Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Penghujan, BPBD Gianyar “Banjir” Laporan Ular Masuk Rumah

Bali Tribune/TRC BPBD Gianyar menangkap ular piton di rumah warga

balitribune.co.id | Gianyar - Tidak hanya disibukkan oleh penanganan pohon tumbang, longsor dan luapan air got, petugas Tim Reaksi Cepat (TRD) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gianyar, juga sering menerim laporan ular masuk rumah. Minggu (12/1) dinihari,  petugas menangkap ular piton di rumah warga di Kelurahan Abianbase, Gianyar.

Pemilik Rumah I Wayan Sutrisna di Banjar Kaja Kauh,  Abianbase, mengaku sempat panik dengan temuan ular ukuran sedang yang masuk kedalam rumahnya.  Karena dirinya tidak paham menangani hal tersebut dan membuat keluarganya ketakutan, Sutrisna akhirnya menghubungi dan minta bantuan petugas BPBD Kabupaten Gianyar untuk mengamankan ular ukuran panjang 2 meter dengan diameter sekitar 15 Cm tersebut.

Kepala BPBD Gianyar, Drs. Anak Agung Oka Digjaya dihubungi membenarkan pihaknya mengamankan seekor ular masuk rumah warga. Warga menghubungi petugas BPBD, segingga Tim Reaksi Cepat BPBD Gianyar langsung turun kelokasi untuk mengamankan ular tersebut. Ular piton itu berhasil diamankan sekitar pukul 02.41 Wita. 

Ular tersebut masuk rumah warga diperkirakan datang dari sungai. Lantaran kondisi air sungai di kawasan setempat besar, sehingga ular itu naik ke permukaan dan masuk ke pekarangan rumah warga.  

Dijelaskan proses penangkapan ular memakan waktu cukup lama, karena petugas tidak ingin menyakiti ular tersebut. Setelah berhasil diamankan, ular tersebut kembali dilepas ditempat aman dan jauh dari pemukiman penduduk. “Saat ini ular telah kita evakuasi di tempat aman yang jauh dari masyarakat,” jelasnya.

Digjaya mengakui kemunculan ular piton yang masuk pekarangan rumah juga seriang terjadi sejak awal Januari 2020 lalu. Pria asal Sukawati menghimbau kepada masyarakat bila menemukan ular masuk rumah untuk tidak membunuh ular tersebut, namun minta bantuan kepada petugas BPBD Gianyar untuk mengamankannya.  “Kami mengimbau, kalau ketemu ular jangan panik, jauhkan anak-anak. Selanjutnya hubungi tim kami untuk melakukan evakuasi. Kami tegaskan jangan menyakiti atau membunuh ular,” harap Digjaya.

Lanjutnya, di musim hujan  ini, tidak hanya memicu kemunculan ular, pohon tumbang dan genanangan air juga masih mendominasi laporan yang diterimanya. Pada Minggu (12/1) kemarin, TRC BPBD Gianyar juga mmengavakuasi pohon tumbang yang melintangi setengah badan jalan, di Banjar Tebuana, Desa/Kecamatan Sukawati. Penyebabnya,   karena akar pohon sudah rapuh. “ Syukurnya,  saat kejadian  tidak ada yang melintas sehingga tidak menimbulkan korban,” pungkasnya.

wartawan
Nyoman Astana
Category

Awali 2026, BNN Bali Ungkap Jaringan Ganja Lintas Provinsi Sumatera – Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Mengawali tahun 2026, Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Bali berhasil mengungkap dua jaringan narkotika lintas provinsi Palembang-Bali. Dalam operasi ini, petugas mengamankan tiga orang tersangka beserta barang bukti ganja dalam jumlah besar.

Baca Selengkapnya icon click

Transformasi LPD Butuh SDM Unggul

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Provinsi Bali menegaskan komitmennya untuk memperkuat Lembaga Perkreditan Desa (LPD) sebagai pilar utama ekonomi desa adat. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemajuan Masyarakat Adat (PMA) Provinsi Bali, I Gusti Agung Kartika Jaya Seputra, saat membuka kegiatan Pra-Asesmen LPD di Denpasar, Senin (26/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Belasan Ribu Pohon Perindang Kota Denpasar Diansurasikan

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Denpasar mengalokasikan anggaran sebesar Rp100 juta pada tahun 2026 untuk asuransi pohon perindang. Program ini mencakup 15.863 batang pohon yang tersebar di sepanjang jalan protokol di bawah pengelolaan DLHK Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click

Pancasila sebagai Kompas Aksi, Bukan Sekadar Teks Suci

balitribune.co.id | Pendidikan Pancasila di sekolah masih sering dipandang sebagai pelajaran pelengkap dan kurang memiliki daya tarik dibandingkan mata pelajaran MIPA. Pembelajaran lebih sering menekankan pada hafalan, bersifat dogmatis dan miskin praktik reflektif. Akibatnya, murid hanya mengenal Pancasila sebagai rangkaian kalimat yang harus dihafal, bukan sebagai panduan moral dan dasar pengambilan keputusan dalam kehidupan nyata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dukung Peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali Gelar Vario Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Dalam rangka mendukung kesuksesan peluncuran All New Honda Vario 125, Honda Community Bali (HCB) menggelar kegiatan bertajuk Vario Night Ride yang melibatkan sekitar 80 anggota komunitas Vario series di Bali pasa Selasa (27/1). Kegiatan ini diawali dengan city rolling menuju lokasi acara launching.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.