Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Miris, Kemarau Panjang Anak-Anak di Dusun Paleg Tak Mandi Berangkat Sekolah

Bali Tribune / Nampak anak-anak SD Negeri 8 Tianyar Pilial di Dusun Paleg berjalan jauh menuju ke sekolah mereka

balitribune.co.id | Amlapura - Kemarau panjang telah menyebabkan sumber-sumber air bersih yang ada di sejumlah desa di Kabupaten Karangasem, utamanya di Kecamatan Kubu, mengering dan mati. Warga pun mengalami kesulitan air bersih. Di lereng gunung, tepatnya di Dusun Paleg, Desa Tianyar, Kubu, warga harus berjalan kaki hingga 11 kilometer untuk mencari air bersih di sumber air yang masih ada airnya.

Warga juga harus antre untuk mengisi ember dan jirigen mereka, karena kecilnya aliran air di sumber air dan penampungan air yang masih tersisa tersebut. “Paling jauh kami mencari air itu sampai 11 Kilometer pak, karena sumber airnya memang letaknya jauh. Kami mencarinya biasanya berkelompok, berangkat pagi dan pulangnya sudah mau sore gitu pak,” ungkap Ni Nengah Jaya, salah seorang warga di Dusun Paleg, kepada Bali Tribune, Senin (30/10).

Disebutkannya, jika musim kemarau atau musim panas yang berlangsung cukup lama kali ini telah mengakibatkan debit air di sumber air yang masih tersisa itu mengecil. “Musim panasnya yang panjang ini yang menyebabkan aliran airnya di sumber air itu mengecil. Kalau terus panasnya berkelanjutan kami khawatir juga pak,” ujarnya.

Kekeringan yang terjadi saat ini juga membuat anak-anak di dusun yang berada dipegunungan ini, selama berbulan-bulan terpaksa tidak mandi saat berangkat ke sekolah. Meski risih namun para anak-anak di dusun ini mengaku tidak memiliki pilihan lain, karena air satu ember air di rumah mereka hanya cukup untuk memasak dan minum.

“Tidak mandi, karena tidak ada air! Harapan kami semoga ada air,” ucap Ni Wayan Ayu Purnami, salah satu siswa SD di dusun ini. Dikatakannya, kondisi semacam ini sudah terjadi selama berbulan-bulan sejak masuknya musim kemarau. Yang lebih dirasakan sulit oleh Ayu Purnami dan teman-temannya di SD Negeri 8 Tianyar Pilial ini, Toilet atau WC di sekolahnya yang tidak pernah ada airnya.

“Untuk buang air besar dan kecil, kami terpaksa pergi ke hutan atau ke kebun. Karena WC di sekolah kami kering kerontang tidak pernah ada airnya,” kesahnya. Kekeringan juga membuat sekolah mereka menjadi kotor dan kumuh. Para  anak-anak sekolah di dusun ini hanya bisa berharap pemerintah bisa secara rutin mendroping air bersih ke dusun dan sekolah mereka, sehingga cubang-cubang komunal penampungan air yang ada di dusun mereka tetap ada  airnya, sehingga mereka bisa mandi setidaknya saat berangkat ke sekolah.

Kondisi ini juga tidak ditampik oleh Kepala Dusun Paleg, I Wayan Sudana. Dirinya berharap agar pemerintah bisa secara rutin mendroping air bersih ke Dusun Paleg. “Waktu Pak Gede Dana menjadi anggota dewan dulu, bliau yang membangun cubang besar disini. Kami berharap cubang itu secara rutin di droping air bersih agar kebutuhan air bersih warga kami bisa terpenuhi, termasuk anak-anak kami bisa mandi dan tidak lagi kergi ke hutan atau ke kebun untuk buang air besar,” pinta Sudana.

wartawan
Redaksi
Category

ACK Bualu Terbakar Hebat, Kerugian Capai Ratusan Juta Rupiah

ACK Bualu Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

 

balitribune.co.id | Denpasar - Kebakaran hebat melanda outlet Ayam Crispy Krunchy (ACK) Bualu yang berlokasi di Jalan Kurusetra, Kelurahan Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Selasa (20/1) pukul 13.15 WITA. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, musibah ini mengakibatkan kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bobol 10 SD di Jembrana, Pencuri Spesialis Laptop dan Proyektor Diringkus Polisi

balitribune.co.id | Negara - Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Jembrana berhasil membekuk DS, seorang spesialis pencurian barang inventaris sekolah yang telah meresahkan wilayah Bali. Pria asal Kabupaten Tabanan ini diketahui telah menyasar sedikitnya 10 Sekolah Dasar (SD) di Kabupaten Jembrana dalam kurun waktu satu tahun terakhir.

Baca Selengkapnya icon click

LSD Serang Sapi, Distan Buleleng Perketat Karantina

balitribune.co.id | Singaraja - Virus Lumpy Skin Disease (LSD) resmi terdeteksi di Kabupaten Buleleng. Dua ekor sapi di Kecamatan Gerokgak ditemukan terindikasi terjangkit penyakit kulit infeksius tersebut. Menanggapi temuan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng bergerak cepat dengan menerapkan karantina wilayah di lokasi terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buka Musrenbang Dentim, Wawali Arya Wibawa Prioritaskan Infrastruktur dan Sekolah

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Walikota Denpasar, I Kadek Agus Arya Wibawa membuka secara resmi Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Denpasar Timur Tahun Anggaran 2026 di Wisata Subak Teba Majelangu, Kesiman Kertalangu, Selasa (20/1).

Baca Selengkapnya icon click

BI Akan Memperkuat Pengawasan Money Changer Ilegal Melalui Perarem Desa Adat

balitribune.co.id | Mangupura - Sejumlah kasus penipuan penukaran uang yang belakangan viral, termasuk di kawasan Sanur, Denpasar bukan dilakukan oleh money changer atau jasa jual beli mata uang asing (valuta asing) berizin, melainkan oleh pelaku usaha ilegal. Modus yang digunakan salah satunya menghitung uang di depan konsumen, kemudian saat uang diletakkan kembali, sebagian uang diambil sebelum diserahkan kepada pelanggan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.