Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Meningkat 13,9 Poin, Indeks Inovasi Daerah Tabanan Raih Peringkat 3 se-Bali

rakor
Bali Tribune / Pelaksanaan Rapat koordinasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali bersama BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali

balitribune.co.id | Tabanan - Upaya Pemerintah Kabupaten Tabanan membangun pemerintahan dan pelayanan publik berbasis riset dan inovasi menunjukkan perkembangan positif. Berdasarkan hasil self assessment sementara Indeks Inovasi Daerah (IID) Tahun 2026, Kabupaten Tabanan meraih skor 82,16, meningkat 13,90 poin dibandingkan capaian tahun 2025, sekaligus menempatkan Tabanan pada peringkat ketiga se-Provinsi Bali.

Perkembangan tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam koordinasi Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Bali bersama BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali mengenai peningkatan kualitas, kuantitas dan validitas pelaporan data inovasi daerah pada Kamis (10/9). Pertemuan juga menghadirkan Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia melalui pertemuan daring (Zoom Meeting).

Koordinasi tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan berbagai inovasi yang dilakukan pemerintah daerah tidak hanya tercatat dalam sistem pelaporan, tetapi memiliki data yang akurat, bukti dukung yang lengkap serta dapat dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, inovasi yang berkembang di daerah dapat menjadi dasar evaluasi dan perumusan kebijakan yang memberikan manfaat lebih nyata bagi masyarakat.

Selain membahas strategi peningkatan kualitas pelaporan, forum juga memaparkan perkembangan sementara Skor Indeks Inovasi Daerah (IID) masing-masing Kabupaten/Kota berdasarkan self assessment.

Untuk Kabupaten Tabanan, skor sementara IID Tahun 2026 mencapai 82,16. Capaian tersebut meningkat signifikan sebesar 13,90 poin dibandingkan tahun 2025 dan membawa Kabupaten Tabanan berada di posisi ketiga dari seluruh Kabupaten/Kota se-Bali.

Peningkatan tersebut menjadi gambaran adanya penguatan dalam penyelenggaraan inovasi di Kabupaten Tabanan, sekaligus menjadi motivasi untuk terus memperbaiki kualitas inovasi dan tata kelola pelaporannya.

Bupati Tabanan Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E., M.M. saat dikonfirmasi pada Sabtu (12/9) mengapresiasi capaian tersebut sebagai hasil dari kerja bersama seluruh perangkat daerah dan pemangku kepentingan dalam mendorong budaya inovasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tabanan.

“Peningkatan Indeks Inovasi Daerah ini tentu menjadi kabar baik sekaligus motivasi bagi Pemerintah Kabupaten Tabanan untuk terus bergerak melakukan pembenahan dan menciptakan inovasi yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Capaian ini bukan sekadar angka atau peringkat, tetapi menjadi gambaran dari komitmen kita untuk menghadirkan tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik yang semakin efektif, adaptif dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat,” ujar Bupati Sanjaya.

Menurut Bupati Sanjaya, inovasi daerah harus diarahkan untuk menyelesaikan persoalan yang dihadapi masyarakat. Karena itu, setiap inovasi diharapkan tidak berhenti pada gagasan maupun administrasi pelaporan, tetapi dapat diterapkan secara berkelanjutan dan memberikan dampak yang dapat dirasakan masyarakat.

“Kita ingin inovasi tumbuh dari kebutuhan masyarakat. Apa yang dilakukan pemerintah harus mampu memberikan solusi, mempermudah pelayanan, meningkatkan efisiensi, memperkuat perekonomian dan pada akhirnya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Semangat ini sejalan dengan upaya mewujudkan Tabanan Era Baru yang Aman, Unggul dan Madani,” tegasnya.

Dalam koordinasi BRIDA se-Bali tersebut, peningkatan kualitas data menjadi salah satu perhatian utama. Data inovasi yang dilaporkan diharapkan tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi juga menggambarkan kondisi pelaksanaan inovasi secara faktual.

Sejumlah aspek yang menjadi perhatian meliputi kelengkapan data dukung, ketepatan penginputan, kesesuaian dokumen dengan indikator inovasi, serta proses verifikasi dan validasi.

Kesamaan pemahaman antara BRIDA Provinsi Bali, BRIDA Kabupaten/Kota dan perangkat daerah juga dinilai penting agar proses pelaporan berjalan konsisten dan mampu menghasilkan data inovasi yang berkualitas.

Aspek kuantitas turut menjadi perhatian dengan mendorong perangkat daerah untuk lebih aktif mengidentifikasi, mendokumentasikan dan melaporkan berbagai inovasi yang telah dilaksanakan. Langkah tersebut diperlukan agar potensi inovasi yang tersebar di seluruh wilayah Bali dapat tercatat secara lebih optimal.

Kepala BRIDA Kabupaten Tabanan, I Gusti Ngurah Darma Ariantha, S.STP., M.Si., menyampaikan bahwa capaian IID Tabanan tahun 2026 menjadi dorongan untuk memperkuat ekosistem inovasi secara berkelanjutan.

“Capaian skor IID Tabanan sebesar 82,16 dan berada pada peringkat ketiga se-Bali merupakan hasil dari proses dan kerja bersama. Namun, bagi kami capaian ini bukan tujuan akhir. BRIDA Tabanan akan terus mendorong perangkat daerah untuk mengembangkan inovasi yang benar-benar menjawab persoalan, meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Darma Ariantha.

Darma Ariantha menegaskan, upaya mewujudkan Kabupaten Tabanan sebagai Kabupaten Terinovatif membutuhkan konsistensi seluruh perangkat daerah dalam menciptakan, menerapkan, mendokumentasikan dan mengevaluasi inovasi.

“Kami terus melakukan pendampingan, koordinasi, penguatan data dukung serta memastikan setiap inovasi memiliki proses dan hasil yang jelas. Yang paling penting adalah bagaimana inovasi tersebut tidak hanya memenuhi indikator penilaian, tetapi benar-benar menjadi solusi bagi masyarakat. Ketika inovasi mampu mempercepat pelayanan, mempermudah akses masyarakat, meningkatkan efisiensi dan menyelesaikan persoalan di lapangan, maka di situlah nilai sebenarnya dari inovasi daerah,” jelasnya.

Koordinasi bersama BRIDA Kabupaten/Kota se-Bali dan BSKDN Kemendagri juga memperkuat pemahaman bahwa data inovasi daerah memiliki fungsi yang lebih luas daripada sekadar kebutuhan penilaian IID.

Data yang valid dan terukur dapat menjadi basis informasi dalam mengevaluasi keberhasilan program, menentukan kebijakan, mengidentifikasi persoalan serta merancang intervensi pembangunan yang lebih tepat sasaran.

Karena itu, setiap inovasi yang dilaksanakan pemerintah daerah diharapkan memiliki dokumentasi yang jelas mulai dari permasalahan yang dihadapi, gagasan solusi, proses penerapan hingga hasil dan dampaknya terhadap masyarakat.

Bagi Kabupaten Tabanan, peningkatan skor IID sebesar 13,90 poin menjadi momentum untuk mempercepat penguatan budaya inovasi di seluruh perangkat daerah. Peningkatan tersebut sekaligus menjadi tantangan agar capaian tahun 2026 dapat terus ditingkatkan melalui inovasi yang berkualitas dan berkelanjutan.

BRIDA Kabupaten Tabanan bersama seluruh perangkat daerah akan terus memperkuat koordinasi, pendampingan dan pengelolaan data inovasi sebagai bagian dari upaya membangun pemerintahan yang adaptif, responsif dan berbasis pengetahuan.

Pada akhirnya, keberhasilan inovasi daerah tidak semata-mata diukur dari tingginya skor atau peringkat, tetapi dari sejauh mana inovasi mampu menghadirkan perubahan, memperbaiki pelayanan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Tabanan. 

wartawan
KSM
Category

Vaksinasi Rabies Sasar 15 Banjar di Desa Ketewel

balitribune.co.id I Gianyar - Dinas Pertanian Kabupaten Gianyar menggenjot cakupan vaksinasi rabies anjing di Gianyar. Kali ini vaksinasi  serentak digelar di 15 Banjar di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Rabu (8/7/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 08.30 Wita itu merupakan bagian dari program vaksinasi massal yang berlangsung pada 6–15 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click

Proyek Pembangunan PSEL Denpasar Raya Resmi Dimulai, Jaya Negara Sampaikan Terima Kasih kepada Pemerintah Pusat

balitribune.co.id I Denpasar - Upaya mewujudkan sistem pengelolaan sampah modern dan berkelanjutan di Bali memasuki babak baru. Proyek Pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya resmi dimulai melalui seremoni peresmian pembangunan (groundbreaking) yang ditandai dengan menuangkan sampah ke tempat pembuangan sampah di Kawasan Kelurahan Pedungan, Denpasar Selatan, Rabu (8/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pelestarian Budaya Tak Cukup Seremonial, Pemkab Badung Kembali Gelontorkan Dana Rp75 Juta untuk Karya Adat di Bongkasa

balitribune.co.id | Mangupura - Komitmen Pemerintah Kabupaten Badung dalam menjaga keberlangsungan tradisi dan budaya Bali kembali diwujudkan melalui bantuan dana untuk pelaksanaan upacara adat. Namun, di tengah derasnya arus modernisasi dan tekanan terhadap eksistensi budaya lokal, dukungan pemerintah dinilai tidak boleh berhenti pada seremoni penyerahan bantuan semata.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Sutjidra Salurkan Bantuan Irigasi Rp3,6 Miliar untuk 30 Subak di Buleleng

balitribune.co.id i Singaraja - Pemerintah Kabupaten Buleleng terus memperkuat sektor pertanian melalui penyaluran bantuan sarana dan prasarana irigasi kepada 30 kelompok Subak yang berada di kawasan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B). Bantuan yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) senilai lebih dari Rp3,6 miliar tersebut diserahkan oleh Bupati Buleleng I Nyoman Sutjidra, Rabu (8/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Jembrana Lantik 5 Kepala OPD di TPA Peh

balitribune.co.id I Negara - Lima Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Definitif resmi dilantik oleh Bupati Jembrana pada Selasa (7/7/2026) sore. Menariknya, prosesi pengambilan sumpah jabatan pejabat eselon II ini digelar dengan suasana yang tidak biasa dan sarat akan pesan mendalam, yakni di tengah Tempat Pengolahan Akhir (TPA) Peh, Desa Kaliakah, Kecamatan Negara. 

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Hadiri Groundbreaking PSEL Denpasar Raya, Target Beroperasi Akhir 2027

balitribune.co.id | Denpasar - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Denpasar Raya di kawasan Pelabuhan Benoa, Denpasar, Rabu (8/7/2026). Proyek kolaborasi lintas sektor ini ditargetkan rampung dalam 15 bulan dan mulai beroperasi pada akhir 2027 sebagai solusi pengelolaan sampah berbasis energi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.