Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menteri Jonan Kunjungi Pos Pantau, Warga di Luar Zona Merah Agar Pulang

KUNJUNGAN - Menteri ESDM, Igmatius Jonan didampingi Bupati Karangasem IGA Mas Sumatri saat mengunjungi Pos Pengamatan Gunung Agung, Kamis (5/7).

BALI TRIBUNE - Menteri ESDM, Ignatius Jonan, Kamis (5/7) mengunjungi Pos Pantau Gunung Agung, di Desa Rendang, Kecamatan Rendang Karangasem. Ditemani Bupati Karangasem, IGA Mas Sumatri dan Sekda Karangasem, I Gede Adnya Mulyadi, Jonan dalam kesempatan itu mengimbau masyarakat di luar zona bahaya yakni di luar radius 4 kilometer dari kawah Gunung Agung agar kembali atau pulang ke rumah masing-masing. "Kita imbau masyarakat yang berada di luar radius 4 kilometer agar kembali ke rumahnya masing - masing," kata Menteri Ignasius Jonan usai menggelar pertemuan di Pos Pantau, kemarin.  Imbauan tersebut disampaikan bukan tanpa pertimbangan. Menurut Jonan, dari Badan Geologi memperkirakan memang potensi erupsi akan terus terjadi, bahkan entah sampai kapan pihaknya tidak mampu memrediksi. Hanya saja, lanjut dia, dari analisa yang ada, secara deformasi masih sangat kecil sehingga tidak terjadi letusan hingga di luar radius yang telah ditetapkan. Disebutkannya, meskipun minggu lalu sempat terjadi letusan strombolian yang melontarkan lava pijar, namun erupsi itu tidak sampai membuat aliran awan panas. Selain itu, dilihat dari foto satelit lava yang keluar saat ini bersifat sangat cair. Kondisi tersebut tidak terlalu berbahaya namun yang sangat berbahaya jika lavanya kental. Berdasarkan analisa tersebut serta dari dari data pemantauan, pihaknya memutuskan zona berbahaya tetap berada di radius 4 kilometer. Ditanya terkait kondisi psikologis para pengungsi yang berada di luar radius 4 kilometer jika dipulangkan, Jonan mengatakan pemahaman warga saat ini dasarnya lebih banyak kekhawatiran daripada bahayanya. Untuk itu pihaknya juga sudah berdiskusi bersama Bupati, Kapolres, Dandim serta yang terlibat dalam penanganan bencana ini untuk melaksanakan sosialisasi yang melibatkan tim vulkanologi untuk dijelaskan kepada masyrakat terkait potensi acaman yang terjadi.

wartawan
redaksi
Category

Kerap Makan Korban, Truk Dilarang Pakir di ACJN Rambut Siwi

balitribune.co.id | Negara - Sejak dilebarkan tahun 2017 lalu, justru sopir truk menggunakan bahu jalan di depan Anjungan Cerdas Jalan Nasional (ACJN) sebagai tempat pakir liar. Tidak sedikit kecelakaan yang memakan korban jiwa terjadi di lokasi. Kini bahu jalan di jalur cepat tersebut dilarang digunakan untuk parkir kendaraan.

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi dengan Polres Jembrana, Astra Motor Bali Gaungkan Kesadaran #Cari_Aman

balitribune.co.id | Negara - Dalam rangka mendukung program Polantas Menyapa yang diinisiasi oleh Polres Jembrana, Astra Motor Bali turut ambil bagian memberikan edukasi safety riding kepada 500 peserta yang terdiri dari komunitas motor, perwakilan sekolah, serta pengemudi ojek online (ojol).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pedagang Sembako Meninggal, BPJAMSOSTEK Denpasar Serahkan Santunan Rp42 Juta Kepada Ahli Waris

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Cabang Bali Denpasar kembali menyerahkan klaim Jaminan Kematian (JKM) kepada peserta informal Almarhum Ni Made Asih seorang pedagang sembako terdaftar sebagai peserta di Kantor Perisai Koperasi Dana Rahayu yang diterima ahli warisnya I Made Sarwa sebesar Rp42 juta.

Baca Selengkapnya icon click

Satgas Pangan Polda Bali Cek Harga Beras

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menjaga stabilitas harga pangan di Provinsi Bali, Satgas Pangan Polda Bali bersinergi dengan Bulog Provinsi Bali dan instansi terkait kembali melakukan sidak terhadap sejumlah retail modern dan Pasar tradisional di Denpasar, Rabu (29/10). Sidak kali ini dipimpin oleh Kanit 3 Subdit I Ditreskrimsus Polda Bali, Kompol. Herson Djuanda didampingi sejumlah pejabat dari instansi terkait.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bosch Sentuhan Teknologi Jerman ke Dapur Modern

balitribune.co.id | Denpasar - Data Bank Indonesia mencatat, Indeks Harga Properti Komersial naik 7,79%, sementara properti residensial tumbuh 0,67% (year-on-year) pada kuartal II 2025. Angka ini menandakan meningkatnya minat terhadap hunian modern—dan sekaligus peluang besar bagi pasar produk rumah tangga premium.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.