Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nomor Poomsae Berpotensi Raih Emas

taekwondo
Tjhin Johanes

Denpasar, Bali Tribune

Cabang olahraga taekwondo khususnya nomor poomsae (seni gerak) yang dihuni taekwondoin tangguh Bali berpotensi mempersembahkan medali emas bagi kontingen Bali pada PON XIX/2016 Jawa Barat, September mendatang. Demikian disampaikan manajer tim taekwondo PON Bali Tjhin Johannes, di Denpasar, Kamis (7/7).

“Memang di PON nomor poomsae lebih membuka peluang atau memiliki kans lebih besar untuk bisa meraih medali emas. Sementara di kyorugi (tarung/laga) belum berani memastikan medali emas karena masih sangat sulit diprediksi,” ungkap Johannes menambahkan.

Menurutnya, prediksi itu sulit lantaran perkembangan taekwondo di masing-masing provinsi di Indonesia kini cukup merata. Itu bisa dilihat dari pembinaan dan prestasi yang diperlihatkan setiap provinsi lain sangat menonjol. Itulah pertimbangan kenapa pihaknya kesulitan memprediksi medali emas di nomor kyorugi.

Johanes yang juga Ketua Umum Pengkab Taekwondo Indonesia (TI) Badung ini mengatakan, untuk nomor kyorugi daerah yang menjadi rival Bali di PON nanti, dipastikan datang dari Kaltim dan tuan rumah Jabar. Sedangkan Jateng masih di bawah Bali, sehingga masih bisa bersaing dengan mereka. Dia menambahkan, persaingan Bali dengan Kaltim maupun Jabar untuk nomor kyorugi bakal ketat.

Dikatakan, untuk mematangkan para taekwondoin PON Bali sebelum bertarung di hajatan multi event empat tahunan itu, khusus untuk nomor poomsae pihaknya sudah tiga kali melakoni try out keluar daerah dengan menyasar DKI Jakarta dan Jawa Barat yang nantinya menjadi tempat diselenggarakannya PON XIX/2016. Dimana atlet poomsae yang melakukan try out itu yakni Muhammad Wahyu, Najmi, Lisa, Indri, Tyo, Fahjri, dan Ghilrman.

“Try out itu tujuannya untuk melihat sejauhmana kesiapan para atlet taekwondoin poomsae kita sebelum turun di PON. Sehingga lewat try out itu, kami bisa melihat hasil dari latihan yang dijalani selama mereka masuk Pelatda. Dengan begitu kami bisa mengevalusi kekurangan yang ada,” jelas Johanes sembari menambahkan saat ini ke 13 taekwondoin asuhannya masih dalam pemantauan latihan

wartawan
habit
Category

370 Calon Paskibraka dan Paskibra Badung Ikuti Gelar Pasukan

balitribune.co.id I Mangupura - Sebanyak 370 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung dan Paskibra Kecamatan se-Kabupaten Badung mengikuti gelar pasukan di Lapangan Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari persiapan pengibaran bendera Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Lomba Burung Derkuku: Lestarikan Warisan Tradisi Leluhur

balitribune.co.id | Negara - Suara derkuku bersahutan dari gantangan di Taman Sangkur, Kelurahan Banjar Tengah, Negara, Minggu (9/8/2026). Puluhan sangkar berjajar, sementara para penghobi menunggu suara burung masing-masing mengalun. Bukan sekadar ramai oleh bunyi, setiap suara yang terdengar menjadi bagian dari penilaian untuk menentukan kualitas irama dan keindahan nada.

Baca Selengkapnya icon click

PAW KORPRI Denpasar Dikukuhkan, DPN Apresiasi "Sembagi Arutala" untuk Lindungi Pekerja Rentan

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI, Prof. Dr. Zudan Arif Fahrulloh, memberikan apresiasi tinggi atas keberhasilan Pemerintah Kota Denpasar dan KORPRI Kota Denpasar dalam mengimplementasikan program gotong royong kepedulian sosial bertajuk "Sembagi Arutala".

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PAD Tak Baik-Baik Saja, Pencairan Dana Hibah di Bangli Tersendat

balitribune.co.id | Bangli - Rapat gabungan antara DPRD Bangli dan jajaran eksekutif yang digelar secara tertutup pada Jumat (7/8/2026) berjalan memanas. Pasalnya, sebagian besar dana hibah yang bersumber dari pokok-pokok pikiran (pokok-pokok pikiran/pokir) dewan hasil penjaringan aspirasi masyarakat saat reses tak kunjung cair.

Baca Selengkapnya icon click

Tokoh Adat Desa Subaya Tewas Terperosok ke Jurang Saat Cari Kayu Bakar

balitribune.co.id | Bangli - Nasib tragis menimpa Jro Bau Wayan Asung (75), seorang tokoh masyarakat asal Banjar/Desa Subaya, Kecamatan Kintamani, Bangli. Pria yang menjabat dalam struktur kepemimpinan adat Ulu Apad tersebut ditemukan meninggal dunia setelah terperosok ke jurang sedalam kurang lebih 75 meter saat mencari kayu bakar di kawasan hutan setempat, Sabtu (8/8/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.