Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menlu Kolombia dan 27 Walikota akan Kunjungi Bali

Bali Tribune/ BERTEMU - Duta Besar Kolombia Juan C. Valencia saat menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/3) pagi.

Denpasar, Bali Tribune - Keberhasilan Bali menjadi sebuah destinasi pariwisata yang mendunia mengundang ketertarikan banyak pihak untuk berkunjung dan belajar ke Bali. Yang terbaru adalah pemerintah Kolombia yang berniat mengadakan kunjungan resmi termasuk bertemu dengan Gubernur Bali Wayan Koster untuk mempererat hubungan. Menteri Luar Negeri Kolombia Maria Angela Holguin akan melihat Bali dari dekat pada bulan April mendatang. Sementara di bulan Maret ini sebanyak 27 walikota se-Kolombia juga berencana untuk melakukan studi banding ke Bali. Kabar baik ini disampaikan Duta Besar Kolombia Juan C. Valencia saat menemui Gubernur Bali Wayan Koster di Ruang Tamu Gubernur, Kantor Gubernur Bali, Jumat (15/3) pagi. Dubes Juan mengatakan kunjungan Menlu Kolombia sejalan dengan kebijakan pemerintah Kolombia yang sedang mendorong orange economy atau ekonomi kreatif. Mereka menilai Bali sebagai salah satu daerah yang berhasil mengembangkan ekonomi kreatif dengan sangat baik. “Beliau (Menlu Kolombia) ingin melihat Ubud dan berkunjung ke destinasi-destinasi wisata lain yang berhasil di Bali,” ujar Dubes Juan. Ia menambahkan pemerintah Kolombia juga ingin belajar bagaimana mengelola eco-tourism. Bahkan ke depan, Bali diharapkan bisa melakukan kerjasama sister city dengan salah satu destinasi wisata andalan di Kolombia, yakni kota Cartagena. Cartagena adalah salah satu destinasi wisata yang terletak di kepulauan Karibia yang terkenal dengan bangunan bersejarah. “Kita ingin sama-sama belajar tentang pariwisata,” tukasnya. Di bidang pendidikan pemerintah Kolombia juga menawarkan untuk memberikan kursus bahasa spanyol gratis selama empat bulan untuk masyarakat Bali. Program ini menurutnya tahun lalu sudah dijalankan di ITB dan selanjutnya Ia ingin berharap bisa dilakukan di Bali untuk menambah keterampilan para pemandu pariwisata di Bali. Gubernur Bali Wayan Koster menyambut baik rencana kedatangan tamu negara ke Bali. Ia menyatakan akan dengan senang hati bertemu dengan Menlu Kolombia pada bulan April mendatang. “Sebuah kehorrmatan dan saya pasti akan menerima kedatangan beliau di pulau dewata ini,” kata Ketua DPD PDIP Provinsi Bali ini. rls 

wartawan
Redaksi
Category

Pertalite Langka di Tabanan, Pengendara Terpaksa Beralih ke Pertamax

balitribune.co.id I Tabanan – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite di wilayah Kota Tabanan dan sekitarnya memaksa para pengendara beralih membeli Pertamax yang berharga lebih mahal.

Kelangkaan ini dipicu oleh tersendatnya pasokan pengiriman bahan bakar bersubsidi tersebut ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) sejak beberapa hari terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

Minim Kontribusi ke PAD, DPRD Tabanan Soroti Suntikan Modal pada Perumda Sanjayaning Singasana

balitribune.co.id I Tabanan – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tabanan menyoroti secara tajam rencana suntikan modal daerah bagi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Sanjayaning Singasana yang dinilai masih minim memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Evaluasi kritis itu muncul dalam Rapat Kerja Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) di Kantor DPRD Tabanan pada Kamis (27/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Stunting Lewat Sinergi Ketahanan Pangan dan Dashat

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya pencegahan stunting berbasis keluarga terus diperkuat melalui sinergi ketahanan pangan keluarga, Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat), keamanan pangan, serta pengelolaan sampah berbasis sumber. Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan Tim Poltekkes Kemenkes Denpasar di Desa Kesiman Kertalangu, Kecamatan Denpasar Timur, sepanjang Juli hingga September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cetak Desainer Muda, BI Bali Dorong Wastra Lokal Go Global

balitribune.co.id I Denpasar - Masa depan wastra Bali tidak hanya ditentukan oleh kemampuan mempertahankan warisan budaya, tetapi juga keberanian generasi muda untuk mengolahnya menjadi karya yang relevan dengan perkembangan zaman. 

Dari tangan para desainer muda, kain tradisional tidak sekadar menjadi simbol budaya, tetapi dapat berkembang menjadi produk fesyen bernilai ekonomi dan mampu menembus pasar global.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.