Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mentan Dukung Bali Kembangkan Pertanian Organik

Bali Tribune/ Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menandatangani nota kesepahaman dengan Gubernur Bali terkait Program Sapi Kerbau Komoditas Andalan Negeri.
balitribune.co.id| Denpasar - Gubernur Bali Wayan Koster mengatakan bersyukur Menteri Pertanian mendukung keinginan lebih fokus mengembangkan pertanian organik pada 2020.
 
"Astungkara, Pak Menteri sangat men-'support' apa yang direncanakan 2020. Karena kami betul-betul ingin mendorong pertanian dari dulu sampai hilir," ujar Koster saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan komitmen Kementerian Pertanian mendorong kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan di Bali itu, di Wantilan Kertasabha, Denpasar, Sabtu lalu.
 
Sektor pertanian, katanya, seperti dilansir Antara, sebagian besar menjadi sumber kehidupan masyarakat Bali.  Oleh karena itu, harus benar-benar dilakukan secara serius, sampai pada nilai ekonomi yang bisa dinikmati masyarakat lebih optimal untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
 
Untuk menggalakkan pertanian organik, pihaknya akan melibatkan semua komponen masyarakat, termasuk pihak desa adat, supaya cepat perkembangannya di desa-desa.
 
"Kami akan mendorong desa adat mengeluarkan 'perarem' atau kesepakatan adat tertulis, supaya masyarakat di desa itu lebih cepat melaksanakan karena dengan sistem ini lebih berkualitas dan lebih sehat," ucapnya.
 
Orang nomor satu di Bali itu, menambahkan Bali memiliki banyak potensi produk pertanian yang unggul, di antaranya manggis bali, salak bali, jeruk bali, dan kopi bali.
 
Bahkan, manggis dari Pulau Dewata diminati masyarakat China. Total kebutuhan China 9.000 ton per tahun, Bali baru bisa mencukupi 4.000 ton.
 
"Kami akan mendorong semakin banyak produk pertanian yang diekspor, termasuk dalam hilirisasi produk pertanian dengan mengembangkan industri olahan sehingga tidak ada produk pertanian yang sampai terbuang," ucap Koster. 
 
Sementara Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo menyatakan mendukung penuh rencana Pemerintah Provinsi Bali untuk lebih fokus mengembangkan sistem pertanian organik.
 
"Kita dukung penuh, sepenuh-penuhnya. Organik itu menjadi bagian-bagian yang didorong oleh dunia dengan mengurangi 'chemical' yang ada. Tidak berarti 'chemical' jelek, karena kita butuhkan juga untuk kuantitas yang lebih banyak," katanya saat menghadiri penandatanganan nota kesepahaman terkait dengan komitmen Kementerian Pertanian mendorong kegiatan pertanian, perkebunan, dan peternakan di Bali itu, di Wantilan Kertasabha, Denpasar, Sabtu.
 
Dengan menggunakan sistem pertanian organik, menurut dia, kualitas produksi pertanian akan menjadi lebih sehat dan lebih berkualitas, serta yang terpenting memang menjadi pilihan pasar.
 
"Udah 'bener' Pak Gubernur (Bali, red.) mendorong itu (produk pertanian organik, red.) untuk ekspor dan kami siap membantu," ujar pria yang juga mantan Gubernur Sulawesi Selatan itu.
 
Dalam kesempatan itu, ia juga langsung menginstruksikan pada dirjen terkait yang hadir agar menindaklanjuti dengan memberikan Bali bantuan bibit unggul yang diperlukan.
 
Yasin Limpo pun memberikan tantangan bagi Bali untuk meningkatkan nilai ekspor pertanian paling tidak tiga kali lipat dari nilai ekspor sepanjang 2019 yang sekitar Rp530 miliar.
 
"Seluruh Indonesia sesungguhnya punya potensi, jangan tiga kali lipat, 10 kali lipat pun kita miliki. Tidak hanya tiga kali lipat, lima kali lipat pun bisa. Namun, ini harus dikerjakan dari awal, pasarnya dipersiapkan dengan baik," ucapnya pada acara yang juga dihadiri anggota DPD RI Made Mangku Pastika itu.
 
Terkait dengan acara tersebut yang juga diisi penandatanganan nota kesepahaman ekspor beras organik ke Australia antara PT Bali Sri Organik dengan Big Almond Tree, menurut dia, seharusnya bisa dikembangkan lagi ekspor ke negara tetangga lainnya.
 
"Yang kita kirim ini 'kan ke Australia, apa hanya Australia yang butuh kita? Papua Nugini pasti butuh kita, Timor Lester juga butuh kita, mungkin juga di negara-negara Afrika juga butuh kita. Apalagi merek Bali itu punya 'branding' yang luar biasa dan pasti bisa. Oleh karena itu, saya optimistis keinginan Bapak Gubernur tercapai, gas pol saja," ujarnya.
 
Ia menegaskan pertanian masa kini dengan menerapkan berbagai inovasi teknologi atau pertanian 4.0, tidak identik lagi dengan profesi yang mesti bergelut dengan lumpur dan berkeringat.han
wartawan
Hans Itta
Category

Belasan Usaha Wisata Bahari dan Tirta di Bali Kantongi Sertifikat dari LSU

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Bali, I Wayan Sumarajaya menyerahkan sertifikat usaha bidang pariwisata kepada pelaku usaha wisata tirta atau bahari yang tergabung di asosiasi Gabungan Pengusaha Wisata Bahari dan Tirta (Gahawisri) Bali yang berlangsung di Kantor Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Bali, Jumat (12/12).

Baca Selengkapnya icon click

Walikota Jaya Negara Tinjau Perumahan Buana Permai Pascabanjir, Uraikan Langkah Prioritas Tangani Kejadian

balitribune.co.id | Denpasar - Walikota Denpasar, I Gusti Ngurah Jaya Negara, pada Minggu (14/12) siang turun langsung meninjau kondisi wilayah Perumahan Buana Permai, Kelurahan Padangsambian yang sempat terdampak banjir pada Minggu 14 Desember dini hari, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas lumayan tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jasad WNA Tersangkut di Gorong-gorong Tibubeneng, Diduga Terseret Banjir

balitribune.co.id | Mangupura - Warga Jalan Krisnantara, Desa Tibubeneng, Badung, dihebohkan penemuan jenasah tersangkut di gorong-gorong, Minggu (14/12) pagi. Diduga korban yang merupakan seorang warga negara asing (WNA) ini terseret banjir dan nyangkut digorong-gorong yang sempit.

Warga yang melihat keberadaan jenazah dalam gorong-gorong langsung melaporkan kejadian ini ke Tim SAR dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Legian-Kuta Terendam Banjir, Evakuasi Warga dan Turis dengan Perahu Karet

balitribune.co.id | Mangupura - Banjir kembali mengepung sejumlah titik di wilayah Kabupaten Badung, Bali. Banjir yang dipicu oleh hujan lebat dan meluapnya Tukad Mati ini terpantau cukup parah terjadi di kawasan wisata Legian dan Kuta. Akibat bencana ini sejumlah wisatawan dan warga harus dievakuasi menggunakan perahu karet.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berakhirnya Era Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah Suwung

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster) mewanti-wanti secara publik bahwa tempat pembuangan akhir (TPA) yang berlokasi di Suwung akan ditutup permanen pada akhir tahun 2025, bagi Pak Koster, penutupan TPA Suwung ini merupakan pelaksanaan dari perintah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2008 tentang Pengelolaan Sampah, yang mengamanatkan bahwa tempat pembuangan sampah terbuka harus ditutup dan digantikan dengan sistem yang lebih aman dan b

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.