Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Musim Tanam, Petani Kelimpungan Cari Sopir Traktor

petani
BAJAK SAWAH - Petani di Badung nampak menggunakan traktor untuk membajak sawahnya.

Mangupura, Bali Tribune

Hujan yang belakangan mengguyur wilayah Badung membuat para petani di gumi keris sumeringah. Pasalnya, krisis air yang kerap melanda petani di daerah ini bisa teratasi dengan air hujan. Hanya saja keluhan muncul tatkala jasa para pembajak sulit dicari, yaitu “sopir” traktor .
Namun, sayangnya air yang melimpah belakangan tak serta merta memuluskan jalannya petani padi. Kini di saat musim bercocok tanam, justru petani di Badung kesulitan membajak sawah. Jasa traktor yang biasa digunakan petani mulai langka. Itu dikarenakan traktor-traktor bantuan pemerintah banyak yang "nganggur". Minimnya orang yang mau menjadi sopir traktor menjadi masalah tersendiri bagi petani di Badung.
Kadek Artana, salah satu petani Subak Ayunan mengaku, musim hujan dimanfaatkan oleh para petani didaerahnya untuk bersama-sama menanam padi. "iya, air melimpah membuat pertani serempak menggarap sawahnya," ujarnya.
Nah, karena semua petani serempak menanam padi membuat petani kesulitan mencari traktor. “Mungkin karena semua tanam padi, petani sekarang sulit cari traktor," kata Artana.
Traktor sendiri, menurut dia sejatinya cukup banyak. Pasalnya, pemerintah sempat memberikan bantuan traktor ke masing-masing subak. Namun, masalahnya traktor bantuan itu banyak yang nongkrong tak beroperasi.
"Traktor sih banyak termasuk bantuan pemerintah. Tapi sopirnya tidak ada. Jarang petani mau jadi sopir traktor," beber mantan Pekaseh Subak Ayunan.
Ia sendiri mengaku memiliki traktor, namun tidak ada yang mengoperasikan. "Saya juga ada traktor tapi sulit nyari sopir. Sopir biasanya saya datangkan dari Jawa. Cuma kan karena dari jauh, kadang-kadang bisa, kadang-kadang tidak," tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian, Perkebunan dan Kehutanan (DP2K) Badung, IGAK Sudartamaja secara terpisah juga mengakui sulitnya mencari orang yang bisa mengoperasionalkan traktor. “Yang jelas curah hujan yang tinggi sejatinya menjadi berkah bagi petani. Pasalnya, saat hujan, air melimpah untuk mengairi sawah. Saat air banyak, maka petani bisa memperluas areal tanam," katanya.
Hanya saja kata dia, bahwa yang perlu diwaspadai saat musim hujan adalah serangan hama penyakit. “Kita harus tetap waspada terkait serangan hama dan penyakit yang bisa menyerang tanaman padi,” pintanya.

wartawan
I Made Darna
Category

Gelar Honda Modif Contest 2026, AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC) 2026. Memasuki penyelenggaraan edisi ke-12, gelaran tahun ini mengajak para modifikator dan pecinta modifikasi Honda untuk menuangkan hasil karya terbaiknya bersama sepeda motor Honda kesayangannya.

Baca Selengkapnya icon click

Liburan di Bali Makin Bermakna, tiket.com Rekomendasikan 5 Hotel Ramah Lingkungan lewat tiket Green

balitribune.co.id I Jakarta - Momen liburan menjadi waktu yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga. Selain mencari hotel dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis, kini wisatawan juga semakin tertarik memilih akomodasi yang menghadirkan pengalaman menginap lebih bermakna melalui berbagai praktik ramah lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan, Ubah Jaminan Sosial Menjadi Modal Kemandirian

balitribune.co.id I Amlapura - BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat dampak program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian) sebagai upaya mendorong keluarga pekerja tetap produktif dan mandiri setelah menerima manfaat jaminan sosial.

Baca Selengkapnya icon click

Ayodhya, Yogyakarta, dan Jalan Panjang Jembatan Peradaban India–Indonesia

Oleh: Ida Rsi Putra Manuaba

balitribune.co.id | DALAM perjalanan hidup saya, India dan Indonesia bukanlah dua negara yang terpisah oleh samudra. Keduanya adalah dua sahabat peradaban yang selama ribuan tahun saling menyapa melalui budaya, spiritualitas, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hari Kependudukan Dunia, Generasi Muda Harus Membentuk Diri Sejak Dini

balitribune.co.id | Denpasar - Menyambut hari kependudukan dunia pada 11 Juli 2026, Ketua Koalisi Kependudukan Indonesia (KKI) Provinsi Bali, DR. I Gusti Wayan Murjana Yasa, SE, M.Si meminta para generasi muda harus membentuk diri sejak dini menjadi generasi mandiri kedepan. Hal ini disampaikan Murjana Yasa pada perayaan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke 33 Tahun 2026 di Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Bali, Kamis (9/7/2026). 

Baca Selengkapnya icon click

Anggota Komisi IX DPR RI Tutik Kusuma Wardhani Apresiasi Program Prioritas BKKBN

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota Komisi IX DPR RI, Ni Putu Tutik Kusuma Wardhani mengapresiasi berbagai program prioritas Kemendukbangga/BKKBN yang secara nyata menjawab kebutuhan masyarakat. Pertama, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) yang mengajak seluruh elemen masyarakat bergotong royong membantu keluarga beresiko stunting melalui pemberian bantuan gizi, pendampingan, serta kepedulian sosial bedah rumah. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.