Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menuju Desa Aman Pangan, BBPOM Latih Kader Desa

Bali Tribune/ PELATIHAN - Penggunaan test bagi kader desa oleh BBPOM Denpasar di gedung diklat RSJ Provinsi Bali di Bangli,


balitribune.co.id | Bangli  - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Denpasar menyelenggarakan bimbingan teknis (bimtek) bagi kader keamanan pangan desa. Bimtek di Gedung Diklat RSJ Provinsi Bali di Bangli ini bertujuan untuk membangun desa yang aman pangan. Kemudian para kader ini nantinya ikut berperan untuk pengawasan di wilayahnya agar tidak adanya penggunaan bahan berbahaya pada pangan. 
 
Kepala BBPOM Denpasar Ni Gusti Ayu Nengah Suarningsih mengatakan, bimtek berlangsung selama dua hari yang dibuka pada Senin (7/6/2021). Adapun bintek menyasar desa yang berpotensi adanya penggunaan bahan kimia. Serta desa yang memiliki kasus stunting. Desa yang terlibat dalam Bintek yakni Desa Tiga, Desa Penglumbaran, Kecamatan Susut, Desa Kayubihi, Desa Pengotan Kecamatan Bangli, Desa Yangapi, Kecamatan Tembuku dan Desa Batur Tengah, Desa Awan, Kecamatan Kintamani. "Untuk penentuan desa kami berkoordinasi dengan Dinas PMD Bangli yang mengetahui kondisi desa," ujarnya, Selasa (8/6/2021).
 
Lebih lanjut disampaikan, masing-masing desa mengirimkan kadernya yang terdiri dari PKK, Karang taruna hingga perangkat desa. Perangkat desa ini masuk dalam tim keamanan desa. "Perwakilan dari desa ini dilatih untuk menjadi kader keamanan panganan. Mereka diberikan pelatihan  termasuk penggunaan alat test kit untuk memastikan pangan yang dikonsumsi bebas dari bahan berbahaya," sebutnya.  
 
Gusti Suarningsih mencontohkan bahan berbahaya diantaranya rhodamin atau pewarna tekstil, formalin, borak. “Peserta bimtek membawa sejumlah sampel pangan. Mereka langsung melakukan pengecekan dengan test kit," ungkapnya.
 
Dengan adanya kader aman pangan diharapkan di desa tersebut warganya dapat mengolah makanan dengan benar. "Kami akan menilai seperti apa penerapan di lapangan. Akan ditentukan nanti satu desa aman pangan untuk mengikuti lomba tingkat nasional tersebut," sebutnya.
 
Sebagia bentuk edukasi BBPOM akan membantu usaha kecil dalam pengur usan izin. 
wartawan
SAM
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.