Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menyatukan Visi "Bali Bersih Sampah", Ny. Mas Parwata Gencarkan Sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu di Karangasem

gerakan kulkul
Bali Tribune / ROADSHOW - Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, memperluas jangkauan roadshow sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu

balitribune.co.id | Amlapura - Guna memastikan keberhasilan program gotong royong kebersihan lingkungan secara menyeluruh, Ketua TP PKK Kabupaten Karangasem, Ny. Mas Parwata, memperluas jangkauan roadshow sosialisasi Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu. Setelah sukses menyasar empat kecamatan awal, kegiatan edukasi ini dipastikan berlanjut pada hari Kamis dan Jumat mendatang hingga menyentuh seluruh kecamatan di wilayah Kabupaten Karangasem.

Langkah maraton ini diambil untuk menyatukan visi dan langkah para kader PKK serta pengurus Posyandu di setiap sudut kecamatan. Ny. Mas Parwata menekankan bahwa informasi mengenai teknis pelaksanaan harus diterima dengan jelas dan seragam oleh seluruh lapisan pengurus, mulai dari tingkat kabupaten hingga kelompok Dasawisma di banjar-banjar.

"Kami tidak ingin ada informasi yang simpang siur di tengah masyarakat. Melalui sosialisasi hingga hari Jumat nanti, kami memastikan seluruh kecamatan mendapatkan pembekalan yang sama, sehingga saat pelaksanaannya nanti, gerakan ini benar-benar menjadi satu suara Kulkul yang padu di seluruh Karangasem," ujar Ny. Mas Parwata.

Gerakan yang mengacu pada Surat Edaran Gubernur Bali Nomor 9 Tahun 2025 ini bertujuan membangkitkan kembali semangat gotong royong melalui sarana komunikasi tradisional, Kulkul. Program ini mewajibkan aksi bersih-bersih lingkungan serentak setiap Minggu pertama setiap bulan, mulai pukul 06.00 hingga 08.00 WITA.

Dalam setiap kunjungannya, Ny. Mas Parwata juga aktif memberikan pemahaman terkait keluhan-keluhan yang muncul di masyarakat, seperti kewajiban dokumentasi dan jadwal gotong royong. Beliau menegaskan bahwa dokumentasi adalah bentuk tanggung jawab dan bukti partisipasi nyata warga dalam menjaga kelestarian alam Bali.

​"Sosialisasi yang intensif hingga hari Jumat ini adalah bentuk keseriusan kita. Kita ingin seluruh masyarakat Karangasem siap dan paham bahwa gerakan ini adalah investasi kesehatan jangka panjang bagi keluarga dan lingkungan kita," pungkasnya.

​Dengan tuntasnya sosialisasi di seluruh kecamatan pada akhir minggu ini, diharapkan Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu dapat berjalan serentak dan menjadi budaya baru masyarakat Karangasem dalam menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Karangasem AGUNG Gemah Ripah Loh Jinawi.

wartawan
AGS
Category

Galaxy A37 5G, Samsung Galaxy A Series Terbaru di Indonesia

balitribune.co.id | Denpasar - Samsung menghadirkan Galaxy A series terbaru di Indonesia, Galaxy A37 5G sebagai solusi paling lengkap untuk anak muda, baik untuk menikmati konten maupun menciptakan konten versi mereka sendiri. Ponsel ini menggabungkan kamera canggih dengan kemampuan Nightography, performa stabil, AI unggulan, baterai tahan seharian, dan durabilitas tinggi dalam satu perangkat yang siap dipakai seharian penuh.

Baca Selengkapnya icon click

DLHK Badung Perketat Pengawasan Horeka, Pastikan PSBS Berjalan dari Sumber

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) mengintensifkan korvei kebersihan lingkungan sekaligus pengawasan pelaksanaan Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber (PSBS) pada pelaku usaha Hotel, Restoran, dan Kafe (Horeka).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Astra Motor Bali Meriahkan HUT Kota Gianyar Lewat Honda Premium Matic Day 2026

balitribune.co.id | Gianyar – Astra Motor Bali kembali menghadirkan gelaran spesial bagi pecinta sepeda motor melalui Honda Premium Matic Day (HPMD) 2026 yang berlangsung pada 9–12 April 2026 di Alun-Alun Kota Gianyar, dalam rangka memeriahkan HUT Kota Gianyar ke-253.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harga Plastik Naik, Pengusaha Kurangi Ketebalan Tempe

balitribune.co.id I Tabanan - Naiknya harga plastik ternyata berdampak terhadap pelaku UMKM salah satunya yakni pelaku usaha pembuatan tempe. Pelaku usaha tempe harus memutar otak untuk menyiasati kenaikan harga plastik tersebut dengan cara mengurangi ukuran ketebalan agar harga jual ke konsumen tidak naik. Cara ini terpaksa mereka lakukan agar bisa terus berproduksi sekaligus mempertahankan daya beli masyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.