Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Naik, SPBU Belum Layanan Pertamax

SEPI - Situasi SPBU di Kota Bangli pasca kenaikan harga BBM jenis Pertamax.

BALI TRIBUNE - PT Pertamina Persero kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi jenis Pertmax yang berlaku sejak Minggu (1/7). Harga Pertamax sebelumnya Rp 8900 per liternya naik menjadi Rp9500 per liter. Pasca kenaikan harga tersebut salah satu SPBU yang ada di wilayah Desa Batur Selatan, Kecamatan Kintamani, memilih untuk tidak melayani BBM jenis Pertamax dengan alasan masih melakukan penyesuaian alat untuk harga. Pemilik SPBU di Desa Batur Selatan, I Wayan Ekayana mengaku baru hari ini mendapatkan informasi kenikan pertamax. “Baru hari ini kami mendapatkan informasi tersebut. Mungkin hingga siang ini kami tutup, tentu perlu dilakukan pengaturan ulang alat pengaturan harga,” jelasnya. Terkait ketersediaan pertamax, Ekayana mengatakan pertamax kiriman sebelumnya hampir habis. Dan pihaknya masih menunggu pasokan BMM. Sementara salah seorang pembeli pertamax, IB Ngurah Aryana mengaku tidak tahu tentang kebijakan baru pemerintah menaikan harga BBM jenis Pertamax. ”Kami belum tahu ada kenaikan harag Pertamax, kalau tidak ditanya,” ujarnya. Kebijakan menaikan harga BBM jelas akan berdampak kenaikan harga barang. Di lokasi terpisah, salah satu penjual BBM eceran, juga mengaku belum tahu ada kenaikan BBM jenis pertamax. ”Kalau biasanya untuk 1I liter Pertamx kami jual Rp 10.000, kalau sekarang harganya naik, pasti kami juga menaikkan harga,” kata Agung Jojon.  

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.