Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Memperingati Hari Lahir Pancasila, Polresta Denpasar Gelar Nobar

Bali Tribune/ Polresta Denpasar melakukan nobar (nonton bareng) di Studio XXI Mall Level 21, Denpasar, bersama Majelis Adat Kota Denpasar, rekan media, serta mahasiswa.



balitribune.co.id | Denpasar - Pada hari lahir Pancasila (1/6), Polresta Denpasar melakukan nobar di Studio XXI Mall Level 21, Teuku Umar, Denpasar, bersama para mahasiswa.

Dalam kegiatan nobar kali ini hadir Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, SH ,SIK,M.Si, Wakapolresta dan Pejabat utama. Sementara itu, kelompok mahasiswa yang ikut menghadiri acara ini berasal dari berbagai daerah, yakni dari Papua, Maluku, Jawa, Batak. Tak lupa juga dilengkapi kehadiran perwakilan dari Majelis Desa Adat Kota Denpasar beserta pihak media yang berjumlah 79 orang.

Film KKN Desa Penari ditunjuk sebagai labuhan nonton bareng mereka kali ini. Film ini pun tengah ramai dibicarakan serta digandrungi masyarakat luas. Film bergenre horror ini sendiri bercerita tentang sekelompok mahasiswa yang harus mengalami berbagai kejadian mengerikan ketika melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di sebuah desa terpelosok bernama Desa Penari.

Kapolresta Denpasar dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada (1/6).

Pancasila merupakan ideologi bangsa Indonesia. Selanjutnya, mahasiswa yang hadir pada kegiatan nobar kali ini berasal dari berbagai suku dan daerah di Indonesia yang bertempat tinggal di Bali. Kegiatan ini mencerminkan kebersamaan antara mahasiswa, Polri dan Majelis Desa Adat Kota Denpasar

"Hanya satu yang bisa mempersatukan kita yaitu Pancasila," ucap Kapolresta Denpasar.
 

"Bersama Indonesia adalah kita, kita adalah Pancasila, NKRI harga mati itu adalah Prinsip kita," lanjutnya.

"Dari sini (Denpasar) kita memberikan contoh untuk Indonesia, bahwa kita bisa bersama, bersatu membangun Indonesia dan menjaga Denpasar yang kita cintai ini," sambung AKBP Bambang Yugo Pamungkas.

wartawan
m2
Category

Pecatu Darurat Air dan Marak Pencurian Meteran, Made Sumerta Desak Progres Nyata PDAM Badung

balitribune.co.id | Mangupura -  Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Made Sumerta, memberikan atensi serius terhadap rentetan kasus pencurian meteran air (water meter) milik Perumda Tirta Mangutama (PDAM) Badung yang kian masif di wilayah Kuta Selatan. Selain masalah kriminalitas, politisi PDI Perjuangan ini juga menyoroti krisis distribusi air yang tak kunjung teratasi di Desa Pecatu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Hadiri Prosesi Ngodak Pelawatan di Pura Dalem Bebalang Carangsari

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri sekaligus menjadi upasaksi dalam rangkaian Karya Ngodak Pelawatan Ida Sesuhunan di Pura Dalem Bebalang, Desa Adat Carangsari, Kecamatan Petang, Rabu (25/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mahkamah Agung Ambil Sumpah Dewan Komisioner OJK Baru, Perkuat Stabilitas Sektor Keuangan Nasional

balitribune.co.id | Jakarta - Tujuh Anggota Dewan Komisioner (ADK) Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mengucapkan sumpah jabatan di Gedung Mahkamah Agung, Jakarta, Rabu (25/3/2026). Pengambilan sumpah dilakukan langsung oleh Ketua Mahkamah Agung Sunarto berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 30/P Tahun 2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan Anggota Dewan Komisioner OJK.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kadisparbud Bangli Tegaskan Pungutan Retribusi Kintamani yang Viral Adalah Resmi dan Sesuai SOP

balitribune.co.id | Bangli - Pungutan retribusi wisata Kintamani, Bangli kembali viral dan menuai pro-kontra. Pasalnya, pungutan retribusi dilakukan di badan jalan. Menyikapi realita tersebut, Kadis Pariwisata Dan Kebudayaan (Disparbud) Bangli I Wayan Dirgayusa angkat bicara. Mantan Camat Kintamani ini mengatakan bahwa petugas yang melakukan pungutan adalah petugas resmi Pemkab Bangli. 

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Shortcut 9-10 Terancam Mandek, Warga Pegayaman Tolak Ganti Rugi Lahan

balitribune.co.id I Singaraja - Pembangunan proyek jalan pintas (shortcut) titik 9 dan 10 yang melintasi Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada, Buleleng, masih menyisakan persoalan pelik. Sejumlah warga pemilik lahan menyatakan keberatan dan menolak nilai ganti rugi yang ditetapkan pemerintah karena dianggap tidak adil dan jauh dari harapan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.