Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menparekraf Sebut Metaverse yang Ditampilkan DTE Mendukung Penguatan Produk Ekonomi Kreatif

Bali Tribune / DESTINASI - Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno kagum melihat destinasi wisata super prioritas Indonesia di area Tunnel of Wonders DTE
balitribune.co.id | BadungDigital Transformation Expo (DTE) yang berlangsung 13-17 November 2022 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung diapresiasi berbagai pihak baik pemerintah, industri dan masyarakat umum. Pasalnya, pameran mengenai perkembangan transformasi digital negara anggota G20 ini menampilkan kekayaan dan keindahan alam Indonesia salah satunya destinasi wisata super prioritas di Tanah Air. 
 
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Republik Indonesia, Sandiaga Salahuddin Uno usai meninjau Digital Transformation Expo mengaku sangat kagum melihat sejumlah destinasi wisata super prioritas seperti Likupang, Borobudur, Labuan Bajo, Danau Toba dan Mandalika yang ditampilkan di pameran ini secara digital.
 
"Ini (DTE) sih keren banget ya, saya lagi memikirkan bagaimana bisa menjadi permanent establishment karena ini kita sangat apresiasi Kominfo kerjasamanya dengan dunia usaha. Ada lima destinasi super prioritas yang memang kami sedang tampilkan, promosikan. Ini (di DTE) berasa banget kita ada di Danau Toba, Labuan Bajo, Mandalika, Borobudur dan Likupang. Jadi seandainya bisa tercapai kesepakatan kita mesti gunakan digital targeting dan segmenting secara marketing ini untuk memasarkan lima destinasi super prioritas ini," ucapnya.
 
Pihaknya akan menugaskan Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf dengan tim dari Kominfo dan partner yang menyajikan transformasi ini. "Metaverse yang ditampilkan ini (DTE) akan mendukung program-program penguatan produk ekonomi kreatif kita, musik, film juga ekosistem ekonomi digital. Ini sangat luar biasa dalam penciptaan 4,4 juta lapangan kerja baru di tahun 2024," sebut Menparekraf. 
 
Sejak dibuka secara resmi oleh Menkominfo Johnny G. Plate pada Minggu 13 November 2022, DTE sudah dikunjungi kalangan pemerintahan, industri, lembaga pendidikan dan masyarakat umum. Pengunjung didampingi petugas yang berjaga di setiap area pameran. Mengingat, DTE dibagi menjadi enam area yang menampilkan transformasi digital di Indonesia dan negara-negara G20. 
 
Di area pertama yaitu Into the New Era, pengunjung dibantu oleh petugas bernama Maria yang menjelaskan terkait vidoe yang ditampilkan di area ini. Area pertama DTE menyambut para pengunjung dengan sebuah cuplikan video yang menggambarkan lahirnya era digital. Dimana, dunia fisik dan dunia virtual terus bergerak menjadi sebuah kesatuan. 
 
Hal ini seiring dengan langkah memasuki era baru dalam digitalisasi global. Dimana dunia bergerak maju oleh inovasi dan kreativitas, kolaborasi antara sektor publik dan swasta menjadi kunci untuk mewujudkan sebuah transformasi digital yang inklusif, memberdayakan dan berkelanjutan. "Kami menyambut anda untuk turut serta mewujudkannya bersama memulai perjalanan transformasi digital dalam harmoni," ujar petugas Maria. 
 
Selanjutnya pengunjung memasuki area kedua yakni Tunnel of Wonders sebuah pertunjukkan keindahan alam Indonesia yang disuguhkan dengan teknologi visual imersif. Dinamakan The Tunnel of Wonders karena terowongan digital ini membawa pengunjung ke lima destinasi pariwisata super prioritas di Nusantara. Di ujung terowongan digital tersebut terdapat sebuah area interaktif, dimana setiap pijakan pengunjung akan diiringi dengan visualisasi. 
 
Kemudian area ketiga atau zona utama yakni The Digital Archipelogo. Zona utama pertunjukkan DTE ini menggambarkan perjalanan transformasi digital Indonesia secara komprehensif. Selama sepuluh menit, pengunjung akan menyaksikan visualisasi transformasi digital Indonesia yang meliputi pencapaian-pencapaian Indonesia dalam empat pilar. Diantaranya, infrastruktur digital, pemerintahan digital, masyarakat digital dan ekonomi digital. Area keempat adalah G20 sinergi yang menampilkan transformasi digital di delapan negara. 
 
Di area kelima yakni The Trail of Digital Metamorphosis adalah area permainan interaktif yang memberikan gambaran makna dari ajang DTE. Area interaktif ini terinspirasi dari Kawung, sebuah pola batik tradisional yang mempresentasikan siklus hidup dengan keberadaan kunang-kunang sebagai penggambaran metamorphosis Indonesia yang telah melalui tahapan-tahapan transformasi digital hingga seperti sekarang. Pengunjung dapat berjalan-jalan di area ini dengan diiringi kilauan-kilauan indah yang juga melambangkan keindahan panorama Indonesia. Area keenam adalah Metaverse Corner.
wartawan
YUE
Category

Mandalika Racing Series, Astra Motor Racing Team Sapu Bersih 7 Podium

balitribune.co.id | Mandalika - Astra Motor Racing Team (ART) kembali menunjukkan taji di kancah balap nasional. Di bawah naungan Astra Motor, tim ini berhasil memborong tujuh podium dalam putaran ketiga Kejuaraan Nasional Mandalika Racing Series yang berlangsung pada 25–26 Juli 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tanah Lot Art and Food Festival VII Digelar Akhir Agustus 2026

balitribune.co.id I Tabanan – Manajemen Daya Tarik Wisata (DTW) Tanah Lot bersiap menggelar Tanah Lot Art and Food Festival VII yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Agustus 2026.

Festival tahunan ini dirancang untuk menghadirkan perpaduan harmonis antara pertunjukan seni budaya, hiburan rakyat, serta sajian kuliner khas Bali yang melibatkan langsung para pelaku UMKM lokal.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Disertai Angin Kencang Terjang Wilayah Dawan, Picu Kerusakan Bangunan hingga Jalan Longsor

balitribune.co.id I Semarapura - Cuaca ekstrem berupa curah hujan tinggi yang disertai angin kencang menerjang wilayah Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung sejak Minggu malam (26/7/2026) pukul 23.00 WITA hingga Senin pagi (27/7/2026) pukul 05.00 WITA.

Peristiwa alam tersebut memicu sejumlah kerusakan bangunan warga hingga bencana tanah longsor di beberapa titik.

Baca Selengkapnya icon click

Badung Mulai Ground Breaking JLS dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung resmi memulai mega proyek infrastruktur jalan untuk mengurai kemacetan di kawasan wisata. Langkah ini ditandai dengan seremoni Ground Breaking Pembangunan Jalan Lingkar Selatan (JLS) dan Shortcut Berawa–Umalas–Kedampang–Teuku Umar Barat dengan total anggaran mencapai Rp 2,9 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.