Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Membidik APBN 2026: Sekda Karangasem Hadiri Rakor Penentu Prioritas Kementerian

rakor
Bali Tribune / RAKOR - I Ketut Sedana Merta, saat menghadiri dalam Rapat Koordinasi Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2025

balitribune.co.id | ​Amlapura - Dalam pertemuan empat hari di IPDN Jatinangor, Karangasem fokus mengunci anggaran 2026. Sinkronisasi program strategis, dari Makan Bergizi Gratis, penuntasan TBC, hingga akselerasi Koperasi Merah Putih, menjadi menu wajib.

​Nasib alokasi anggaran dan program prioritas nasional yang akan menyentuh daerah pada tahun 2026 mulai ditentukan pekan ini. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Karangasem, Ir. I Ketut Sedana Merta, S.T., M.T., hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Sinkronisasi Program dan Kegiatan Kementerian/Lembaga Pemerintah Non Kementerian (LPNK) dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Tahun 2025.

​Rakor yang berlangsung di Kampus IPDN Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, sejak Minggu (26/10) dan ditutup hari ini, Kamis (30/10), menjadi arena penting bagi Pemda untuk menyesuaikan rencana pembangunan lokal dengan kebijakan pusat.

​Karangasem dan Pemda lainnya disajikan menu padat selama empat hari Rakor. Agenda utama adalah memastikan keselarasan program yang lokusnya ada di daerah untuk Tahun Anggaran (TA) 2026.

​Pada Hari Kedua, Senin (27/10), fokus pembahasan menyentuh kebijakan makro, termasuk Rapat Inflasi yang dibuka oleh Menteri Dalam Negeri, diikuti paparan dari Kementerian PPN/Bappenas dan Kementerian Keuangan mengenai Kebijakan Keuangan Negara, Transfer ke Daerah dan Dana Desa (TKDD), serta Alokasi APBN.

​Di sesi malam Hari Kedua (27/10), sinkronisasi program kementerian dan LPNK dengan Pemda menjadi fokus utama, dipimpin oleh Direktorat Jenderal Bina Pembangunan Daerah dan Ditjen Bina Keuangan Daerah. Ini adalah tahapan krusial untuk memastikan perencanaan Karangasem tidak berjalan sendiri, melainkan terintegrasi dengan peta jalan nasional.

​Agenda Rakor di Jatinangor padat dengan menu prioritas 2026. Di sektor sosial, Karangasem dan Pemda lainnya mengunci Kebijakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis, Penuntasan TBC, hingga akselerasi Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibahas pada Rabu (29/10). Bidang pendidikan mencakup Program Pendidikan Dasar-Menengah, Sekolah Rakyat, dan Sekolah Unggulan Garuda. Sementara penguatan ekonomi kerakyatan diisi Kebijakan percepatan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdeskel MP) dan UMKM.

Kehadiran Sekda Karangasem menjadi kunci untuk memastikan Kabupaten di timur Bali ini dapat mensinkronkan program dan memagari pembiayaan TA 2026 yang sesuai kebutuhan lokal.

​Rakor ini ditutup hari ini, Kamis (30/10), dengan Laporan Penutupan dan Sambutan Sekretaris Jenderal Kemendagri. Hasilnya, akan menjadi panduan bagi Karangasem untuk menyusun tahun anggaran yang lebih terarah dan berdampak.

Dalam Rapat Koordinasi nasional selama 3 hari ini, dihadirkan narasumber dari 22 Kementerian dan LPNK mulai dari BAPPENAS hingga BPJS Kesehatan. Kegiatan ini diikuti oleh Seluruh Sekretaris Daerah tingkat Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Indonesia dengan didampingi masing-masing Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).

wartawan
AGS
Category

BPR di Persimpangan Jalan: Antara Integritas, Permodalan, dan Seleksi Alam Industri

balitribune.co.id | Pencabutan izin usaha BPR Kamadana oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) di awal 2026 bukan sekadar kabar penutupan satu bank kecil di daerah. Ia adalah alarm keras bagi industri Bank Perekonomian Rakyat (BPR) secara nasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Serahkan Bantuan untuk Warga Terdampak Banjir di Desa Kediri

balitribune.co.id | Tabanan — Menindaklanjuti arahan Bupati Tabanan, Wakil Bupati Tabanan I Made Dirga, menyambangi sekaligus menyerahkan bantuan kepada keluarga korban banjir di Banjar Jaga Satru, Desa Kediri, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Selasa (24/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Pansus TRAP DPRD Bali Soroti Transparansi Pengembangan KEK Kura Kura Bali

balitribune.co.id I Denpasar -Pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kura Kura Bali kembali menjadi sorotan. DPRD Provinsi Bali melalui Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP) menegaskan pentingnya transparansi dan kepastian hukum dalam proyek strategis tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kedaulatan di Balik Layar Digital: Mengapa Raksasa OTA Harus Menjadi "Penduduk Tetap" Indonesia?

balitribune.co.id | Bayangkan sebuah vila mewah di pesisir Canggu, Bali, terpesan dengan harga Rp2 juta per malam melalui platform global seperti Airbnb. Turisnya tidur di sana, pemilik vilanya tinggal di sana, dan akses jalan menuju lokasi tersebut dibangun menggunakan keringat pajak rakyat Indonesia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.