Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mendongeng di Sekolah Dasar, Mengupayakan Peningkatan Pengetahuan dan Kesadaran Tentang Perlindungan Satwa Liar Sejak Usia Dini

Bali Tribune / MENDONGENG - OHCC Universitas Udayana bekerjasama dengan penulis, illustrator, dan penerjemah, merilis buku cerita anak yang berjudul “Nyamprut Tidak Makan Roti” dan mementaskannya sebagai bentuk komunikasi risiko kepada anak-anak.di SD Negeri 1 Kukuh Marga,

balitribune.co.id | Denpasar - Indonesia merupakan salah satu negara di Asia Tenggara dengan berbagai keanekaragaman hayati yang menarik banyak perdagangan di pasar domestik dan internasional. Menurut Convention on International Trade in Endangered Species of Wild Fauna and Flora (CITES), Indonesia telah mengekspor sekitar 25.672 spesies satwa liar ke beberapa negara lain selama tahun 2016 sampai 2021.

Perdagangan satwa liar membawa berbagai risiko kesehatan serta kerusakan lingkungan. Risiko penularan dari perdagangan satwa liar berupa pathogen, akan menimbulkan ancaman penyakit zoonosis, seperti; Rabies, Avian Influenza, Leptospirosis, Salmonellosis, dan Pox.

One Health Collaborating Center (OHCC) Universitas Udayana (Unud) mendapat kesempatan untuk bekerja sama dengan International Alliance Against Health Risks in Wildlife Trade (yang diimplementasikan oleh The Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) untuk menginisiasi program “The Application of One Health Approach to Raise Wildlife Protection Awareness in Indonesia” (OHAWE), sebuah program penerapan pendekatan One Health untuk meningkatkan kesadaran perlindungan satwa liar di Indonesia. 

Melalui pendekatan kreatif dan budaya lokal, OHCC Universitas Udayana bekerjasama dengan penulis, illustrator, dan penerjemah, merilis buku cerita anak yang berjudul “Nyamprut Tidak Makan Roti” dan mementaskannya sebagai bentuk komunikasi risiko kepada anak-anak. Selain membagikan buku cerita, acara peluncuran buku ini juga dimeriahkan dengan pementasan cerita di SD Negeri 1 Kukuh Marga, Tabanan. Harapannya buku cerita anak yang disajikan dalam tiga bahasa, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Bali, dan Bahasa Inggris, akan memberikan wawasan yang memadai kepada anak-anak di daerah tentang perdagangan satwa liar dan risikonya. Selain itu, Anak-anak juga diharapkan mampu melakukan lebih banyak perubahan setelah mereka memiliki rasa hormat dan sikap menghargai terhadap kelestarian satwa liar sejak dini.

Pelaksanaan program ini juga turut melibatkan jejaring OHCC lainnya di bawah Indonesia One Health University Network (INDOHUN) untuk menjangkau cakupan program yang lebih luas dari barat hingga timur Indonesia. Dengan pelaksanaan program di beberapa daerah, upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai risiko dan ancaman perdagangan satwa liar dapat tersampaikan secara masif.

Sumber: https://www.unud.ac.id

 

wartawan
ARW

Piodalan di Pura Samuantiga, Krama Istri Bergilir Kelola Sampah

balitribune.co.id I Gianyar - Tidak hanya dalam urusan kelengkapan upacara,  krama istri pengempon pura Samuantiga, Bedulu, Blahbatuh, juga berperan aktif dalam pengolaan sampah. Terlebih, peningkatan volume sampah upacara  dalam pelaksanaan  Piodalan di Pura Kahyangan ini sangat signifikan.  Inovasi  panitia melibatkan  krama istri dan juga siswa pun menjadikan kawasan Pura tetap bersih.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Warga Kemenuh Keluhkan Pembakaran Sampah di Lahan Perusahaan

balitribune.co.id I Gianyar - Awalnya hanya dimanfaatkan sebagai tempat pembuangan material bangunan. Namun, dalam beberapa hari terakhir, malah ada aktivitas pembakaran sampah anorganik. Warga Banjar Tegenungan, Kemenuh, Sukawati, pun terusik hingga akhirnya Kelian Banjar, Pecalang didampingi Banbinkantibmas datang ke lokasi dan menghentikan pembakaran itu, Senin (4/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Badung Catat Ada 45,43 Hektare Kawasan Kumuh di Kuta

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung mencatat masih adanya kawasan kumuh seluas 45,43 hektare di wilayahnya, termasuk di pusat pariwisata Kuta yang dikenal sebagai destinasi wisata internasional.

Data tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Bupati Badung Nomor 39/0421/HK/2025 tertanggal 7 November 2025 tentang penetapan lokasi perumahan kumuh dan permukiman kumuh di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Anggota DPRD Badung Hadiri Metatah Massal di Sobangan, Dukung Pelestarian Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Anggota DPRD Badung, I Made Yudana, menghadiri prosesi Metatah Massal yang digelar di Pura Prajapati, Banjar Tengah dan Selat, Desa Adat Sobangan, Kecamatan Mengwi, Minggu (3/5/2026). Kehadiran wakil rakyat ini mewakili Ketua DPRD Badung dalam rangka mendukung pelaksanaan kegiatan adat dan keagamaan masyarakat setempat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.