Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Museum Semarajaya Pamerkan 100 Keris Kuno

pameran keris
Bali Tribune / PAMERAN - Museum Semarajaya memamerkan lebih dari seratus bilah keris kuno  bertepatan dengan Hari Puputan Klungkung, Selasa (28/4/2026).

balitribune.co.id I Semarapura - Museum Semarajaya memamerkan lebih dari seratus bilah keris kuno  bertepatan dengan Hari Puputan Klungkung, Selasa (28/4/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari program edukatif Dinas Kebudayaan  melalui UPTD museum Semarajaya, sekaligus memperkenalkan warisan budaya Bali kuno kepada masyarakat luas.

Kepala UPTD Museum Semarajaya, Cokorda Gede Nala Rukmaja, Selasa (28/4/2026) menyampaikan  dari total koleksi yang dipamerkan, sembilan di antaranya merupakan koleksi milik museum. Sementara sisanya didatangkan dari  komunitas dan kolektor yang tergabung dalam Sanggar Smara Dwija. “Pameran ini menghadirkan lebih dari 100 keris kuno, sebagian besar berasal dari wilayah Klungkung, termasuk juga koleksi dari puri yang selama ini jarang dipublikasikan,” ujarnya optimis.

Tak hanya dari Bali, pameran ini juga melibatkan kolektor dari berbagai daerah di Indonesia seperti Jawa, Madura, hingga Lombok. Kehadiran mereka diharapkan menambah daya tarik sekaligus memperkaya perspektif tentang keragaman keris Nusantara.

Menariknya, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan bursa keris, di mana para kolektor diberi kesempatan untuk memperjualbelikan koleksi mereka secara langsung di lokasi pameran. 

Antusiasme masyarakat disebut sudah mulai terlihat, terlebih pameran ini bertepatan dengan peringatan Hari Puputan Klungkung. Dari sisi historis, keris-keris yang ditampilkan disebut memiliki nilai tinggi karena sebagian merupakan peninggalan masa lampau, bahkan menyerupai bentuk keris tradisional dari era kerajaan. 

Beberapa di antaranya memiliki pamor dan lekukan (luk) khas yang mencerminkan identitas serta filosofi budaya pada zamannya. Pameran ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang apresiasi seni, tetapi juga sarana edukasi bagi generasi muda untuk lebih mengenal dan melestarikan warisan budaya adiluhung Bali.

wartawan
SUG
Category

Cuma Desa Tanpa TPS3R yang Boleh Kirim Sampah Organik

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar mulai memperketat alur pembuangan sampah ke TPA Suwung. Sampah organik kini hanya diizinkan masuk ke TPA dua kali seminggu, khusus bagi desa atau kelurahan yang belum memiliki fasilitas Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Baca Selengkapnya icon click

Menteri LH: 60 Persen Warga Denpasar Sudah Disiplin Pilah Sampah

balitribune.co.id I Denpasar - Menteri Lingkungan Hidup (LH), Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi atas kemajuan signifikan tata kelola sampah di Kota Denpasar dan Provinsi Bali. Hal tersebut disampaikan saat meninjau TPST Kesiman Kertalangu, Jumat (17/4/2026), bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gerakan Badung Peduli Sambangi Warga Disabilitas di Desa Kutuh

balitribune.co.id I Mangupura - Kepedulian dan kebersamaan terus ditunjukkan melalui kegiatan sosial Gerakan Badung Peduli yang digelar di Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini menyasar warga yang membutuhkan perhatian khusus sebagai bentuk komitmen sosial pemerintah setempat.

Baca Selengkapnya icon click

DPRD Badung Dorong Insentif Petugas Kebersihan di Tengah Darurat Sampah

balitribune.co.id I Mangupura - DPRD Badung mendorong pemerintah daerah memberikan insentif kepada petugas kebersihan yang terlibat langsung dalam penanganan darurat sampah. Dorongan ini muncul seiring meningkatnya beban kerja petugas di lapangan dalam beberapa waktu terakhir.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perbaiki 37 Titik Kerusakan Akibat Bencana 2026, Perkim Badung Siapkan Rp 11,77 Miliar

balitribune.co.id I Mangupura - Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Badung menyiapkan anggaran lebih dari Rp 11,77 miliar untuk memperbaiki puluhan titik kerusakan infrastruktur akibat bencana alam pada 2026.

Sebanyak 37 titik kerusakan menjadi prioritas penanganan. Perbaikan mencakup jalan rusak, senderan jalan, hingga sistem drainase di sejumlah wilayah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.