Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ngurah Panji Siap Ngayah untuk Tabanan

Bali Tribune/ Anak Agung Ngurah Panji Astika
balitribune.co.id | Denpasar - Tokoh Puri Anom Tabanan, Anak Agung Ngurah Panji Astika, ST, menyatakan kesiapannya untuk tampil sebagai calon bupati pada Pilkada Tabanan 2020 mendatang. Ngurah Panji mengaku siap mengabdi di daerah lumbung padi Bali itu, lima tahun ke depan.
 
"Saya siap ngayah. Saya ingin menyumbang sesuatu untuk daerah saya. Sekarang tergantung masyarakat Tabanan, karena tidak mungkin saya sendirian. Kalau masyarakat Tabanan memberikan restu, pasti saya siap mengabdi," tuturnya, di Denpasar, Selasa (26/11).
 
Ia menjelaskan, dirinya sudah berbuat banyak melalui hal-hal kecil. Untuk kebutuhan sendiri dan keluarga, Ngurah Panji sudah merasa cukup. Itu sebabnya, ia ingin mengabdi dalam skala yang lebih besar, khususnya di Tabanan.
 
"Kalau mau mengabdi untuk skala yang luas, tentu harus terjun ke politik. Saya ingin Tabanan lebih maju lagi, itu sebabnya saya berniat untuk maju," ujar Ngurah Panji, yang mengaku terinspirasi kata-kata Basuki T Purnama alias Ahok yang menyatakan bahwa, "Gua ingin berbakti pada negara. Satu-satunya cara, gua harus masuk politik".
 
Soal konsep yang ditawarkan jika kelak benar-benar maju sebagai calon bupati Tabanan, Ngurah Panji mengatakan, dirinya ingin membangun Tabanan menjadi kawasan budaya. Sebab baik dari sisi historis maupun potensi yang dimiliki, Tabanan sangat layak dikembangkan sebagai kota budaya.
 
"Tabanan sesungguhnya bisa dikelola lebih baik lagi. Tabanan memiliki potensi yang besar. Leluhur sudah memberikan Tabanan modal yang unlimited. Karena itu, Tabanan bisa jadi daerah yang lebih maju, makmur," tandas Ngurah Panji.
 
Jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Bali, imbuhnya, Tabanan sesungguhnya memiliki kekuatan tersendiri. Tabanan memiliki basis budaya dan pertanian yang kuat. Sayangnya, potensi tersebut selama ini belum maksimal digarap.
 
"Jika kita bangun pariwisata di Tabanan, maka harus berbasis budaya dan pertanian. Demikian halnya dengan industri. Ini penting, karena Tabanan memiliki kekuatan budaya dan pertanian," ucapnya.
 
Menurut Ngurah Panji, sejauh ini petani di Tabanan sulit maju, karena sangat minim industri di daerah itu. Padahal daerah lainnya yang memiliki kekuatan yang sama seperti Tabanan, memiliki industri yang pesat.
 
"Jadi ke depan, harus dibangun industri. Misalnya industri kreatif, kuliner, art, dan lainnya. Era saat ini, yang paling bisa dikembangkan adalah industri kreatif. Tapi sekali lagi, tidak boleh abaikan pertanian. Sebab Bali umumnya dan Tabanan khususnya, memiliki modal budaya agraris. Jadi pertanian harus tetap hidup," kata Ngurah Panji.
 
Ia optimistis, apabila industri ini dikembangkan di Tabanan, maka budaya dan pertanian akan hidup. Anak-anak muda juga tidak banyak lagi yang harus bersusah payah mencari kerja ke Badung dan Denpasar.
 
"Jika bisa jadikan Tabanan ini 'Ubud Baru'. Kita ga punya pasir putih, tapi kita punya sunset yang indah. Kita juga punya budaya dan pertanian yang kuat," pungkas Ngurah Panji.
wartawan
San Edison
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.