Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

In Memoriam I Gusti Lanang Rai = Politisi Ulung, Tokoh Pluralis yang Dekat Wartawan

I Gusti Lanang Rai (alm)
I Gusti Lanang Rai (alm)

BALI TRIBUNE - I Gusti Lanang Rai, menghembuskan napas terakhirnya di Puskesmas Selat, Selasa (15/8) sekitar pukul 03.15 Wita. Berbagai cerita masih tersisa di kalangan birokrat dan politisi di Karangasem, termasuk di kalangan awak media. Semasa menjabat Wakil Bupati  Karangasem mendampingi I Wayan Geredeg selama satu periode dari 2005-2010, Lanang Rai dikenal paling dekat dengan masyarakat, dan paling mengerti permasalahan yang dihadapi masyarakat Karangasem.

Saat kisruh dan demo besar-besaran masyarakat dan nasabah KKM pasca-penggerebekan KKM oleh Polda Bali pada Februari 2009 silam, putra pejuang kemerdekaan ini bahkan berada di barisan depan menghadapi para pendemo yang mengepung kantor bupati kala itu. Dengan karisma dan kesantunan yang dimiliki, tokoh yang dikenal sangat dekat dengan wartawan ini sanggup menenangkan massa pendemo yang saat itu sudah semakin memanas. 

Pun dalam pergaulannya di masyarakat, tokoh gaek ini paling dekat dengan para pemuka agama bahkan di setiap kegiatan yang diselenggarakan warga Muslim di Karangasem, Lanang Rai selalu menyempatkan diri hadir meski jadwalnya sebagai orang nomor dua di Kabupaten Karangasem kala itu terhitung sangat padat.

Saat malam perpisahan dengan jajaran SKPD dan wartawan, yang digelar di rumah jabatan yang sebentar lagi harus dia tinggalkan, kala itu Lanang Rai tetap memberikan semangat kepada jajaran SKPD untuk tulus melayani masyarakat. Sebagai seorang politikus dan mantan birokrat, pendiri KNPI di Karangasem ini tetap membuka pintu lebar-lebar untuk politisi muda yang ingin belajar dan mengembangkan karir dibidang politik. Satu hal yang patut dibanggakan dari mantan wabup yang kini sudah pergi untuk selama-lamanya ini, yakni selama dia menjabat nyaris tak ada satu masalah atau terlibat suatu kasus apapun yang merugikan negara.

I Gusti Lanang Rai lahir di Karangasem pada 14 April 1945, dari perkawinannya dengan I Gusti Ayu Tirta  atau Nyonya Lanang Rai, almarhum memiliki tiga orang putri dan satu orang putra, masing-masing I Gusti Ayu Agung Bulan Perbawati, I Gusti Ayu Agung Bintang Aryani, I Gusti Ayu Agung Kendran Wahyuni, I Gusti Lanang Bayu Wibiseka dan I Gusti Ayu Agung Purbasari, serta seorang putri angkat Novista Ayu Ika Wijayanti.

Usai menamatkan pendidikannya di Akademi Pemerintahan Dalam Negeri (APDN) Mataram, tahun 1972, almarhum langsung mendapatkan jabatan strategis yakni sebagai Camat Selat menggantikan ayahnya I Gusti Gede Rai. Dari sinilah almarhum mengembangkan karirnya di Birokrasi. Bahkan almarhum juga sempat menjabat sebagai Camat Busungbiu, Buleleng. Tidak sampai di situ, almarhum juga pernah menjabat sebagai Kepala Bappeda Karangasem, sebelum kemudian pindah tugas ke Pemprov Bali hingga massa pensiun.

Selain dikenal sebagai seorang birokrat yang memiliki jam terbang tinggi dengan berbagai pengalaman selama memimpin SKPD, almarhum juga seorang politisi ulung. Bahkan almarhum tercatat sebagai salah satu sesepuh Golkar Bali, dan pernah menjabat sebagai Ketua DPD II Golkar Karangasem.

Dari karirnya di Golkar inilah kemudian menghantarkan almarhum maju bertarung pada Pilkada Karangasem 2004, berpaket dengan I Wayan Geredeg.Kelihiaiannya membaca peta politik serta kemampuannya menghidupkan dan menggerakkan mesin partai membuat pasangan Wayan Geredeg-I Gusti Lanang Rai berhasil memenangkan Pilkada dan dilantik menjadi Bupati-Wakil Bupati Karangasem periode 2005-2010.

Selain itu, sentuhan politiknya yang dingin ini pula mampu membuat Partai Golkar Karangasem kembali meraih masa kejayaannya, itu terbukti dari jumlah kursi yang berhasil diraih oleh Golkar di DPRD Karangasem. Itulah sekelumit catatan keberhasilan yang berhasil ditorehkan almarhum, dan jabatan sebagai Ketua Dewan Petimbangan Partai Golkar Karangasem merupakan jabatan terkahir almarhum di dunia politik sebelum almarhum menghembuskan napas terakhirnya Selasa 15 Agustus 2017  atau dua hari menjelang perayaan HUT RI ke 72.

wartawan
redaksi
Category

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gubernur Koster Minta Pansus TRAP DPRD Bali Awasi Ketat Alih Fungsi Lahan Produktif

balitribune.co.id I Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster meminta DPRD Provinsi Bali, khususnya Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang dan Aset Publik (TRAP), untuk terus mengawasi alih fungsi lahan produktif yang semakin masif di Pulau Dewata.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna ke-28 DPRD Bali, Rabu (25/3/2026), sebagai bentuk keseriusan pemerintah daerah dalam menjaga ketahanan pangan dan keberlanjutan lingkungan Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Arus Balik Lebaran, Kendaraan Roda Dua Mulai Padati Pelabuhan Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini arus balik masih terus mengalir di Pelabuhan Penyeberangan Gilimanuk. Tidak hanya pengguna jasa penyeberangan yang masuk Bali yang mengalami peningkatan, menjelang berakhirnya Libur dan Cuti Bersama Hari Raya Idulfitri, arus keluar Bali juga mengalami peningkatan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polisi Periksa 5 Saksi dan Sisir CCTV Jalur Pelarian Pelaku Pembunuhan Bule Belanda di Kerobokan

balitribune.co.id | Denpasar - Kapolres Badung AKBP Joseph Edward Purba mengatakan, pihaknya terus bergerak untuk mendalami kasus pembunuhan bule Belanda, Rene Pouw yang tewas dikeroyok oleh dua orang tak dikenal di seputaran Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita lalu. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.