Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menkeu Proyeksikan Pertumbuhan Semester II Lebih Tinggi

ekspor
Bambang Brodjonegoro

Jakarta, Bali Tribune

Menteri Keuangan Bambang Brodjonegoro memproyeksikan perekonomian nasional bisa tumbuh lebih tinggi pada semester II-2016 atau mencapai kisaran 5,3 persen yang didukung kinerja dari konsumsi rumah tangga dan investasi.

“Harapannya dengan menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga dan investasi,” kata Bambang di Jakarta, Kamis (21/7). Bambang menjelaskan pemerintah akan berupaya untuk menjaga konsumsi rumah tangga dengan menjaga daya beli masyarakat, agar kontribusinya kepada pertumbuhan ekonomi tetap stabil hingga akhir tahun.
Selain itu, sektor investasi diharapkan bisa memberikan dampak kepada perekonomian melalui percepatan belanja modal pemerintah dan kontribusi swasta sebagai dampak awal dari program amnesti pajak. “Penyerapan yang lebih besar pada semester dua plus dampak awal investasi swasta dengan amnesti pajak, meski mungkin sebagian realisasinya berdampak pada tahun depan, akan membantu pertumbuhan,” tuturnya.
Namun, sektor ekspor impor nasional belum bisa diharapkan sepenuhnya untuk mendukung pertumbuhan karena berkurangnya permintaan akibat lesunya perekonomian global dan lemahnya harga komoditas. “Kalau mengharapkan ekspor tumbuh positif sepertinya agak berat karena perekonomian global melemah dan harga komoditas sedang jelek,” ucap Bambang.
Meskipun demikian, ada peluang perbaikan kinerja perdagangan pada semester II-2016 yaitu melalui ekspor barang konsumsi dan produk bernilai tinggi serta impor barang modal yang dibutuhkan untuk mendukung investasi.

Bambang menegaskan proyeksi pertumbuhan ekonomi semester II-2016 harus diupayakan untuk mencapai asumsi akhir tahun 5,2 persen, karena perekonomian semester I diperkirakan hanya mencapai lima persen. “Konsumsi rumah tangga meskipun turun tapi relatif stabil di semester satu. Yang berat, ekspor impor masih negatif. Kondisi ini ikut berpengaruh ke investasi, yang masih tumbuh, tapi dibawah yang diharapkan,” ujarnya.

wartawan
habit
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.