Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Money Changer PT. Bali Top Dirampok

I Putu Juliarta tampak mukanya bengkak setelah dihajar perampok.

BALI TRIBUNE -  Money Changer PT. Bali Top di Jalan Nakula Barat Legian, Kuta, Jumat (21/12) pukul 02.30 Wita dirampok. Pelaku berjumlah tiga orang itu memukul, menyeret lalu mengikat Satpam bernama I Putu Juliarta (37), yang saat itu sedang tidur, kemudian mengambil brankas berisi uang sejumlah Rp1.069.000.000. Menurut keterangan Juliarta, ia berjaga seorang diri mulai hari Kamis (20/12) pukul 19.00 Wita. Kemudian pada pukul 23.30 Wita, ia menutup pintu rolling dan menguncinya dari dalam. Selanjutnya pukul 01.00 Wita, ia mulai tidur di kursi di lantai satu dan tiba-tiba dari arah lantai dua, datang tiga orang pelaku lalu membekap mulutnya. Sehingga ia berontak, tetapi ia dipukuli hingga mengalami luka memar di bagian wajah, ditendang dan pelaku menodongkan pisau belati. Selanjutnya dilakban mulut dan tangannya, setelah itu diseret kebelakang dan sempat tak sadarkan dirinya. "Saya sempat pingsan," ungkapnya. Beruntung pada pukul 03.30 Wita Juliarta sadar dan berhasil melepaskan ikatan lakban di tangannya lalu keluar meminta tolong kepada pedagang Siti Julaeha (46), yang ada di sebelah barat kantor untuk menghubungi polisi. Selanjutnya ia menelepon dan memberitahukan kejadian itu kepada pimpinannya, dan tidak lama kemudian beberapa karyawan dan anggota kepolisian tiba di lokasi kejadian. Para pelaku diduga masuk dengan cara memanjat ke lantai dua menggunakan kayu kemudian turun ke lantai satu melumpuhkan satpam kemudian mengambil brankas yang ada di dalam ruangan. Sementara Siti Julaeha menerangkan, bahwa sekitar pukul 02.30 Wita saat ia bangun dari menjaga warung melihat ada cahaya lampu handphone di semak-semak belakang warungnya. Melihat itu, ia coba mendekati lewat jalan besar dan dilihatnya ada mobil warna putih agak kecil namun nomor platnya tidak tahu lari dengan kencang ke arah selatan. "Lalu setelah itu saya kembali ke warung," katanya. Kemudian sekitar pukul 03.30 Wita, ia didatangi Juliarta dalam keadaan tangan terikat menggunakan lakban bening, dan dimintai tolong untuk menghubungi polisi karena kantornya dirampok. Ia kemudian menghubungi Polsek Kuta. Polisi yang melakukan olah TKP dan mengecek hasil rekaman CCTV di TKP, diduga pelaku berjumlah tiga orang mempergunakan penutup wajah. Saat keluar dari TKP, terlihat ketiga pelaku keluar lewat pintu depan dengan membawa brankas lalu dimasukkan ke mobil jenis Toyota Innova warna hitam DK 1369 FH. Nomor plat itu palsu karena setelah dicek ke alamat tersebut mobilnya ada di garase dan tidak pernah disewakan. Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti, seperti linggis milik pelaku yang ditinggal, dua betel merk keisbow, satu betel tanpa gagang dan satu pahat kecil.  Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan, SIk dikonfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan. "Kami masih lakukan penyelidikan," ujarnya.

wartawan
redaksi
Category

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Berikan Penghargaan Tertib Administrasi, Wabup dan Ketua WHDI Badung Serahkan Akta Kematian

balitribune.co.id | Mangupura - Wakil Bupati Badung, Bagus Alit Sucipta, menunjukkan komitmen pelayanan publik yang responsif dan humanis dengan melayat ke rumah duka almarhum Sang Bagus Nyoman Arka di Jalan Poppies Line II, Gang Ronta, Banjar Pering, Kuta, Senin (23/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.