Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Miris, Stok Darah PMI Gianyar di Titik Riskan

Bali Tribune / Ketua PMI Gianyar dr. Cokorda Wisnu Partha, dan Bendahara DPC PDIP Gianyar Ni Made Ratnadi

balitribune.co.id | Gianyar - Meluasnya pandemi COVID-19 yang mengharuskan pembatasan aktivitas berkumpul, mengakibatkan stok darah di PMI Gianyar semakin menipis. Karena banyak lembaga, perusahaan dan instasi lainnya yang membatalkan kegiatan donor darah. Sementara stok darah yang kini tersisa sangat riskan dan hanya tersedia stok emergency. 

Kondisi ini membuat gusar pihak PMI Gianyar karena penurunan stok darah sangat signifikan. Kebutuhan darah rata-rata 900 kantong perbulan sebelumnya hanya terpenuhi sekitar 700 kantong, pada bulan maret ini malah turun hingga 300 kantong yang terpenuhi. " stok darah yang kami miliki sekarang benar-benar pada posisi sangat riskan. Karena kami hanya memiliki stok darah untuk emergency saja," ungkap Ketua PMI Gianyar, dr. Cokorda Wisnu Partha, disela kegiatan donor yang digagas PDIP Gianyar di Blahbatuh, Senin (30/3) siang kemarin.

Lanjutnya, jumlah pendonor di Gianyar terus berkurang akibat pembatasan kegiatan sosial. Belum lagi kekhawatir pendonor dengan kondisi kesehatanannya serta kesangsian sterilisasi saat pelaksanaan donor. Mengantisipasi keraguan para pendonor, pihaknya pun menjamin jika tempat dan semua peralatan steril dan setiap saat dilakukan penyemprotan disinspektan. "Bagi pendonor kami minta agar tidak terpengaruh isu-isu yang menyatakan bahwa berdonor akan melemahkan kondisi tubuh. Malah sebaliknya, akan menyehatkan dan tidak ada kaitannya dengan tingkat imun," tegas Cok Parta.

Srikandi PDIP Gianyar, Ni Made Ratnadi menyebutkan kegiatan donor darah ini digagas lantaran banyaknya keluhan warga yang kesulitan serta tidak mendapat pelayanan darah dari PMI. Setelah dilakukan pengecekan, kondisinya memang benar bahwa PMI benar-benar paceklik darah akibat banyaknya pembatalan pelaksanaan donor darah oelh lembaga-lembaga masyarakat. "Melihat kondisi ini, meski masyarakat tengah berjuang melawan Covid 19, kami pun harus bergerak demi kemanusiaan ini. Cuma untuk menghindari kerumunan kami lakukan secara bertahap ddan pemanggilan pendonor secara bergantian pula, " terang Ratnadi.

Untuk hari pertama, Senin ini pihaknya menggelar di dua tempat yakni di Blahbatuh dan Sukawati dengan melibatkan kader dan simpatisan. Aksi ini dipastikan terus berlanjut hingga kebutuhan darah di Gianyar terpenuhi. Tidak hanya kader partai, pada kesempatan ini juga akan mengajak seluruh masyarakat untuk ambil bagian  menyumbangkan darahnya. "Harp pertama ini, donor masih berlangsung dan baru mengumpulkan 15 kantong darah. Kami yakin, PDIP dan berkat kesadaran masyarakat, kebutuhan darah akan terpenuhi," pungkasnya.

wartawan
I Nyoman Astana
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.