Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Menyusul Temuan Makanan Berisi Boraks di Dalung, BPOM Turun ‘Lapangan’

Kadiskop
Kadiskop Perdagangan Badung Ketut Karpiana dan BPOM di Denpasar saat melakukan sidak makanan buka puasa di Dalung, Selasa (13/6).

BALI TRIBUNE - Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan Badung terus memantau pedagang makanan di wilayah Badung. Itu menyusul adanya temuan penjualan makanan buka puasa atau takjil mengandung boraks di kawasan Dalung Permai, Kuta Utara, Badung, Selasa (13/6). Selain "mempelototi" pedagang makanan, instansi ini juga gencar melakukan sidak parsel menjelang Hari Raya Ramadhan.
Kepala Diskop Perdagangan Badung, Ketut Karpiana menyatakan,  makanan buka puasa dan parsel menjadi atensi khusus menjelang Hari Raya Idul Fitri. "Kemarin (Selasa (13/6), kita bersama BPOM sudah sidak penjual takjil di Dalung. Disana kita temukan ada satu makanan mengandung boraks, nah atas temuan ini kita terus pantau jangan sampai di tempat lain ada kasus serupa," ujarnya, Rabu (14/6).
Atas penjualan makanan mengandung zat-zat berbahaya tersebut, pihaknya bersama BPOM sudah langsung mengambil sampel dan mengamankan makanan yang dijual tersebut. Pihaknya juga sudah memberi peringatan agar tidak lagi menjual atau membuat makanan yang membahayakan kesehatan.
"Makanan berbahaya itu sudah kita ambil. Sekarang kita telusuri asalnya, apakah diproduksi sendiri atau dia beli. Kalau beli kita akan cari pembuatnya. Dan dia harus setop," tegas Karpiana.
Selama bulan puasa, lanjut pejabat asal Cemagi ini, sidak melibatkan BPOM akan terus digencarkan. Tujuannya agar makanan mengandung bahan berbahaya tidak terlanjur dijual dan dikonsumsi masyarakat. "Sidak terus kita lakukan jangan sampai makanan mengandung bahan berbahaya lolos," katanya.
Selain menyidak makanan, pihaknya juga telah menurunkan tim untuk memantau penjualan parsel jelang Ramadhan. "Parsel juga kita pantau. Tim sekarang sudah turun. Intinya kita tidak mau masyarakat konsumen membeli barang rusak, kedaluarsa dan mengandung bahan berbahaya," terangya.
Sudah ada temuan? Khusus sidak parsel, Karpiana mengaku sejauh ini masih nihil temuan. "Astungkara sejauh ini belum. Mudahan-mudahan kedepan tidak ada, tapi tetap akan kita awasi," tegasnya.
Untuk memantau hal-hal semacam ini, pihaknya mendorong ambulance siaga yang ada di masing-masing desa segera dilengkapi dengan alat peneliti makanan yang mengandung zat-zat berbahaya. Dengan begitu pengawasan terhadap penjualan makanan jadi bisa dilakukan sampai ke pelosok-pelosok desa dengan melibatkan tenaga kesehatan yang ada dibawah Dinas Kesehatan Badung. "Nanti kan ambulance desa akan dilengkapi alat pengecek makanan seperti punya BPOM. Dengan alat itu kita harap bisa mempermudah pengawasan penjual makanan," pungkasnya.
Untuk diketahui Diskop dan Perdagangan Badung dan BPOM melakukan sidak makanan buka puasa atau takjil di kawasan Dalung Permai, Kuta Utara, Badung, Selasa (13/6). Dalam pengawasan kali ini, BBPOM mengambil 36 sampel makanan buka puasa yang dijual di daerah Dalung. Hasilnya, salah satu makanan ringan yakni kerupuk beras dinyatakan mengandung borak dan berbahaya jika dikonsumsi oleh warga.
Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar, Endang Widodowati mengatakan, 36 makanan sampel yang diuji diantaranya seperti pindang, tahu, es campur, lemper, es cendol, ikan asin, pepes ikan, sayur Ika, kue lapis, bakso, jeli, dan lain sebagainya lagi.  “Ternyati dari sejumlah sampel yang diuji, ada salah satu makanan yakni kerupuk beras yang mengandung boraks,” ungkapnya.
Dia menjelaskan, bahwa kandungan boraks merupakan bahan tidak boleh ada di dalam makanan karena dikategorikan sebagai bahan berbahaya. “Boraks sama sekali tidak boleh berada di dalam makanan karena sangat berbahaya jika dikonsumsi,” tegasnya.

wartawan
I Made Darna
Category

Bank BPD Bali Naik Kelas ke KBMI 2, Perkuat Pembiayaan UMKM dan Transformasi Digital

balitribune.co.id | Denpasar -  PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali mencatat tonggak penting pada Triwulan II 2026 dengan resmi masuk dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2. Status baru tersebut diraih setelah modal inti perseroan menembus Rp6,064 triliun, melampaui batas minimum yang ditetapkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Baca Selengkapnya icon click

BI Bali Apresiasi Rakor Pembangunan, Dorong Program Berlanjut hingga Tahap Realisasi

balitribune.co.id | Denpasar - Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Provinsi Bali, Achris Sarwani, mengapresiasi pelaksanaan Rapat Koordinasi Pembangunan Wilayah Bali yang digelar di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, Senin (20/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Simpan 280 Gram Sabu Siap Edar, Polisi Tangkap Oknum PPPK Dishub Tabanan

balitribune.co.id I Tabanan – Tim Satresnarkoba Polres Tabanan menangkap seorang oknum Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu Dinas Perhubungan (Dishub) Tabanan berinisial IGBBY (32).

Pria asal Karangasem ini diringkus di kamar kosnya karena kedapatan menyimpan narkotika jenis sabu-sabu dengan berat ratusan gram siap edar.

Baca Selengkapnya icon click

Rencana 'Regrouping' Dua SD, Disdik Tabanan Tunggu SK Bupati

balitribune.co.id I Tabanan - Dinas Pendidikan (Disdik) Tabanan memastikan rencana penggabungan atau regrouping dua sekolah dasar (SD) di tahun ini dilakukan setelah ada dasar hukumnya.

Saat ini Disdik Tabanan masih menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Bupati. Selama payung hukum itu belum turun, para murid di dua SD yang hendak digabung itu belajar seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tolak Pemindahan Penyeberangan ke Pelabuhan Celukan Bawang, Puluhan Sopir Logistik Geruduk Kantor Dewan

balitribune.co.id I Negara - Puluhan sopir logistik lintas Jawa-Bali mendatangi gedung DPRD Kabupaten Jembrana, Senin (20/7/2026). Mereka mengeruduk kantor dewan lantaran merasa resah atas persoalan kemacetan hingga antrean panjang yang kerap terjadi baik di Pelabuhan Gilimanuk maupun Ketapang. Mereka juga menyampaikan penolakan terhadap pemindahan penyeberangan angkutan logistik ke Pelabuhan Celukan Bawang, Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Bulan Gaji Belum Dibayar, 32 Pekerja TPS3R Bumi Resik Asri Mogok Kerja

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 32 pekerja TPS3R Bumi Resik Asri di Kelurahan Sempidi, Kecamatan Mengwi, Badung, melakukan aksi mogok kerja setelah gaji mereka selama tiga bulan, yakni Mei hingga Juli 2026, belum dibayarkan. Aksi tersebut menyebabkan pelayanan pengangkutan sampah di wilayah Sempidi terganggu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.