Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Mereka Membangkitkan Semangat Penderita Autoimun

Bali Tribune/ AUTOIMUN - Dewi Prihandini, Firda Athira dan Mariza Cardoba penyemangat penderita autoimun.
balitribune.co.id | Denpasar - Dukungan terhadap penderita autoimun sangat penting dilakukan agar mereka tidak terus terpuruk. Penyakit yang terjadi akibat sistem kekebalan tubuh (sistem imun) menyerang sel-sel sehat dalam tubuh. 
 
Normalnya, sistem kekebalan tubuh menjaga tubuh dari serangan organisme asing, seperti bakteri atau virus. Namun, pada seseorang yang menderita penyakit autoimun, sistem kekebalan tubuhnya melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing. Tak mudah mengobati penyakit ini. Hingga saat ini belum ada obatnya. Yang bisa dilakuan adalah membiasakan pola hidup dan pola makan yang sehat. 
 
Clerry dan Cleffy Institute, bersinergi dengan Firda Athira Foundation dan Marizsa Cardoba Foundation terpanggil untuk melakukan pemberdayaan ekonomi kepada penyintas autoimun. Pada Minggu (30/6) lalu, ketiga lembaga ini memberikan pelatihan kewirausahaan dan modal usaha bagi penyandang autoimun. 
 
Kegiatan bertajuk "Berbagi Bahagia dengan Sahabat Autoimun di Bali” ini laksanakan di Gapet Garden, Kerobokan, Kabupaten Badung. "Kegiatan ini untuk memberi dukungan kepada penyintas autoimun yang marginal baik anak-anak dan perempuan. Kita berikan bantuan usaha, pelatihan dan pemberdayaan ekonomi kreatif,"  kata Direktur Clerry dan Cleffy Institute, Dwi Prihandini.
 
Psikologi Perdamaian yang juga Inspirator Nasional Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) RI ini mengatakan, penyintas autoimun tidak boleh terpuruk. Mereka harus bangkit dan menjadi inspirasi bagi yang lain. 
"Harapan saya mereka dapat menjadi inspirasi bagi penderita autoimun lainnya sehingga yang lain bisa bangkit dan berdaya," ujar Dwi Prihandini.
 
Ia melanjutkan, kegiatan serupa akan dilakukan di daerah lainnya. Untuk tahun ini, selain di Bali juga dilaksanakan di Jakarta dan Ternate. "Kita memberi dukungan kepada anak-anak dan perempuan marginal di Indonesia, khususnya di bidang ekonomi agar menemukan ruang untuk mengaktualisasikan dirinya," ujar Dosen Luar Biasa Fakultas Psikologi Universitas Gunadarma ini.
 
Direktur Marizsa Cardoba Foundation, Marizsa Cardoba menambahkan, pihaknya berkomitmen memberi pelatihan dan bantuan usaha kepada penyintas autoimun untuk menjadi entrepreneur. "Tujuannya untuk mencetak wirausaha yang mengidap autoimun. Jadi kita sebut autoimun entrepreneur. Kami memilih 15 orang di setiap kota untuk diberikan fasilitas dan modal usaha dengan kriteria terbatas secara ekonomi, marginal dan sudah positif terdiagnosa autoimun," jelas Marizsa.
 
Pilihan usaha yang mereka jalankan sangat mendukung kesehatan. "Kami juga mengerucutkan jenis usaha yang sebaiknya mereka pilih adalah yang mendukung kesehatan, utamanya dari makanan, makanan sehat. Ada satu yang milih produk perawatan natural. Kami mendukung produk lokal, natural. Masyarakat juga mengenal bahwa yang natural yang menjaga kesehatan kita," katanya.
 
"Harapannya mereka menjadi manusia-manusia yang berdaya, selain itu mereka bangkit dari keterpurukan, berbagi tentang hidup sehat, jadi mereka memotivasi masyarakat untuk menjaga kesehatan sebelum sakit seperti mereka. Autoimun itu belum ada obatnya. Jadi hanya bisa dikontrol dengan pola hidup yang sehat," lanjutnya.
 
Pendiri Firda Athira Foundation, Firda Athira, mengatakan pihaknya fokus pada pemberdayaan anak-anak marginal. "Hati saya terpanggil untuk membantu anak anak marginal khususnya yang autoimun," ujar gadis yang masih duduk di bangku SMA ini.
 
Kegiatan ini juga diisi dengan talkshow dengan menghadirkan Ahli Nutrisi, Pengidap Autoimun dan orangtua salah satu pengidap autoimun. Mereka berbagi pengalaman tentang pola hidup sehat dan membagikan motivasi bagi penyintas autoiumun. 
wartawan
Made Ari Wirasdipta
Category

Sinergi OJK, BPS, dan LPS Siapkan SNLIK 2026, Petakan Literasi Keuangan Hingga Pelosok

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya memetakan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Bali memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) resmi mematangkan persiapan pelaksanaan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan (SNLIK) Tahun 2026 dengan cakupan wilayah yang diperluas hingga seluruh kabupaten/kota di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Usai Banjir Pancasari Pansus TRAP DPRD Bali Bongkar Dugaan Penyelundupan Hukum HGB Bali Handara

balitribune.co.id | Tabanan - Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Provinsi Bali merekomendasikan penyegelan sejumlah proyek dan ruas jalan di kawasan Bali Handara Golf, Desa Pancasari, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng. Rekomendasi ini muncul menyusul dugaan kuat keterkaitan aktivitas pembangunan dengan banjir besar yang merendam puluhan rumah warga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bank BPD Bali Tuntaskan KUR 100 Persen, Perkuat Ekonomi Riil dari Akar Rumput

balitribune.co.id | Denpasar - Komitmen Bank BPD Bali sebagai penggerak utama ekonomi daerah kembali terkonfirmasi sepanjang 2025. Bank milik Pemerintah Provinsi Bali ini berhasil menuntaskan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) hingga 100 persen, sebuah capaian yang menempatkannya sebagai salah satu institusi keuangan daerah paling agresif dalam mendorong ekonomi kerakyatan.

Baca Selengkapnya icon click

Senderan Proyek Vila Jebol Timpa Pura Manik Suci Ubud

balitribune.co.id | Gianyar - Peristiwa longsornya tembok senderan proyek vila di Banjar Mawang Kaja, Desa Lodtunduh, Kecamatan Ubud, menuai sorotan tajam. Pasalnya, lokasi proyek yang berada tepat di atas area Pura Manik Suci tersebut kini menyebabkan kerusakan pada bangunan suci akibat jebolnya tembok penyangga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dirut Perumda Sanjayaning Singasana Mundur Demi Posisi Baru di Perumda Pasar Badung

balitribune.co.id | Tabanan – Direktur Utama (Dirut) Perumda Sanjayaning Singasana, Kompyang Gede Pasek Wedha, secara mendadak mengundurkan diri. Pengunduran diri itu bukannya tanpa sebab. Kompyang belum lama ini terpilih sebagai Direktur Utama Perumda Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) di Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Antisipasi Pilkel 2027, Komisi I DPRD Tabanan Konsultasikan Kekosongan Aturan Teknis UU Desa ke Kemendagri

balitribune.co.id | Tabanan – Kekosongan aturan teknis dalam bentuk peraturan pemerintah atau PP terkait penjabaran Undang-Undang Desa yang baru membuat Komisi I DPRD Tabanan berinisiatif untuk menanyakan mekanisme pencalonan perbekel (kepala desa). Pasalnya, pada 2027 mendatang, ada 97 desa di Kabupaten Tabanan yang akan menggelar pemilihan perbekel.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.