Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nelayan Asal Lebih Hilang Misterius

proses pencarian nelayan
Bali Tribune / PENCARIAN - Tim Gabungan melakukan pencarian nelayan asal Desa Lebih yang hilang.

balitribune.co.id I Gianyar - Keberadaan I Nyoman Darin (51), nelayan asal Banjar Lebih Beten Kelod, Desa Lebih, Gianyar, masih misterius setelah perahunya ditemukan terdampar di Pantai Saba,  Blahbatuh, Jumat (17/7/2026) lalu. Hingga Minggu (19/7/2026) nasib nelayan ini belum diketahui. Pencarian pun  terus diintensifkan oleh tim gabungan. Operasi pencarian dilakukan melalui jalur laut dan darat dengan memperluas area penyisiran hingga pesisir Kecamatan Sukawati.

Pencarian diawali dengan apel gabungan di Pantai Rangkan, Banjar Rangkan, Desa Ketewel, sekitar pukul 07.30 WITA yang dipimpin Pengelola Layanan Operasi Basarnas Kantor SAR Denpasar, I Ketut Wirajaya. Selanjutnya, personel dibagi menjadi tim laut dan tim darat untuk mempercepat serta memperluas pencarian.

Di jalur laut, tim mengoperasikan dua unit rubber boat milik Ditpolairud Polda Bali dan Kantor SAR Denpasar. Sebuah drone juga diterbangkan untuk membantu pemantauan area perairan dari udara.

Sementara itu, tim darat menyisir sepanjang garis pantai yang meliputi Pantai Purnama, Pantai Rangkan, Pantai Pabean, Pantai Gumicik, hingga Pantai Lembeng guna mencari keberadaan korban maupun petunjuk yang dapat mendukung proses pencarian.

Operasi SAR ini melibatkan Basarnas, Ditpolairud Polda Bali, Satpolairud Polres Gianyar, SAR Brimob, Ditsamapta Polda Bali, TNI, serta personel Polsek Sukawati.

Kapolsek Sukawati, Kompol I Nyoman Wiranata, mengatakan pihaknya mengerahkan 12 personel untuk membantu penyisiran di wilayah pesisir yang menjadi bagian dari area pencarian.

"Kami menerjunkan 12 personel Polsek Sukawati untuk membantu tim gabungan melakukan penyisiran di sepanjang garis pantai. Kami akan terus mendukung proses pencarian hingga korban ditemukan," ujarnya.

Hingga Minggu siang, operasi pencarian masih terus berlangsung. Tim gabungan tetap melakukan penyisiran secara maksimal di wilayah perairan dan pesisir dengan harapan korban segera ditemukan.

wartawan
ATA
Category

Sanggar Seni Kasturi Rekonstruksi Tari Baris Paku, Penari Pantang Konsumsi Daging Babi

balitribune.co.id I Bangli - Sanggar Seni Kasturi, Banjar Sabang, Desa Adat Selulung, menggelar revitalisasi kearifan lokal melalui rekonstruksi Tari Baris Paku, Minggu (12/7/2026). Rekonstruksi digelar sebagai  upaya pelestarian terhadap tari sakral yang ada di wilayah Kintamani bagian barat ini.  

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

BRI Life Tekankan Pentingnya Manajemen Keuangan dan Proteksi Menjaga Aset

balitribune.co.id | Denpasar - Memiliki rumah dan aset dinilai belum cukup untuk menjamin ketenangan finansial. Masyarakat perlu menerapkan manajemen keuangan yang baik dengan menyeimbangkan alokasi dana untuk investasi, kebutuhan hidup, dan proteksi agar aset yang telah dikumpulkan tidak terkuras ketika menghadapi risiko.

Baca Selengkapnya icon click

Lewat Proyek Karbon Hutan Kopi Kintamani sebagai Wadah Alami Menyerap dan Menyimpan CO2

balitribune.co.id | Bangli - Coop Coffee Foundation mengajak awak media di Bali untuk melihat secara langsung proyek pemulihan hutan kopi Kintamani di Desa Catur, Kabupaten Bangli, Kamis (9/7) yang telah menjadi desa pilot pelaksanaan proyek karbon program Tropical Landscape Grant Funding (TLGF). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

World Climbing Series 2026, Desak Made Kembali Persembahkan Emas

balitribune.co.id I Denpasar - Atlet panjat tebing Desak Made Rita Kusuma Dewi kembali mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dari nomor speed putri di ajang World Climbing 2026.

Setelah sebelumnya meraih emas pada World Climbing Series Krakow 2026 di Polandia, Sabtu (4/7/2026) pekan lalu, atlet asal Bali ini kembali meraih emas di World Climbing Series Chamonix 2026, Prancis pada Minggu (12/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Sisir Penerima Bansos Hingga ke Banjar-Banjar, Pemkab Jembrana Kerahkan Ribuan ASN

balitribune.co.id I Negara - Ribuan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Jembrana tak lagi hanya berkutat di balik meja kantor. Mulai Jumat (10/7/2026), mereka turun langsung menyusuri desa, lingkungan, hingga banjar-banjar untuk mendata dan memverifikasi kondisi masyarakat. Misi yang diemban bukan sekadar mengumpulkan data, melainkan memastikan bantuan sosial benar-benar diterima warga yang berhak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.