Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Modal Dasteran Dirumah, Ibu Muda Ini Sukses Raup Untung Milyaran

Bali Tribune / Ditha Avnovera
balitribune.co.id | Denpasar - Kondisi pandemi Covid-19 seperti saat ini membuat perekonomian masyarakat menjadi terganggu. Banyak masyarakat yang dirumahkan bahkan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) dari tempatnya bekerja selama ini. Ditengah lesunya ekonomi akibat dampak pandemi ini, tidak menyurutkan semangat Ditha Avnovera (25) untuk terus berusaha.
 
Ibu Muda 1 (Satu) anak ini kini tengah menggeluti usaha sebagai distributor produk skin care dan body care MS Glow. Istri dari Rama Indranata ini memulai join MS Glow pada tahun 2016 saat masih bernama Cantik Skincare.
 
"Awal join itu tahun 2016 saat masih bernama Cantik Skincare. Awalnya join Satu juta masih dapat 5 paket. Ngerasa prospeknya bagus, akhirnya memberanikan diri untuk pinjam uang di bank sebagai modal," ungkap Ditha, Senin (2/11) pagi.
 
Diceritakan wanita yang tinggal di Denpasar ini, Ia menjual produk MS Glow hanya dari rumah saja memanfaatkan jejaring sosial media. Kepercayaan masyarakat terhadap produk-produk MS Glow membuatnya lebih gampang dalam melakukan penjualan.
 
"Saya berjualan itu dari rumah hanya modal dasteran saja. Manfaatkan sosial media instagram dengan akun @dithaafnovera untuk promosi, bersyukurnya masyarakat itu sudah yakin dan percaya dengan kualitas dari MS Glow jadi Kita gampang menjualnya. Uang pinjaman dari bank itu Saya pakai modal tambahan untuk up member dan sampai sekarang modal terus bertambah dari keuntungan penjualan," jelasnya.
 
Ditha mengatakan, usaha yang dijalankan dari rumah membuat waktunya bersama keluarga menjadi fleksibel sehingga tidak sampai mengabaikan kewajibannya sebagai seorang Ibu dan Istri bagi keluarga kecilnya.
 
"Saya sudah membuktikan sekarang, kalau seorang Ibu rumah tangga bisa juga memperoleh penghasilan meski hanya di rumah saja. Selain bisa bekerja, waktu bersama keluarga juga fleksibel," terangnya.
 
Menurutnya, hambatan awal memulai usaha hanya pada keterbatasan modal. Namun karena yakin usaha ini menjanjikan prospeknya kedepan, maka Ia langsung tancap gas. Akhirnya apa yang telah menjadi keputusannya tersebut berbuah manis saat ini. Bahkan penghasilannya mencapai Miliaran rupiah setiap bulannya.
 
"Bersyukur banget dulu memberanikan diri untuk pinjam di bank pakai modal usaha. Sekarang hasilnya sudah bisa dirasakan. Sudah bisa beli rumah, tanah bahkan dapat hadiah mobil dari MS Glow. Dan masih banyak lagi yang berhasil Saya hasilkan dari usaha ini," tambahnya.
 
Ia berharap kedepannya semakin banyak anak muda maupun Ibu rumah tangga yang bisa menjadi inspirasi dari apa yang didapat dalam menjalani usaha bersama MS Glow.
 
"Semua orang punya kesempatan untuk bisa menjadi seperti Saya. Asal ada kemauan dan semangat menjalani usaha. Harus yakin kalau Kita bisa mendapatkan yang lebih dari saat ini. Peluang itu ada, sekarang bagaimana Kita mengambil kesempatan itu untuk menjadi rejeki," imbuhnya.
wartawan
Redaksi
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.