Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mengandung Pemicu Api, Bukit Sampah Temesi Disiram Setiap Hari

Bali Tribune/ PENYEMPROTAN - Petugas saat melakukan penyemprotan rutin di TPA Temesi, Gianyar, Kamis 19/10/2023).



balitribune.co.id | Gianyar - Meski kebakaran sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Temesi, Gianyar berhasil dipadamkan, namun masih sangat rentan. Terlebih dalam tumpukan bukit sampah setempat, dipastikan ada banyak bemda penyulut api ditengah terik matahari yang menyentak. Mencegah kebakarna susulan penyiraman pun dilakukan setiap hari.

Pantauan Bali Tribune, Kamis (20/10/2023), mengantisipasi hal tersebut kembali terjadi, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gianyar pun melakukan penyemprotan secara rutin. Dimana sebelum terbakar, DLH Gianyar melakukan penyemprotan berselang dua hari. Penyemprotan tersebut bertujuan untuk mendinginkan sampah dan gas metana yang terkubur di bawah tumpukan sampah. Saat ini, penyemprotan dilakukan setiap hari.

Dalam menekan biaya menyiram tumpukan sampah, DLH Gianyar menggunakan air irigasi yang terdapat di dekat TPA. Mereka menggunakan mesin dalam menarik air tersebut agar bisa digunakan untuk menyiram sampah.

Kepala DLH Gianyar, Ni Made Mirnawati membenarkan hal tersebut. Pihaknya bersyukur kebakaran TPA Temesi tidak berlarut-larut. Dimana berkat kesigapan petugas di TPA dan petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Gianyar, api bisa langsung dipadamkan saat itu juga, dan tidak sampai merembet ke areal yang lebih luas. Bahkan asapnya, kata Mirna, langsung bisa dihilangkan hanya dalam satu hari. "Syukurnya saat ini sudah normal. Karena pada saat (kebakaran) itu, petugas langsung bisa memadamkan api dan mengilangkan asap dengan upaya pendinginan," ujarnya.

Mirna menjelaskan, apapun akan dilakukannya, agar TPA Temesi tidak terbakar. Sebab, kata dia, di sepanjang TPA itu atau di seberangnya, terdapat desa-desa di Kecamatan Gianyar. Jika terjadi kebakaran, asapnya akan berhembus ke sejumlah desa, dan kondisi tersebut akan membahayakan kesehatan masyarakat. Sebagaiman diketahui, kebakarakam skala besar terakhir kali terjadi di TPA Temesi pada September 2019 lalu. Kala itu, ledakan gas metana terjadi pada tengah malam hingga pagi hari atau ketika masyarakat sedang tertidur pulas. Asap kebakaran masuk ke wilayah Desa Lebih. Beberapa warga dikabarkan mengalami sesak napas, sehingga Dinas Kesehatan Gianyar kala itu membuka posko kesehatan di kawasan tersebut. Namun beruntung kondisi tersebut tak sampai menimbulkan korban jiwa.

Mirna pun menegaskan pihaknya tak ingin hal tersebut kembali terulang. Karena  itu,  saat ini pihaknya selalu memastikan kondisi sampah dalam keadaan basah. "Sebelumnya kita semprot setiap dua hari, kini kita lakukan setiap hari. Kita  gunakan air dari saluran irigasi. Selain itu, kita juga memastikan tidak ada petugas yang merokok atau menyulut api di areal TPA," tandasnya.

Pihaknya sangat berharap musim hujan  segera datang. Sebab itu satu-satunya hal yang dapat memastikan TPA Temesi terbebas dari kebakaran. "Mudah-mudahan segera turun hujan," harapnya.

wartawan
ATA
Category

Ribuan Pamedek Padati Pura Ulun Danu Batur pada Hari Raya Pagerwesi

balitribune.co.id | Bangli - Bertepatan dengan Hari Raya Pagerwesi, Rabu (Buda Kliwon Sinta), 8 April 2026, Pura Ulun Danu Batur dipadati umat Hindu dari berbagai kabupaten/kota se-Bali yang melaksanakan persembahyangan serangkaian Karya Ngusaba Kedasa. Berdasarkan pantauan di lapangan, ribuan pamedek telah berdatangan sejak pagi hari untuk melaksanakan persembahyangan.

Baca Selengkapnya icon click

Stafsus Presiden Cek Kesiapan Bandara Letkol Wisnu Sumberkima

balitribune.co.id | Singaraja - Kunjungan Staf Khusus Presiden Republik Indonesia, Muhammad Qodari, ke Kabupaten Buleleng membawa harapan baru bagi percepatan pembangunan infrastruktur strategis di Bali Utara. Salah satu yang menjadi sorotan adalah rencana pengembangan Bandara Internasional Bali Utara. Dengan berbagai langkah tersebut, harapan masyarakat Bali Utara untuk memiliki bandara representatif kini semakin terbuka lebar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mengolah Sampah Organik di Rumah, Tong Komposter Diburu Warga Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar - Pascadiberlakukannya kebijakan baru per 1 April 2026 TPA Suwung Denpasar hanya menerima anorganik dan residu, sementara sampah organik tidak diperbolehkan masuk TPA Suwung, warga Kota Denpasar dan sekitarnya berbondong-bondong membeli tong komposter. Salah satu toko yang menjual tong komposter mengakui adanya peningkatan penjualan tong komposter akhir-akhir ini.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Modus Truk Modifikasi, Polri dan Pertamina Perketat Pengawasan BBM Subsidi

balitribune.co.id | Jakarta - Pertamina Patra Niaga mengapresiasi langkah tegas Kepolisian Republik Indonesia melalui Direktorat Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Bareskrim Polri dalam mengungkap dugaan penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi 3 kilogram di berbagai wilayah Indonesia sepanjang 2025 hingga 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jasad Bocah Terseret Arus Sungai Yeh Aye Ditemukan Mengambang di Bendungan Tamblang

balitribune.co.id | Singaraja - Operasi pencarian korban terseret arus di Sungai Yeh Aye, Desa Tamblang, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, akhirnya membuahkan hasil. Korban atas nama Vikram Abinawa (6) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

'Melimpah' Terobosan Mengajarkan Keterampilan Mendaur Ulang Sampah

balitribune.co.id | Mangupura - Tidak hanya kalangan rumah tangga saja yang diwajibkan untuk mengolah sampah organik secara mandiri. Di ruang lingkup pendidikan pun mulai mengedukasi anak didiknya sejak usia dini untuk mampu mengolah sampah organik di sekolah. Seperti yang diterapkan SD Negeri 4 Abiansemal Kabupaten Badung yang telah mempraktikkan pengolahan sampah organik di lingkungan sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.