Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menanggapi Permintaan Pasar, BBTF 2023 Mempromosikan Produk Pariwisata Berkelanjutan

Bali Tribune / BBTF 2022 yang berlangsung pasca-pandemi Covid-19
balitribune.co.id | Denpasar - "Komitmen kami untuk mempromosikan dan melestarikan destinasi telah mendapat respon positif dari seluruh pemangku kepentingan, termasuk para pelaku besar nasional dan internasional yang telah memberi kepercayaan terhadap kemampuan Bali and Beyond Travel Fair (BBTF) untuk dampak produktif dan mendukung pengembangan pasar wisata," jelas Ketua Panitia BBTF 2023 yang juga Ketua Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) Bali, I Putu Winastra dalam siaran persnya, Senin (12/6).
 
Ia menjelaskan, di era dimana tingkat kesadaran budaya, pariwisata berkualitas dan kepedulian pada lingkungan menjadi barometer baru dalam berpariwisata. Pemangku kepentingan pariwisata mengambil langkah konkret dalam berbisnis lewat BBTF 2023. Acara tahunan BBTF ke-9 ini mengambil tema Reconnecting to Quality and Sustainable Tourism dengan tujuan mengangkat kualitas dan keseimbangan pariwisata.
 
"Kami baru saja menutup pendaftaran online dengan pencapaian yang luar biasa yaitu 230 Sellers (penjual) dari 5 negara. Tahun ini keikutsertaan Cina, Italia, Malaysia, Amerika dan pastinya Indonesia. Kami sangat senang menyambut 337 Buyers (pembeli) dari 51 negara, sesuai dengan target tahun ini," bebernya. 
 
Acara diselenggarakan pada tanggal 14-17 Juni 2023 di Bali International Convention Center (BICC) dengan kehadiran Buyers dari Eropa, Timur Tengah, ASEAN, Australia, Amerika, dan Asia yang akan memperkuat posisi BBTF dan keuntungan untuk para pemangku kepentingan di Bali dan Indonesia. Tahun ini, beberapa industri baru yang terintegrasi dengan BUMN akan bergabung dengan BBTF untuk pertama kalinya bersama exhibitor menarik di Indonesia seperti Bali, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), DKI Jakarta, Kalimantan Timur, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Jawa Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB), Nusa Tenggara Timur (NTT), Sulawesi Selatan, dan Sumatera Barat.  
 
Menanggapi permintaan pasar, BBTF mempromosikan produk pariwisata berkelanjutan untuk masa depan yang bertanggung jawab. Selain itu, fokus khusus juga diberikan pada kesehatan, dengan menekankan pada pertumbuhan industri pariwisata kesehatan dan medis serta pariwisata berbasis masyarakat yang dibahas dalam forum seminar. 
 
Estimasi target potensi transaksi dalam kurun waktu satu tahun pada acara bisnis wisata BBTF 2023 diperkirakan mencapai Rp 8,5 triliun. Angka ini menunjukkan peningkatan sebesar 63,5% dibandingkan dengan Rp 5,2 triliun yang dihasilkan pada tahun 2022. Sebuah kemajuan yang sangat menjanjikan yang diharapkan akan terus tumbuh di bulan-bulan mendatang.
 
Peluang dan tantangan pariwisata yang berkualitas dan berkelanjutan, serta pengembangan bisnis pariwisata kesehatan akan dibahas pada ajang tersebut. Pembelajaran baru mengenai praktik pariwisata berkelanjutan juga akan diulas, sebagai pengalaman yang dapat menciptakan efek riak positif, yang tidak hanya bermanfaat bagi lingkungan tetapi juga bagi ekonomi lokal dan masyarakat yang bergantung pada pendapatan pariwisata.
 
"BBTF mengambil langkah proaktif untuk memastikan masa depan yang lebih cerah dan berkelanjutan bagi industri pariwisata. Tahun ini kami mengundang perwakilan resmi Pemerintah Indonesia untuk membuka acara bersama Menteri Luar Negeri dan Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR-RI) bersama dengan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada tanggal 15 dan 16 Juni 2023," ujar Winastra.
wartawan
YUE

Tarik Diri dari Restorative Justice, Pelapor Perbekel Sudaji: Saya Tunggu di Pengadilan

balitribune.co.id | Singaraja - Penanganan kasus dugaan penipuan yang melibatkan Perbekel Desa Sudaji, Kecamatan Sawan, I Made Ngurah Fajar Kurniawan, masih bergulir di Polres Buleleng dan kini memasuki tahap menunggu pelaksanaan gelar khusus Restorative Justice (RJ).

Baca Selengkapnya icon click

Berkat Kotoran dan Kencing Sapi, Petani Organik Tidak Beli Pupuk

balitribune.co.id | Tabanan - Menjadi petani organik ala Made Sandi bukanlah hal yang sulit jika dilakukan dengan niat untuk menjalani hidup sehat dan sederhana. Made Sandi yang merupakan mantan satpam salah satu perusahaan asing di Bali memilih untuk menekuni pertanian organik di Banjar Dinas Munduk Andong Desa Bangli Kecamatan Baturiti Kabupaten Tabanan sejak 2012 silam. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

NasDem Buleleng Bantah Isu Merger dengan Gerindra

balitribune.co.id | Singaraja - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Buleleng, Made Jayadi Asmara, angkat bicara menanggapi isu yang dihembuskan oleh Majalah Tempo terkait potensi bergabungnya (merger) Partai NasDem dengan Partai Gerindra. Jayadi secara tegas membantah isu tersebut dan menyatakan bahwa partainya saat ini berada dalam posisi yang sangat solid dan terus menunjukkan tren positif dalam perpolitikan nasional.

Baca Selengkapnya icon click

Jelang TPA Mandung Hanya Terima Sampah Residu, Pemkab Tabanan Gencarkan Sosialisasi Pilah Sampah

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan menggencarkan sosialisasi masif pemilahan sampah berbasis sumber menjelang pemberlakuan kebijakan TPA Mandung yang hanya akan menerima sampah residu.

Upaya ini dilakukan untuk memastikan masyarakat di tingkat hulu siap melakukan pemilahan secara mandiri sebelum aturan ketat tersebut resmi diterapkan mulai 1 Mei 2026 mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jembatan Peken Belayu-Kukuh Terancam Putus

balitribune.co.id I Tabanan - Jembatan penghubung Desa Peken Belayu dan Desa Kukuh di Kecamatan Marga, Tabanan, terancam putus. Ini terjadi akibat tebing yang ada di bagian pinggirnya longsor ke aliran Sungai Yeh Gangga pada Rabu (15/4/2026) siang.

Kondisi jembatan tua tanpa pondasi besi ini kian mengkhawatirkan karena getaran kendaraan bertonase besar yang melintas justru memperparah pengikisan tebing.

Baca Selengkapnya icon click

Pemanfaatan Lahan Taman Bung Karno Penarungan Terkendala Kajian Kelayakan Lokasi

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Badung belum sepenuhnya dapat memanfaatkan lahan di Taman Bung Karno, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, untuk penanganan kompos. Hal ini disebabkan adanya kesepakatan dengan desa setempat yang mengharuskan dilakukan kajian kelayakan lokasi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.