Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Narkoba dan Terorisme Ancaman Serius NKRI

Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP, MSc.
Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP, MSc.

BALI TRIBUNE - Penyalahgunaan narkoba dan terorisme merapakan ancaman serius bagi suatu bangsa, termasuk bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), karena kedua jenis ancaman ini dapat melemahkan pertahanan negara. Demikian ditegaskan Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, SIP, MSc., di Makodam IX/Udayana, Denpasar, Rabu (17/5).

Hal ini disampaikan jenderal TNI AD bintang dua itu menyikapi perkembangan maraknya peredaran narkoba hampir di setiap celah kehidupan masyrakat, bahkan menjerumuskan para penggunanya tanpa mempedulikan status dan golongan. Untuk itu, Pangdam mengharapkan kepedulian dan peran aktif semua pihak diperlukan untuk menjaga orang-orang terdekat dari penyalahgunaan obat-obat terlarang ini, terutama bagi diri masing-masing dan anggota keluarga, 

Secara historis tentang narkoba, seperti kejadian perang candu ganja di China pada 1834-1842, yang akhirnya berimplikasi pada jatuhnya Negara China ke tangan Inggris pada masa itu. Sementara data yang terjadi di Indonesia saat ini, bersumber dari Kepolisian RI dan Badan Narkotika Nasional (BNN), sepanjang tahun 2016 lalu, tercatat 5,1 juta orang Indonesia terlibat penyalahgunaan narkoba, dimana sebanyak 15 ribu jiwa diantaranya akhirnya mati sia-sia.

Pada beberapa tahun terakhir juga terjadi tren meningkatnya penggunaan sabu, terutama keberadaan barang haram tersebut yang berhasil disita petugas dari para penggunanya sebagai barang bukti hasil sitaan. Sepanjang tahun 2014, tercatat sebanyak 1,1 ton, kemudian meningkat drastis menjadi 4,5 ton pada 2015.

Mantan Aster Kasad itu juga mengingatkan semua elemen masyarakat untuk belajar peka dan selalu waspada terhadap sepak terjang serta lalu lalang keberadaan para pelaku teror yang menyusup di tengah kehidupan masyartakat, meski sejauh ini situasi dan kondisi wilayah Bali masih kondusif dan relatif aman juga damai.

Mengingat, kata Pangdam, terorisme juga merupakan ancaman yang sangat serius yang dapat menggangu stabilitas keamanan di suatu daerah.Untuk menyikapinya, masyarakat harus bijak dalam menanggapi tindakan provokasi yang dapat merusak keutuhan berbangsa dan bernegara, terlebih lagi tindakan yang mengkaitkan dengan keberagaman yang ada di Indonesia.

Peraturan yang lebih ketat dalam pengawasan, pengembangan, dan penindakan tegas terhadap para pelaku terorisme harus terus dilakukan secara kontinyu atau berkelanjutan dan berjenjang, dengan melibatkan semua unsur yang terkait.Sehingga untuk menangkal hal-hal tersebut hendaknya semua pihak dan seluruh warga Negara Indonesia mau kembali memahani dan mempedomani serta mengaplikasikannya dan kehidupan sehari-hari kelima sila dalam Pancasila.

“Keberagaman adalah pelangi kehidupan berbangsa, jadi sadari betapa indahnya keberagaman itu apabila dikemas dengan baik. Semuanya akan menjadi pelangi dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Sebab Indonesia bukan milik suatu suku, agama, ataupun kelompok, tapi milik semua warga negara Indonesia dari Sabang sampai Merauke, sehingga kita harus bersatu dalam bingkai NKRI,” pesan Pangdam.

wartawan
Djoko Moeljono
Category

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Pemkab Bangli Teguhkan Komitmen Pelayanan Publik

balitribune.co.id | Bangli - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangli untuk meneguhkan komitmen pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Perkuat Semangat Vasudhaiva Kutumbakam, Denpasar Maknai Hari Kesaktian Pancasila 2026

balitribune.co.id | Denpasar - Peringatan Hari Kesaktian Pancasila pada 1 Oktober 2026 menjadi momen krusial untuk meneguhkan kembali komitmen kebangsaan seluruh elemen masyarakat. Berlandaskan tema "Pancasila Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", nilai-nilai luhur Pancasila dinilai senantiasa menjadi fondasi kokoh dalam menjaga keutuhan NKRI di tengah berbagai dinamika zaman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung

balitribune.co.id | Semarapura - Penyakit jantung menempati penyakit kronis dengan biaya termahal yang dijamin BPJS Kesehatan. Tercatat sepanjang 2015-2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung. Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah menuturkan, penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah kasus dan biaya yang signifikan dalam waktu satu dekade.

Baca Selengkapnya icon click

Gagal Lakukan Perbaikan, OJK Resmi Cabut Izin Usaha PT Credit Saison Indonesia Finance

balitribune.co.id | Jakarta - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Credit Saison Indonesia Finance (PT CSIF) di Cyber 2 Tower Lantai 29, Jakarta Selatan. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-57/D.06/2026 tertanggal 24 September 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Jembrana Telusuri Temuan Limbah B3 di Pinggir Jalan Dekat RSU Negara

balitribune.co.id | Negara - Temuan limbah medis yang diduga limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) di pinggir Jalan Nasional Denpasar-Gilimanuk, tepatnya di sebelah selatan Rumah Sakit Umum (RSU) Negara, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana, masih dalam penelusuran.

Baca Selengkapnya icon click

Pemasangan Pompa di Estuary Rampung, PDAM Badung Mulai Distribusi Air ke Kuta Selatan

balitribune.co.id | Mangupura - Kabar baik bagi pelanggan Perumda Air Minum Tirta Mangutama Badung. Pompa berkapasitas 800 kilowatt (kW) di Sistem 4 Estuary yang sebelumnya mengalami kerusakan kini sudah selesai dipasang. Pemasangan pompa jumbo tersebut rampung pada Rabu (30/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.