Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menunggu Kelahiran Buah Hatinya

Stafano Lilipaly

BALI TRIBUNE - Stefano Lilipaly sepertinya masih harus absen membela Bali United pasca kembali dari Timnas Indonesia. Hal tersebut lantaran tidak ada nama dirinya dalam rombongan tim Bali United yang akan bertolak menuju Malang, kemarin. Lilipaly pun mengungkapkan alasannya tidak ikut dalam rombongan tim. Pemain yang tampil gemilang di ajang Asian Games 2018 ini menjelaskan bila dirinya harus menjaga sang istri yang sebentar lagi akan melahirkan anak keduanya. Dirinya juga mengatakan bila kondisi calon buah hatinya tidak dalam kondisi yang optimal dan membuat dirinya harus terus siaga menjaga sang istri. "Kondisi istri saya dan bayinya di kandungan tidak dalam kondisi yang optimal. Istri saya harus tetap tinggal di rumah sakit dan akan melahirkan lebih awal dari jadwal sebelumnya. Maka dari itu saya harus tetap berada di sini untuk menemani istri dan juga anak pertama saya. Saya ingin memastikan semuanya baik-baik saja. Saya tidak bisa ikut ke Malang apabila situasi di sini seperti ini," ujar Lilipaly. Baginya, sepakbola adalah hal yang sangat penting, tapi soal keluarga adalah nomor satu. “Saya juga tidak ingin melewatkan momen kelahiran anak kedua saya karena hal tersebut adalah momen spesial dalam hidup saya. Saya pun berharap tim Bali United mampu bermain maksimal dan membawa pulang poin ke Bali," imbuh Lilipaly. Sementara pelatih kepala Bali United, Widodo Cahyono Putro mengatakan bila dirinya sangat mengerti situasi yang dihadapi Lilipaly saat ini. Dirinya pun tidak ingin memaksakan untuk membawa Lilipaly ke Malang karena takut pemain keturunan Belanda tersebut harus membagi fokusnya untuk tim dan keluarganya. "Ya, Lilipaly tidak kami bawa karena dia harus menemani istrinya yang sebentar lagi akan segera melahirkan. Saya mengerti situasi Lilipaly saat ini dan saya tidak akan paksakan dia untuk ikut away ke Malang. Saya khawatir nantinya fokus Lilipaly terpecah antara membela tim dan menemani istrinya. Semoga saja proses persalinan istri Lilipaly berjalan lancar dan tetap diberikan kesehatan," ujar Coach Widodo.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.