Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nusa Dua Diguncang Gempa 5.2 SR

Bali Tribune/ BMKG – Informasi gempa di webside BMKG, Minggu (9/6).
balitribune.co.id | Nusa Dua - Selang 15 menit usai wilayah Cilacap, Jawa Tengah dilanda gempa 5,7 SR, giliran wilayah Nusa Dua Bali diguncang gempa 5,2 SR, Minggu (9/6) pukul17.47 Wita. Namun dilaporkan tidak ada korban jiwa maupun kerusakan hotel maupun rumah penduduk. 
 
"Gempa berkokasi di south of Bali, Indonesia, 331 km tenggara Nusa Dua dan 344 km barat daya Lombok Barat, NTB. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami," ujar Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Made Rentin, Minggu (9/6) sore kemarin.
 
Seperti dirilis dalam website Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) bahwa terjadi gempa dengan magnitudo 5.7 SR, pada 9 Juni 2019 pukul 16:32:22 WIB (pukul 17.32 Wita) berlokasi di 8.51 LS, 108.86 BT, 88 km barat daya Cilacap, Jawa Tengah, dengan kedalaman 10 km.
 
Lima belas menit berikutnya yaitu pada pukul 16:47:40 WIB (atau pukul 17:47 Wita), BMKG Wilayah III Bali, melaporkan telah terjadi gempa bumi dengan parameter berkekuatan 5.2 SR, pada 11.75 LS dan  115.66 BT, dengan kedalaman 10 km.
 
"Beberapa saat setelah rilis resmi terjadinya gempa, kami (BPBD Provinsi Bali) melakukan asessment ke seluruh wilayah di Pulau Bali, dengan melakukan pengumpulan data lewat Tim BPBD Kabupaten/Kota seluruh Bali. Hasil yang kami dapatkan bahwa hanya di Kabupaten Gianyar yang merasakan adanya gempa, tetapi nihil kerusakan dan juga nihil korban. Sedangkan  8 daerah lainnya tidak merasakan adanya gempa, mungkin karena masyarakat sedang beraktivitas sehingga tidak merasakan adanya goncangan," jelas Made Rentin.
 
Dari masing-masing BPBD kabupaten/kota se-Bali, di mana Kabupaten Karangasem, Klungkung, Bangli, Gianyar, Buleleng, Tabanan, Jenbrana, Badung, Kota Denpasar tidak dirasakan.
 
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap tenang dan jangan panik. Ikuti arahan petugas dan selalu update informasi yang bersumber dari lembaga resmi, yaitu BMKG dan juga pihak BPBD akan selalu melakukan sosialisasi kepada masyarakat," tutur Made Rentin.
 
Saat ini katanya, kegiatan masyarakat masih tetap normal, para wisatawan pun masih menikmati liburan sisa akhir pekan di beberapa objek wisata di Bali. 
wartawan
Djoko Moeljono
Category

HMI, Sampah, dan Mulai dari Dapur

balitribune.co.id | Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Fakultas Teknik, MIPA, Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana menggelar diskusi dengan tema "Bersama Peduli, Bersama Menginspirasi". Diskusi yang menghadirkan kalangan akademisi dan praktisi sebagai pembicara itu membahas isu yang sedang menjadi perhatian publik, yakni masalah sampah.

Baca Selengkapnya icon click

Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pemkot Denpasar Gelar Aksi Kebersihan dan Penanaman Pohon Serentak

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar menggelar aksi kebersihan dan penanaman pohon serentak  yang dipusatkan di Pantai Padanggalak, Denpasar pada Sabtu (6/6/2026). Selain merupakan kegiatan rutin, aksi tersebut juga dilaksanakan serangkaian Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nelayan dan Relawan Amankan 182 Butir Telur Penyu Hijau di Pantai Camplung Buleleng

balitribune.co.id | Singaraja - Upaya pelestarian penyu hijau kembali dilakukan di pesisir utara Bali. Sebanyak 182 butir telur penyu berhasil diamankan oleh nelayan dan relawan konservasi setelah ditemukan di kawasan Pantai Camplung, Desa Banyuasri, Kecamatan Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click

Klinik Sudirman Medical Centre Tawarkan Solusi Atasi Stres dan Gangguan Tidur dengan Exomind

balitribune.co.id | Denpasar - Klinik Sudirman Medical Centre (SMC) Denpasar kini menghadirkan teknologi atau alat Exomind untuk pasien yang mengalami gangguan kesehatan mental. Saat ini sudah waktunya untuk lebih memerhatikan kesehatan mental ditengah kehidupan era modern. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Konsultan Psikiater Beberkan Dampak Kelebihan Beban Digital dan Solusinya

balitribune.co.id | Denpasar - Beberapa tahun terakhir, dunia menghadapi peningkatan signifikan dalam tingkat stres, burnout, gangguan tidur, kelelahan mental, serta penurunan fokus akibat gaya hidup modern yang semakin cepat dan penuh tekanan. Hal itu salah satunya disebabkan karena tekanan di dunia kerja, persaingan, kecanduan judi online, kelebihan beban dari informasi digital serta persoalan lainnya. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.