Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menghadapi Dahsyatnya Revolusi Industri 4.0, STMIK STIKOM Bertransformasi Menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali

Bali Tribune/Empat sekawan pendiri STIKOM Bali: Dari kiri: Drs. Satrya Dharma, Dr. I Made Bandem, MA., Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, M.Si., dan Dr. Dadang Hermawan.
balitribune.co.id | Denpasar - Menghadapi dahsyatnya Revolusi Industri 4.0 saat ini, Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer (STMIK) STIKOM Bali atau dikenal dengan sebutan STIKOM Bali saja, kini bertransformasi menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali atau disingkat ITB STIKOM Bali. 
 
Perubahan nama menjadi institut itu sesuai Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi No. 357/KPT/I/2019 tentang Izin Perubahan Bentuk Sekolah Tinggi Manajemen Informatika dan Teknik Komputer menjadi Institut Teknologi dan Bisnis STIKOM Bali tertanggal 7 Mei 2019, yang diserahkan oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Ristek Dikti Prof. Dr. Ainun Na’im kepada Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem di kampus STIKOM Bali, Renon, Denpasar, Jumat (14/6). “Saya berharap, ke depan ITB STIKOM Bali akan mampu menjawab tantangan Revolusi Industri 4.0 dengan menyiapkan sumber daya manusia berkualitas,” harap Ainun Na’im.
 
Ketua lembaga Layanan Pendidikan Tinggi Wilayah VIII Bali Nusa Tenggara Prof. Dr. I Nengah Dasi Astawa, M.Si dalam sambutannya mengakui STIKOM Bali selama ini menjadi salah satu perguruan tinggi andalannya karena terbukti dari awal hingga saat ini selalu menorehkan sejumlah prestasi gemilang. “Jadi, saya berharap dalam waktu 2 tahun semua program studi dan lembaganya sudah terakreditasi A,” harap Prof. Dasi Astawa.
 
Pejabat Rektor ITB STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan menerangkan, dengan berubah menjadi ITB  STIKOM Bali maka porgram studi (prodi) yang dikelola bukan hanya bidang IT melainkan juga bidang bisnis stsu konsentrasi bisnis. Saat ini STIKOM Balimemiliki tiga prodi lama yakni Sistem Komputer (SK) S-1, Sistem Informasi S-1, dan Manajeman Informatika D-3.  Prodi Sistem Komputer dengan Konsentrasi Networking & Cyber Security, dan Konsentrasi Robotic & Embedded System; Prodi Sistem Informasi dengan Konsentrasi Enterprise System, Konsentrasi Game & Multimedia, Konsentrasi Intelligent System, dan Konsentrasi E-Tourism; dan Prodi Manajemen Informatika dengan Konsentrasi Manajemen Informatika. “Sedangkan tiga konsentrasi baru yang masuk dalam Prodi Sistem Informasi yang semuanya S-1  adalah Konsentrasi Digital Bisnis, Konsentrasi Komputerisasi Akuntansi, dan Konsentrasi Broadcasting dan Film,” terang Dadang Hermawan,  Pejabat Rektor ITB STIKOM Bali.   
 
Dalam kesempatan ini, Pembina Yayasan Widya Dharma Shanti Prof. Dr. I Made Bandem, MA mengisahkan, STIKOM Bali didirikan pada 10 Agustus 2002 oleh empat orang yang semuanya tidak memiliki back ground IT. “Saya sendiri Prof. I Made Bandem, Pak Satrya Dharma, Drs. Ida Bagus Dharmadiaksa, Ak., M.Si., dan pak Dr. Dadang  Hermawan,” kata Prof. Bandem. 
 
Diawali dengan 40 mahasiswa baru dan menempati sebuah ruko di Jl, Pulau Kawe, Denpasar, kemudian tahun berikut dengan membludaknya mahasiswa baru, STIKOM Bali pindah lokasi ke sebuah ruko di Jl. Teuku Umar  hingga akhir menempati kampus sendiri di kawasan Renon, Denpasar dan kampus Jimbaran.  Saat ini jumlah mahasiswanya sekitar 6.500 orang. “Butuh waktu 2 tahun untuk memperjuangkan STIKOM Bali menjadi institut,” pungkas Prof. Bandem dengan wajah berbunga-bunga. /uni
wartawan
Arief Wibisono
Category

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Tegaskan Rp32,45 Miliar untuk Revitalisasi 94 Sekolah

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karangasem mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 32,45 miliar untuk merevitalisasi 94 satuan pendidikan pada Tahun Anggaran 2026. Hal itu terungkap dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pelaksanaan Revitalisasi Satuan Pendidikan yang dibuka langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, di Aula Mall Pelayanan Publik (MPP) Karangasem pada Kamis (10/9/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bos PMA Asal India Kabur Bawa Ratusan Miliar, Komisaris Serahkan Mobil Mewah ke Polda Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Aksi investasi bodong berkedok jual beli emas kembali menelan ratusan korban di Indonesia. Direktur Utama PT Nellafa Refinery and Bullion sekaligus PT Nellafa Fine Jewellery, Jaya Krishna Reddy, warga negara asing (WNA) asal India, dilaporkan kabur ke luar negeri setelah melarikan dana dan emas nasabah yang diperkirakan mencapai ratusan miliar rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerebek Bandar Sabu Polisi Temukan Senpi

balitribune.co.id | Singaraja - Satresnarkoba Polres Buleleng menangkap seorang petani berinisial MN (50) di rumahnya, Banjar Dinas Tamblingan, Desa Munduk, Banjar, Buleleng (3/9/2026). Penangkapan tersangka pengedar sabu ini justru membuka kasus pidana lain setelah polisi menemukan senjata api (senpi) rakitan beserta delapan butir amunisi ilegal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.