | Denpasar – Perkembangan pariwisata Bali masih menunjukkan gairah yang menggembirakan, apalagi di akhir dan awal tahun jumlah wisatawan domestik cenderung meningkat. 

Meski demikian untuk menuju pariwisata yang lebih bergairah lagi diperlukan langkah-langkah kearah sana melalui melalui Empat pilar, pertama destinasi wisata, standarisasi perlakuan dalam industri pariwisata, promosi kemudian yang terakhir yaitu kelembagaan. Empat pilar ini dianggap penting dalam menuju kualitas pariwisata dimana peraturannya sudah ada, kebijakannya disosialisasikan, setelah dipahami barulah diterapkan. Proyeksi tahap awal ini bisa dijadikan acuan dalam membangun pariwisatà Bali, begitu diungkapkan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, Putu Astawa dari kantornya di Denpasar, Senin (6/1).

Pada kesempatan ini ia mencoba menjabarkan kondisi pariwisata Bali. Disebutkan, kewenangan pengelolaan destinasi wisata kedepannya mesti ditata. Penataan kewenangan itu kelak akan diatur melalui Peraturan Daerah (Perda) Tata Niaga Kepariwisataan Bali yang saat ini telah disetujui oleh Gubernur Bali Wayan Koster dan tinggal menunggu pembahasan di DPRD Provinsi Bali. 

Putu Astawa yang sebelumnya Plt di Dispar ini dan kini telah menjadi pejabat tetap Dinas Pariwisata Provinsi Bali juga menjabarkan road map kepariwisataan Bali pada tahun 2020. Disebutkan ada 15 jenis usaha yang nantinya akan diatur didalamnya dan akan di FGD kan juga. 

"Kita akan sosialisasikan dulu hal ini ke stakeholder pariwisata melalui FGD paling lambat tanggal 15 Januari mendatang," sebut Astawa yang pernah menduduki berbagai jabatan strategis di Provinsi Bali. 

Tujuan standarisasi ini sendiri sebenarnya sudah ada bagi masing-masing stakeholder, tapi melalui perda nantinya akan lebih dipertajam lagi. Lantas Putu Astawa menyontohkan, rekruitmen pemandu wisata (guide), dia bukan hanya bisa berbahasa saja, tapi yang lebih penting bagaimana guide tersebut faham akan adat istiadat serta budaya Bali. Apalagi dikatakan saaat ini banyak guide asing berkeliaran hanya bermodal bahasa, tetapi tidak faham soal adat istiadat serta budaya Bali. 

"Miris, kalau kita lihat kondisi ini sebenarnya. Nah, untuk itulah kedepannya kita akan melibatkan Majelis Desa Adat (MDA), PHDI, Akademisi, Praktisi dalam rekruitmen guide tersebut," tuturnya. 

Menurutnya pengetahuan tentang budaya Bali sangat penting bagi pemandu wisata. Setelah lolos barulah berhak menyandang predikat guide. 

"Kita kan banyak sekali sebenarnya membutuhkan pemandu wisata dengan berbagai macam bahasa," imbuhnya. 

Lantas yang kerap menjadi sorotan destinasi wisata di Bali yaitu fasilitas umum yang tersedia, ini pun akan di standarisasi. Bagaimana toiletnya, tempat parkirnya, sehingga nantinya tempat-tempat tujuan wisata tersebut bisa mencerminkan layanan standar pariwisata Bali. 

"Apalagi sekarang dengan mulai munculnya desa wisata, baik yang dikelola desa adat, kelompok ataupun perorangan. Ini semua perlu di standarisasi," tukasnya, sembari berujar kedepan tidak lagi hanya memikirkan jumlah wisatawan yang datang tapi bagaimana kita berupaya agar wisatawan yang datang waktu kunjunganya bisa lebih lama. 

"Tentu hal ini seiring dengan apa yang telah dicanangkan Bapak Gubernur Wayan Koster, One Island, One Management," tandasnya. 

Dengan mulai tertatanya pariwisata Bali, Astawa melihat peluang untuk mengembangkan wellnes tourism peluangnya juga terbuka lebar. Rencana ini sebetulnya upaya untuk menggali semua potensi yang dimiliki Bali dan hal ini bisa terwujud bila ada kerjasama dengan para pelaku pariwisata. 

"Kita akan gandeng ASITA dalam mengembangkan wellnes tourism ini. Sehingga pihak ASITA bisa menyiapkan paket-paket tour yang berbau pengobatan tradisional Bali," sebutnya. 

Astawa juga tidak sependapat jika orientasi pariwisata hanya untuk mendapatkan komisi saja, misal ambruknya bisnis di celuk yang terkenal akan kerajinan peraknya, akhirnya kolap akibat jor-joran pemberian komisi. 

"Situasi sudah berubah, tidak bisa lagi hanya soal komisi. Nah untuk itulah kedepan komisi juga akan kita atur agar terdapat pemerataan, persaingan jadi lebih sehat," ucapnya. Komisi akan ditetapkan 15 persen dari total nominal pembelian. 

Banyak hal yang mesti dilakukan dalam menggairahkan kembali pariwisata Bali, tidak lagi secara parsial atau perorangan tetapi memang harus "dikeroyok". Salah satu Indikator yang bisa dijelaskan Astawa dari apa yang diproyeksikan bisa saja dilihat dari berapa pengeluaran wisatawan selama tinggal di Bali juga lama wisatawan tinggal di Bali apakah masih sama atau bertambah. Bali bisa saja mengkombinasikan antara pengeluaran, lama tinggal dan jumlah wisatawan yang tinggal. 

Diakui persaingan di industri pariwisata saat ini sangat berat, apalagi dipengaruhi perang dagang antara Amerika dan Tiongkok, jelas berimbas bagi perekonomian nasional, dan mempengaruhi jumlah wisatawan yang akan berlibur. 

"Ketika perekonomian turun, otomatis keinginan orang untuk berpegian juga turun, akibatnya kita pun turut terkoreksi," katanya seraya mengingatkan untuk kembali mendongkrak kunjungan wisatawan proyeksi empat pilar bisa dijadikan acuan. 

wartawan
Arief Wibisono
Category

Ngaben Masal Gratis di Jembrana Hemat Biaya Jutaan Rupiah

balitribune.co.id I Negara - Ratusan krama yang berasal dari berbagai wilayah di Kabupaten Jembrana antusias mengikuti program Ngaben Masal (Atma Wedana) Gratis yang menjadi salah satu dari 24 Program Unggulan Kembang - Ipat. Program ini terbukti menjadi angin segar bagi masyarakat karena mampu memangkas beban biaya upacara hingga jutaan rupiah.

Baca Selengkapnya icon click

Pandam IX Udayana Resmikan Jembatan Garuda Merah Putih di Desa Adat Yeh Poh Manggis Karangasem

balitribune.co.id I Amlapura - Pangdam IX Udayana Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Piek Budyakto, Rabu (29/7/2026) meresmikan jembatan garuda merah putih yang dibangun di Desa Adat Yeh Poh, Kecamatan Manggis, Karangasem. Pembangunan jembatan ini dilakukan oleh anggota TNI dari Kodim 162 Karangasem bersama-sama masyarakat setempat secara bergotongroyong.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Transformasi Kerthi Bali Berlanjut, Pengembangan BMTH di Benoa Dipercepat

balitribune.co.id I Denpasar - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) bersama PT Pelabuhan Indonesia (Persero) memperkuat sinergi dalam pengembangan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH) melalui kunjungan Tim Pelaksana Transformasi Kerthi Bali ke Pelabuhan Benoa, Rabu (29/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Tandatangani Prasasti Karya Ngenteg Linggih Pura Dalem Desa Adat Ambengan

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri Karya Ngenteg Linggih dan Padudusan Agung Menawa Ratna, Madasar Tawur Balik Sumpah Madyaning Utama di Pura Dalem Desa Adat Ambengan, Desa Ayunan, Kecamatan Abiansemal, pada Rabu (29/7/2026). Yang menjadi Yajamana Karya Ida Peranda Putra Watulumbang dari Griya Gede Baha

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Damkar Denpasar Miliki Pompa Sisupit, Bisa Trobos Gang Sempit

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Denpasar kini memperkuat upaya penanganan kebakaran dengan menghadirkan pompa sisupit, alat pemadam portabel yang dirancang untuk menjangkau lokasi kebakaran di kawasan padat penduduk dan gang-gang sempit.

Baca Selengkapnya icon click

Upacara Ritual Memakuh Tandai Awal Pembangunan RSU Amlapura Empat Lantai Kapasitas 200 Kamar

balitribune.co.id I Amlapura - Satu Rumah Sakit Umum modern akan segera dibangun di bilangan Kota Amlapura, Karangasem, dan setelah tahap penataan lahan, Rabu (29/7/2026) bertepatan dengan Purnama Karo, Buda Paing Krulut, dilaksanakan upacara ritual Memakuh yang menandai awal pelaksanaan pembangunan Rumah Sakit Umum (RSU) Amlapura diatas lahan seluas 172 are yang berlokasi di Jalan Ahmad Yani, Amlapura.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.