Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menangkan Massker, I Gusti Made Tusan dan I Wayan Geredeg Bertemu Tokoh Masyarakat Bebandem

Bali Tribune / KAMPANYE - I Gusti Made Tusan dan I Wayan Geredeg saat berkampanye di Banjar Kalanganyar, Desa Sibetan, Bebandem, Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Karangasem, Nomor Urut 2 yang diusung oleh Koalisi Karangasem Hebat (KKH) 2, I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker), Senin (2/11/2020) melaknsakan agenda kampanye disejumlah tempat di Karangasem.

Tokoh GMT, I Gusti Made Tusan bersama Mantan Bupati Karangasem, I Wayan Geredeg serta Plt Ketua DPRD Karangasem yang juga Ketua Tim Pemenangan Massker, I Nengah Sumardi, anggota DPRD Provinsi Bali dari Fraksi Golkar, Ni Putu Yuli Artini serta Anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Nasdem, I Made Susinta, turun bersama menggalang dukungan masyarakat di Kecamatan Bebandem guna pemenangan Massker.

Kehadiran para tokoh besar Karangasem ini, disambut antusias oleh warga Bebandem, dimana banyak masyarakat yang keluar menyambut kedatangan I Gusti Made Tusan dan I Wayan Geredeg berserta rombongan tersebut, hanya saja untuk pertemuan tatap muka yang dilaksanakan di Balai Masyarakat Banjar Dinas Kalanganyar, Desa Sibetan, Bebandem, jumlahnya dibatasi hanya 50 orang saja.

“Karena dibatasi untuk mematuhi protokol kesehatan, maka yang hadir hanya pengelingsir dadia, tokoh masyarakat dan tokoh pemuda di Banjar Kalanganyar,” ujar Ketua Tim Pemenangan Massker, I Nengah Sumardi.

Dalam kesempatan itu, Penanggungjawab GMT, I Gusti Made Tusan memohon doa restu dan dukungan masyarakat Bebandem khususnya masyarakat Banjar Kalanganyar, Desa Sibetan untuk sama-sama berjuang memenangkan I Gusti Ayu Mas Sumatri-I Made Sukerana (Massker) ada Pilkada 9 Desember mendatang. “Kami sangat mengapresiasi semangat masyarakat Desa Sibetan yang kompak untuk mendukung dan memenangkan Massker,” ungkapnya.

Dalam orasi politiknya, mantan Bupati Karangasem dua periode, I Wayan Geredeg, menyampaikan bencana erupsi Gunung Agung dan wabah Pandemi Covid-19 ini dampaknya sangat berat terhadap perekonomian masyarakat di Karangasem. Sebagai tokoh masyarakat Karangasem yang juga pernah memimpin Karangasem, tentu dirinya cukup merasakan dan bisa memahami apa yang dihadapi oleh Karangasem dan kabupaten lainnya.

Kondisi inilah yang membuat dirinya terpanggil untuk ikut berjuang bersama Massker untuk membangun dan mengembalikan kondisi perekonomian di Karangasem. “Siapapun, sehebat apapun pemimpinnya tidak akan cukup waktu lima tahun untuk menuntaskan seluruh visi-misi dan program pembangunan. Karena itu seorang Bupati harus menjabat dua periode untuk menuntaskannya,” ujar I Wayan Geredeg.

Apalagi beberapa waktu lalu Karangasem menghadapi bencana Erupsi Gunung Agung, dan Pandemi Covid-19, praktis Mas Sumatri hanya memiliki waktu efektif 2.5 tahun untuk menjalankan program pembangunan. “Saya akan membantu I Gusti Ayu Mas Sumatri dengan pengalaman, kemampuan dan jaringan yang saya miliki untuk bersama membangun dan memajukan Karangasem. Karangasem banyak memiliki potensi sumber daya alam, tinggal bagaimana kita mengelolanya dengan baik,” tandasnya.

Banyak program kerja yang akan dituntaskan pada periode kedua jika Massker terpilih, yakni tol laut, menuntaskan proyek multy years Dermaga Cruise Tanah Ampo dan Pipanisasi Air Telagawaja, serta penataan pantai candidasa bekerjasama dengan JICA Jepang, yang saat ini informasinya sudah masuk proses tender.

Sementara itu, para tokoh masyarakat dan pengelingsir dadia serta teruna-teruni di Desa Sibetan dalam kesempatan itu menyatakan kebulatan tekad mereka untuk ikut berjuang memenangkan Massker di Bebandem, utamanya di Desa Sibetan. “Kami siap dan besok kami akan turun untuk menggalang dukungan bagi kemenangan Massker di Bebandem. Saya sendiri sebagai Ketua Organisasi Garuda Sakti (Garsak) Bali dengan anggota 5000 orang, dan 535 orang di Karangasem, siap berjuang memenangkan Massker,” lugasnya.

Sementara itu, dalam kampanye tersebut sejumlah warga juga menyamaikan usulan, diantaranya  bantuan ambulance, dan langsung direspon oleh I Wayan Geredeg. “Untuk transportasi ke Setra kami akan bantu, sementara jika membutuhkan ambulance tinggal kontak saya, nanti kita akan luncurkan ambulance dari rumah sakit Bali Med. Tapi belakangan saya akan upayakan bantuan satu unit ambulance,” respon I Wayan Geredeg.

wartawan
Husaen SS.
Category

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nutug Karya di Pura Dalem Batununggul, Merawat Bhakti dan Tradisi Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Semarapura - Rangkaian upacara piodalan di Pura Dalem, Desa Adat Dalem Setra Batununggul, berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Piodalan yang bertepatan dengan Rahina Buda Kliwon Matal menjadi momentum penting bagi krama dalam melaksanakan kewajiban adat dan keagamaan, Rabu (26/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Ayam Potong Naik, Kini Rp45.000 per Kilogram

balitribune.co.id I Denpasar - Harga daging ayam di pasaran belakangan mengalami kenaikan hingga menyentuh Rp45.000 per kilogram. Normalnya daging ayam berada dikisaran Rp35.000 hingga Rp38.000 per kilogram. Kenaikan tersebut dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari minimnya populasi ayam siap panen hingga meningkatnya permintaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.