Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menghilang Sehari, Tewas Tergantung

Bali Tribune/ EVAKUASI - Petugas saat mengevakuasi korban.
Balitribune.co.id | Gianyar - Di tengah rasa was-was dengan lonjakan a warga Tegallalang justru dikejutkan dengan temun sesosok mayat tergantung di tegalan, Rabu (10/6). Korban yang diketahui bernama Ni Ketut Pondok atau Dadong Pondok ini, saat ditemukan sudah tidak bernyawa. Pihak keluarga menerima musibah ini, lantaran korban menderita depresi.
 
Rabu sekitar pukul 08.00 Wita, Ni Wayan Ariani (38) kaget menyaksikan sesok tubuh tergantung di pohon Sawo. Wayan yang hendak menghaturkan sesajen itu langsung berteriak dan didatangi oleh I Wayan Pariasa (51) yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Ariani yang terlihat shock itu lantas diantar Pariasa ke jalan raya depan Lapangan Umum Tegallalang dan dekat Pasar.
 
Warga pasar dan sekitarnya langsung berkerumun lantaran penasaran melihat Ariani dipapah Pariasa ke Jalan raya. hingga berita tersebar ada mayat tergantung, anak korban I Nyoman Widnyana (49) datang, lanjut bersama Pariasa masuk ke kebun. menyusul Petugas kepolisan dari Polsek Tegallalang juga berdatangan ke Lokasi. Dibantu oleh warga, Dadong Pondok yang sudah tidak beryawa itu lantas diturunkan oleh petugas kepolisian. Menghindari kerumuan, mayat korban langsung dievakusi ke rumah duka. "Korban atas nama Ni Ketut Pondok. Menghindari kerumunan warga dan atas pemintaan keluarga, mayat korban dievakuasi ke rumah duka oleh petugas yang Ber-APD untuk memastikan protokol kesehatan juga berjalan," ungkap Kapolsek AKP I Ketut Sudita.
 
Setelah dilakukan oleh TKP dan meminta keterangan sejumlah saksi, sebut Kapolsek Sudita, korban dipastikan sudah meninggal dunia saat ditemukan tergantung dengan seutas tali plastik warna biru. Dari peneriksaa tim medis Puskesmas Tegallalang, tidak ditemukan tandatanda kekerasan. "Pihak keluarga korban menegaskan menerima musibah ini. Pihak keluarga juga mengakui jika korban selama ini menderita depresi berat dan sempat menghilang sehari," terang Kapolsek singkat. 
wartawan
Nyoman Astana
Category

WFH Jumat di Denpasar, Layanan Publik Tetap Normal

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar resmi memberlakukan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat mulai 10 April 2026. Meski demikian, seluruh sektor pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi normal di kantor (Work From Office/WFO) guna menjamin kebutuhan masyarakat tidak terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Sinergi Media, Sekwan Bangli Tukar Inovasi dengan DPRD Manado

balitribune.co.id | Bangli - Sekretariat DPRD Kabupaten Bangli melakukan kunjungan kerja ke Sekretariat DPRD Kota Manado pada Kamis (9/4/2026). Adapun tujuan kunjungan ini dalam rangka memperkuat kinerja kelembagaan, khususnya dalam hal dukungan pemberitaan oleh media.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Paripurna LKPJ 2025, DPRD Bangli Beri Rekomendasi Penguatan PAD dan Digitalisasi

balitribune.co.id | Bangli - DPRD Kabupaten  Bangli, menggelar rapat paripurna dengan agenda penyampaian rekomendasi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Kepala Daerah atas pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 pada Kamis (9/4/2026). Rapat dipimpin Ketua DPRD Bangli, Ketut Suastika didampingi Wakil Ketua I Nyoman Budiada. Dihadiri Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Kriminal Libatkan WNA di Bali Turun

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali mencatat kasus kriminal yang melibatkan warga negara asing (WNA) pada periode Januari hingga April 2026 turun 23 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025. Data tersebut menjadi dasar penegasan bahwa situasi keamanan di kawasan wisata Pulau Dewata tetap aman dan kondusif bagi wisatawan, termasuk turis mancanegara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.