Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nilai Bantuan Lebih Kecil dari Nilai Bangunan, Penerima Bedah Rumah Berswadaya

Bali Tribune/ BANTUAN - Tidak sedikit penerima bantuan bedah rumah kabupaten yang berswadaya dalam pembangunan rumahnya.
balitribune.co.id | Negara - Dibandingkan dengan bantuan bedah rumah Bantuan Keungan Khusus (BKK) Kabupaten Badung, bantuan bedah rumah Kabupaten Jembrana memang nilainya terpaut hingga puluhan juta rupiah. Tidak sedikit warga penerima bantuan bedah rumah APBD Kabupaten Jembrana juga berswadaya agar rumah bantuan yang diterima lebih nyaman untuk dihuni.
 
Salah seorang keluarga penerima manfaat (KPM) di Banjar Nusamara, Desa Yehembang Kangin, Kecamatan Mendoyo, I Gede Suardana (35) mengungkapkan nilai bangunan rumahnya memang melebihi nilai bantuan bedah rumah sehingga ia berswadaya dengan keluarganya untuk menambah bantuan yang nilainya sebesar Rp 30 juta. Ia pun mengaku bangga dan bersyukur bedah rumah yang diterimanya bisa terwujud sesuai harapannya. “Kalau nilai bangunan ini memang benar melebihi dari bantuan. Itu bisa diwujudkan lantaran kami bersama keluarga juga menyertakan swadaya termasuk bantuan dari warga masyarakat dalam bentuk gotong royong,” ujarnya. 
 
Kepala Dinas PUPRPKP Kabupaten Jembrana I Wayan Darwin dikonfirmasi Senin kemarin mengatakan untuk bantuan bedah rumah APBD Kabupaten Jembrana nilainya Rp 30 juta per unit. Sedangkan bantuan bedah rumah PHR Kabupaten Badung nilainya Rp 50 juta per unit.  “Untuk tahun ini bedah rumah kabupaten sebanyak 91 unit, dari tahun 2017 sudah 491 unit. Yang bantuan Badung 300 unit tapi hanya di Kecamatan Negara saja” ujarnya. Untuk bantuan bedah rumah, warga memang diperbolehkan berswadaya untuk melengkapi, “kalau lantai dari kami hanya plester, swadayanya bisa di keramiknya,” dicontohkannya.
 
Bupati Jembrana I Putu Artha kemarin mengakui sejumlah penerima khususnya bantuan bedah rumah Kabupaten mampu berswadaya cukup tinggi sehingga rumah tempat tinggalnya menjadi lebih baik dan nyaman. “Bedah rumah tahun 2019 dari APBD, kwalitas bangunannya sudah sangat baik. Bahkan, tidak sedikit penerima manfaat itu menyertakan partisipasi swadayanya sangat tinggi,” ujar Bupati Artha.
 
Pihaknya mengaku selalu mewanti-wanti agar tidak ada pihak-pihak yang mencari keutungan dalam bantuan bedah rumah bagi warga miskin. ”Setiap saat selalu saya katakan agar bantuan bedah rumah bagi warga kurang mampu harus dikerjakan dengan baik. Saya tidak ingin ada pihak-pihak yang sengaja mendapat keuntungan dari program ini. Penerima agar menjaga dan merawat dengan baik agar bertahan lama” tandasnya.
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Arus Balik Lebaran di Padang Bai Padat, Penumpang Mengeluh Tidak Dapat Tempat Duduk di Atas Kapal

balitribune.co.id I Amlapura - Arus balik di Pelabuhan Padang Bai, Karangasem, pada H+3 Lebaran berlangsung padat, Selasa (24/3/2026). Sejumlah penumpang kapal dari Pelabuhan Lembar, Lombok yang tiba di Padang Bai bahkan mengaku sampai tidak mendapatkan tempat duduk diatas kapal sehingga mereka harus menyewa atau membeli tikar dengan harga yang cukup mahal.

Baca Selengkapnya icon click

Data Internal Buktikan Nol Tunggakan, Perumda Sanjayaning Singasana Luruskan Informasi Liar di Media Online

balitribune.co.id | Tabanan – Beredarnya informasi di salah satu media online yang mengaitkan Perumda  Sanjayaning Singasana dengan dugaan keterlibatan dalam pengelolaan SPPG/MBG di Kabupaten Tabanan, termasuk narasi mengenai tunggakan pembayaran bahan pokok hingga tekanan keuangan perusahaan, mendorong manajemen Perumda  angkat bicara.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Mudik Sisakan Tumpukan Sampah di Kargo Gilimanuk

balitribune.co.id I Negara - Arus mudik yang baru saja usai, menyisakan persoalan pelik di pintu gerbang Pulau Bali. Puluhan kilometer antrean kendaraan tak hanya meninggalkan jejak lelah, tetapi juga “warisan” berupa tumpukan sampah yang terkumpul kawasan Terminal Kargo hingga jalan-jalan lingkungan di Kelurahan Gilimanuk.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terseret Truk Sejauh 7 Meter, Nenek Meninggal di Tempat

balitribune.co.id I Tabanan - Seorang nenek berusia 77 tahun, Ni Nengah Wasti, di Desa Bantiran, Kecamatan Pupuan meninggal dunia di tempat setelah tertabrak dan terseret truk sejauh tujuh meter pada Senin (23/3/2026) pagi.

Peristiwa nahas tersebut terjadi saat korban tengah menyeberang jalan di kawasan permukiman penduduk, tepatnya di lingkungan Banjar Bantiran Kelod, sekitar pukul 05.30 Wita.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.