Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Sampah Kiriman, Plastik Berkurang di Pantai

Bali Tribune / SAMPAH - Tampak suasana pantai dimana sampah plastik mulai berkurang

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam beberapa pekan ini sejumlah pantai di Gianyar sampah-sampah mulai berlabuh. Meski siklus sampah kiriman ini tidak bisa dihindari, ada sebuah perubahan signifikan yang terjadi. Dimana sampah plastik yang sebelumnya mendominasi, kini volumenya berkurang. Yang terlihat hanya ranting-ranting kayu yang sangat mudah mengambang dan hanyut. 

Salah seorang Warga pantai di Banjar Gumicik, Desa Ketewel, Sukawati, Wayan Puja, Minggu (6/2) mengungkapkan,  tahun-tahun sebelumnya volume sampah plastik yang masuk ke pantai rata-rata 100 kg per minggu. Sedangkan tahun ini, sampah plastik yang berhasil dipungut rata-rata 30 kg perminggu.

"Ini penurunan drastis, walau masih ada sampah plastik yang datang dari hulu," ujarnya. Sampah plastik tidak saja datang dari hulu sungai, namun ada yang datang dari laut terhempas di Pantai Gumicik. Dengan sedikitnya sampah plastik, kesadaran masyarakat untuk memilah sampah sudah berjalan. Sedangkan sampah plastik tersebut diambil Truk Sampah Desa.

Diakuinya dengan adanya tanggul pantai yang sudah selesai dan serah terima, kondisi Pantai Gumicik sudah lebih baik dan abrasi tidak terjadi lagi. Sedangkan nelayan gumicik sebagian sudah menambatkan perahu di pantai wilayahnya. Sedangkan sebelumnya sebanyak 70an nelayan menitipkan perahu di tempat lain. "Sekitar 12 orang nelayan sudah membawa perahu dan menambatkan di Gumicik, sehingga tidak nitip perahu lagi," ujarnya.

Untuk tangkapan ikan setelah rejeki di awal tahun, kini tangkapan menurun. Hal ini karena perairan penuh sampah, kemungkinan ikan-ikan memilih hidup di dasar.

Sementara di Pantai Saba, Blahbatuh, kondisinya masih seperti tahun sebelumnya. Pantai Saba, menjadi penampungan sampah kiriman karena diapit dua muara sungai besar dan diperparah dengan gelombang pasang yang meratakan pantai dengan sampah. “Ini belum seberapa. Hingga musim hujan berakhir biasa setelah sasih sada, tumpukan sampah bahkan menggunung,” terang I Made Kiki, Warga Saba yang juga aktivis penyelamatan penyu.

Melihat kondisi pantai yang kotor ini, syukurnya sejumlah relawan, Karang Taruna dan kelompok pemerhati lingkungan lainnya kerap melakukan aksi bersih pantai. Untuk menumbuhkan kesadaran bersama, dalam aksi bersih pantai juga mentradisikan pemilahan sampah. Sampah plastik dan anorganik lainnya dipisahkan. Demikian pula sampah organik yang dapat berfungsi dipisahkan untuk menghemat pengangkutan sampah. 

wartawan
ATA
Category

50 Bhikkhu Internasional Mulai Thudong dari Buleleng Menuju Borobudur

balitribune.co.id I Singaraja - Sebanyak 50 bhikkhu atau bhante dari berbagai negara memulai perjalanan spiritual Indonesia Walk for Peace 2026 atau thudong dari kawasan Vihara Brahmavihara Arama, Banjar, Buleleng, Sabtu (9/5/2026) pagi. Perjalanan sejauh kurang lebih 666 kilometer ini dilakukan menuju Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, dalam rangka mengikuti perayaan Waisak 2570 Buddhist Era.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lansia Hilang di Batukaru Ditemukan Meninggal di Kedalaman 100 Meter

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan I Made Dibia, lansia usia 84 tahun dari Banjar Sigaran, Desa Jegu, Kecamatan Penebel yang sempat dilaporkan hilang saat mendaki Gunung Batukaru akhirnya ditemukan pada Sabtu (9/5/2026).

Lansia tersebut ditemukan sudah dalam keadaan meninggal dunia di jurang dengan kedalaman sekitar seratus meter. Jenazahnya sebenarnya sudah ditemukan pada Sabtu (9/5/2026) siang, sekitar pukul 14.00 Wita.

Baca Selengkapnya icon click

Walk For Peace 2026: Simbol Toleransi dan Harmoni Bali

balitribune.o.id I Singaraja - Sebanyak 50 Bhikkhu dari berbagai negara di Asia Tenggara resmi memulai perjalanan suci lintas provinsi bertajuk Indonesia Walk For Peace 2026. Aksi jalan kaki ini dimulai dari Brahma Vihara Arama, Singaraja, Buleleng, Sabtu (9/5/2026), menuju Candi Borobudur, Magelang, untuk menyambut Hari Suci Waisak pada 31 Mei mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Okupansi Rendah, Subsidi Bus Trans Metro Dewata Dievaluasi

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Denpasar tengah melakukan evaluasi mendalam terkait kelanjutan anggaran operasional Bus Trans Metro Dewata (TMD). Langkah ini diambil menyusul masih rendahnya tingkat keterisian penumpang (load factor) yang hanya berkisar antara 30 hingga 40 persen.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.