Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Muda-mudi Bali Raup Untung Besar lewat Bisnis Sampingan

Bali Tribune/ /BUKET- Dayu Erika (23), pebisnis muda asal Singaraja, merangkai buket bunga pesanan seorang pelanggan.



balitribune.co.id | Denpasar - Pebisnis muda Bali memanfaatkan waktu senggang mereka dalam menjalankan berbagai bisnis sampingan yang menguntungkan. Dalam sebulan saja, mereka mengantongi untung lewat usaha online hingga belasan juta rupiah.  

Wartawan Bali Tribune berkesempatan untuk mewawancarai beberapa pebisnis muda kreatif yang menjalankan usaha di tengah kesibukan mereka.

Orang pertama yang disambangi adalah Ni Putu Dayu Erika (23), wanita asal Singaraja yang menjalani bisnisnya sejak dua tahun belakangan. Setiap hari sepulang kerja, Erika menyempatkan dirinya untuk membuat karangan bunga atau paket hadiah yang menjadi pesanan para pelanggannya.

Bisnis ini merupakan usaha sampingan yang dimulainya ketika ia masih duduk di bangku kuliah. Sambil bekerja, Erika perlahan-lahan menjalani bisnis ini. Ia tak menyangka, bahwa ia bisa ketiban untung lumayan.

Omzet yang diraihnya pun tak main-main, Erika biasa meraup keuntungan hingga Rp12 juta.

Mengatur waktu menjadi tantangan terbesar yang dihadapinya, namun perlahan-lahan ia mengaku mulai terbiasa dengan segala tuntutan yang harus dihadapinya.

“Saya percaya kalau kita menginginkan sesuatu yang lebih, pasti ada hal yang harus dikorbankan. Dalam hal ini waktu dan tenaga saya,” tuturnya.

Ia memaparkan, bahwa sekarang anak-anak muda akan melakukan upaya lebih dalam menghadiakan orang-orang kesayangan mereka dengan barang-barang spesial. Melihat peluang ekonomis tersebut, Erika tak takut mencuri ‘start’.

“Anak-anak zaman sekarang berusaha untuk memberikan hadiah istimewa pada teman-teman mereka yang berhasil lulus sidang ujian skripsi, wisuda maupun ulang tahun. Ini jadi kesempatan yang ekonomis bagi saya,” tuturnya.

“Apalagi di Denpasar kita bisa menemukan banyak kampus dan sekolah-sekolah yang dibangun. Pelajar menjadi salah satu target pasar utama saya,” tambahnya.

Produk-produk yang dijual Erika pun beragam, mulai dari karangan bunga segar dan palsu, boneka serta selempang wisuda, karangan balon dan masih banyak lagi yang dibuatnya sendiri.

Di kesempatan yang berbeda ada Kadek Wangi Antari Pande, seorang pebisnis muda yang bergerak di bidang penjualan produk kecantikan dan pakaian.  

Mirip seperti Erika, Kadek Wangi juga melakoni bidang penjualan online sekaligus bekerja di sebuah outlet. Memanfaatkan waktu luang yang bisa dicurinya dari jam kerja, ia kemudian melancarkan aksi mempromosikan produk-produk dagangan ke berbagai media sosial miliknya.

Tantangan yang dihadipinya pun beragam, tetapi hal tersebut tak pernah membuat semangatnya luntur. Keuntungan yang diraupnya lewat berjualan sampingan ini ia gunakan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari dan meringankan beban orangtua.

Setiap bulannya, Kadek Wangi biasa mengantongi cuan hingga Rp3 juta.

“Sejak kecil saya memang memiliki hobi berdagang. Memulai bisnis ini pun saya tidak membutuhkan banyak hal, saya hanya perlu untuk memanfaatkan jaringan internet,” akunya.

wartawan
M2
Category

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Melakukan Penyesatan Proses Peradilan, 12 Advokat PH Made Daging Dipolisikan

balitribune.co.id | Denpasar - Sebanyak 12 advokat tim Penasehat Hukum (PH) eks Kepala Kanwil Pertanahan Provinsi Bali, I Made Daging dilaporkan ke Mapolda Bali atas dugaan Tindak Pidana Penyesatan Proses Peradilan dan/atau Tindak Pidana Sumpah Palsu dan/atau Tindak Pidana Pemalsuan Surat, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 dan/atau Pasal 291 dan/atau Pasal 391 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.