Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menyambung Hidup sebagai Penjual Tisue Keliling

Bali Tribune/ Heri (62) penjual tisu dan masker keliling



balitribune.co.id | Denpasar - Variasi adalah rempah-rempah kehidupan yang memberi sari pada kehidupan. Karena nilai manusia itu ditetapkan dari keberaniannya memikul tanggung jawab, mencintai hidup dengan bekerja, membawanya kepada kegairahan hidup yang paling tersembunyi.

Dan keberanian merealisasikan gagasan beresiko pada kegagalan, tetapi resiko itu harus dipertanggungjawabkan, sebab tanpa keberanian merebut resiko, orang tidak akan melakukan, tidak akan memiliki dan tidak akan menjadi.

Ia hanya selamat dengan menghindari penderitaan dan kesempitan, tetapi samasekali tidak bisa mempelajari, merasakan, mengubah, melangkah maju, memiliki kehidupan yang diinginkan dan mencintai.

Demikian pula dengan Heri (62). Dikala usia senja masih saja terus  mengayuh sepeda miliknya yang tampak mulai berkarat di jalanan kota Denpasar. Meski hanya sebagai penjual tisu dan masker keliling, ia masih bersyukur karena masih dapat melakukan sesuatu yang berarti bagi dirinya juga keluarganya.

Sebab, bagi Heri, pekerjaan sekecil apapun, jika dilakukan dengan hati dan riang kelak membuahkan hasil. Itu sebabnya, meski profesinya hanya sebagai penjual masker dan tisu keliling di jalanan, ia bersyukur karena bisa menikmati hasil keringatnya dengan sukacita walaupun penghasilan hariannya itu tak seberapa.   

Saat ditemui Bali Tribune, Senin (12/9) ia sedang menjajakan dagangannya di seputaran pasar Batan Kendal. Sebagai pedagang keliling, Heri mengaku sudah setahun melakoni profesinya itu.  

Hanya dengan bermodalkan sepeda milik saudaranya, ia berkeliling berjualan masker dan tisu di seputaran pasar Batan Kendal dan Sidakarya. "Awalnya saya pernah kerja di Jakarta, jadi pedagang keliling juga tapi saya diemnya di stasiun. Waktu itu di Jakarta nemenin anak saya sekolah, tapi pas udah lulus saya ajak ke Bali," jelasnya tentang pengalaman di Jakarta dahulu.

Dalam menyambung hidup, Heri pernah jadi buruh bangunan. Namun itu kemudian ditinggalkn karena faktor usia, lalu beralih jadi pedagang keliling. Sambil tersenyum dengan matanya yang mulai sayu, ia mengatakan jika dirinya juga pernah berdagang jajanan keliling.

"Saya pernah kerja bangunan dulunya, tapi karena udah gak kuat lagi. Sempet saya jadi pedagang keliling juga, tapi itu jualan jajanan. Itu harus dipikul tiap hari dan akhirnya saya memutuskan jualan masker sama tisu sekarang,"

Kini, kata Heri, sebagai pedagang masker dan tisu, syukur dalam sehari bisa kantongi Rp100 ribu. Dari penghasilan itu, katanya, separuhnya sebagai modal usaha agar tetap berjualan dan sisanya diberikan kepada sang istri untuk kebutuhan di rumah.

Heri mengaku bahwa walaupun dua orang anaknya telah bekerja namun tak mau berbelas kasih dari anak-anaknya. Itu sebab, walau usianya sudah senja namun tetap bekerja untuk menopang biaya pendidikan anak bungsunya yang masih di SMP.

wartawan
DIR
Category

Prakiraan Cuaca BMKG hingga 2 Maret 2026, Angin Kencang dan Hujan Lebat Landa Bali

balitribune.co.id I Denpasar- Cuaca di Indonesia periode 24 hingga 26 Februari 2026 didominasi oleh kondisi hujan ringan hingga hujan sedang dan angin kencang. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyatakan, berdasarkan prospek cuaca pada periode tersebut Bali sebagai salah satu daerah yang siaga hujan lebat hingga sangat lebat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Deras Landa Nusa Penida, Polisi Atensi Tanah Longsor di Banjar Behu

balitribune.co.id I Semarapura - Hujan deras yang mengguyur wilayah Banjar Behu, Desa Bunga Mekar, Kecamatan Nusa Penida, pada Minggu malam (22/2/2026) sekitar pukul 22.30 Wita, mengakibatkan senderan tembok pekarangan rumah warga roboh dan material batu serta tanah menutup sebagian badan jalan.

Baca Selengkapnya icon click

Pelabuhan Penyeberangan ke Nusa Penida Ditutup Sementara

balitribune.co.id I Semarapura - Aktivitas penyebrangan dari Nusa Penida dihentikan sementara, karena situasi cuaca buruk berupa hujan deras dan angin kencang, Selasa (24/2/2026). Penundaan keberangkatan kapal dimulai sejak Pukul 08.30 WITA. Keputusan ini disampaikan melalui surat resmi Kantor Unit Penyelenggara yang dikeluarkan untuk mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran selama kondisi cuaca tidak kondusif.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hujan Nonstop Rendam Kuta, Brimob Evakuasi Puluhan WNA dari Risata Bali Resort

balitribune.co.id I Mangupura - Puluhan turis warga negara asing (WNA) yang menginap di Risata Bali Resort and Spa, kawasan Pantai Jerman, Badung, terpaksa dievakuasi menggunakan perahu karet pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 08.00 Wita.

Evakuasi dilakukan akibat banjir yang merendam kawasan tersebut setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur Bali selama beberapa hari terakhir. Ketinggian banjir diperkirakan lebih dari 1,2 meter.

Baca Selengkapnya icon click

Kondotel di Cemagi Langgar Aturan Ketinggian Bangunan, Satpol PP Perintahkan Potong

balitribune.co.id I Mangupura - Satpol PP Badung melakukan pemanggilan kedua kepada pihak investor Kondotel di Cemagi, Mengwi, Badung, Selasa (24/2/2026). Dalam pemanggilan tersebut, Satpol PP memerintahkan pihak investor memotong ketinggian bangunannya agar sesuai dengan izin PBG.

Kondotel di Cemagi memiliki ketinggian melebihi PBG dengan 4 lantai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.