Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menghilang Dua Hari, Sudarsana Pingsan di Pinggir Sungai

EVAKUASI
PINGSAN - Ditemukan pingsan dan lemas di semak-semak, Sudarsana dievakuasi ke Puskesmas.

BALI TRIBUNE -  Seorang pemuda ditemukan dalam kondisi lemas dan tak sadarkan diri di pinggir sungai Pakerisan, Petemon, Pejeng Kelod, Kamis (11/5) kemarin. Posisinya nyangkut di semak-semak dalam kondisi tak sadarkan diri. Korban pun langsung dilarikan ke Puskesmas Tampaksiring II lanjut dievakuasi ke UGD RS Sanjiwani Gianyar.

Dari keterangan yang diterima Bali Tribune, pemuda itu ditemukan warga  yang hendak melakukan aktivitas di aliran Sungai Pakerisan, Mendapati sesosok manusia  di semak-semak pinggir sungai, warga beramai-ramai mendekat. Atas temuan itu, warga bersama pecalang setempat melakukan evakuasi dan langsung melarikan korban ke Puskesmas Tampaksiring II. “Penemuan itu langsung dilaporkan ke Bimas dan Babinsa Pejeng Kelod,” terang salah seorang warga I Nyoman Pujawan.

Pada tubuh korban didapatkan identitas korban dari KTP di saku celananya atas nama Wayan Sudarsana (21) dengan alamat Lampung. Penemuan laki-laki  ini langsung menyebar ke sekitar kawasan di sepanjang aliran Tukad Pakerisan. Hingga akhirnya salah seorang warga asal Banjar Bandung, Bitera, Gianyar, atas nama Nengah Sumerta mengakui jika laki-laki itu adalah sanak keluaragnya. Malah disebutkan jika korban sudah sejak 2 hari lalu hilang dari rumahnya. “Sejak dua hari lalu, dia meninggalkan rumah tanpa pemberitahuan jelas,” ujarnya. Sumerta sudah berupaya mencari ke sejumlah sanak keluarganya dan teman-teman korban, namun tak kunjung mendapatkan jawaban. Hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi lemas di pinggir sungai Pakerisan, Patemon.

Kondisi Sudarsana yang masih dalam kondisi tak sadarkan diri kemudian dirujuk ke UGD RS Sanjiwani Gianyar. Sejumlah sanak saudaranya tampak menungguinya. Belum jelas apa motif yang bersangkutan meninggalkan rumah pamannya di kawsan Bandung, Bitera, Gianyar.

Kepala BPBD Gianyar AA Oka Digjaya membanarkan adanya penemuan warga dalam kondisi lemas itu. Setelah mendapatkan laporan, pihaknya pun langsung menerjunkan petugas BPBD ke lokasi untuk membantu melakukan evakuasi. “Hingga saat ini kondisinya masih lemas dan belum sadarkan  diri. Dia masih dalam perawatan di UGD RS Sanjiwani," pungkasnya.

wartawan
redaksi
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.