Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nusa Penida Berpotensi Menginspirasi dan Mempengaruhi Masyarakat Peduli Sumber Daya Laut

Bali Tribune / NUSA PENIDA - Keindahan sejati dari Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida terletak pada masyarakatnya.

balitribune.co.id | Denpasar – Kawasan Konservasi Perairan (KKP) Nusa Penida, Klungkung sangat terkenal di dunia berkat uniknya keindahan alam yang dimilikinya. Wilayah ini adalah rumah bagi 300 jenis karang dan lebih dari 500 jenis ikan karang dimana beberapa diantaranya terbilang baru bagi ilmu pengetahuan terkini. Menurut penelitian oleh Marine Megafauna Foundation dua jenis pari manta, pari manta oseanik (Mobula birostris) dan pari manta karang (Mobula alfredi) ditemukan di KKP Nusa Penida. Manta jenis ini masuk ke dalam hewan yang rawan kepunahan dalam daftar merah IUCN (International Union for Conservation of Nature) tentang spesies langka. 

Nengah Bagus Sugiarta, Kepala Unit Pengelola Teknis Daerah KKP Provinsi Bali beberapa waktu lalu menjelaskan, KKP sangat penting bagi masyarakat setempat karena pemanfaatan wilayahnya dapat dikelola secara berkelanjutan. Masyarakat berharap dapat mencapai keseimbangan antara pemanfaatan dan konservasi.

Kata dia, tokoh masyarakat memulai aksi konservasi di wilayah ini lewat penjangkauan kepada masyarakat, membangun kerja sama dan patroli berkala. Unit pengelola mendukung KKP lewat sistem zonasi yang mengontrol aktivitas masyarakat di ketujuh zona yang ada. Dua diantaranya mendukung industri pariwisata yang merupakan sumber pendapatan terbesar bagi masyarakat Nusa Penida. 

Menurut Sugiarta, keindahan sejati dari Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida terletak pada masyarakatnya. Faktanya, masyarakat setempat turut serta dalam perencanaan KKP, dan memperjuangkan program restorasi terumbu karang dan bakau dengan membantu para pengelola disana. Penduduk Nusa Penida adalah masyarakat Bali yang memegang teguh adat budaya dan sangat menghormati laut dan kehidupan. 

"Di Nusa Penida, terdapat Pura Ped yang merupakan salah satu Pura penting di Bali. Setiap satu tahun sekali, masyarakat Nusa Penida menggelar upacara adat sebagai wujud penghargaan kepada laut yang disebut Nyepi Segara dimana dalam satu hari penuh, semua aktivitas laut dilarang, artinya tidak ada kapal-kapal yang masuk maupun keluar selama upacara ini berlangsung," jelas Sugiarta. 

KKP Nusa Penida adalah contoh bagaimana menggabungkan adat dan ilmu pengetahuan dalam pengelolaan sumber daya laut. Sebagai salah satu tempat yang paling banyak dikunjungi di Bali, Nusa Penida memiliki posisi yang unik untuk menginspirasi dan mempengaruhi masyarakat umum untuk peduli terhadap sumber daya laut di Indonesia dan di wilayah Segitiga Terumbu Karang. 

Nusa Penida berperan sebagai pintu gerbang ke banyak aspek dalam konservasi dan pengelolaan laut – mulai dari dampak perubahan iklim terhadap terumbu karang, perlindungan terhadap flora fauna langka, terancam dan dilindungi, pengelolaaan ekosistem, perlibatan masyarakat, penerapan sistem zonasi dan lainnya.

Hope Spot Kawasan Konservasi Perairan Nusa Penida berpotensi untuk menginspirasi ribuan wisatawan, siswa dan dunia sebagai situs pembelajaran dari Coral Triangle Center yang memberikan contoh bagaimana Kawasan Konservasi Perairan di Indonesia dapat dibentuk secara kolaboratif dan dikelola dengan efektif melalui kerja sama antara masyarakat, pelaku bisnis, lembaga swadaya, dan pemerintah.  

Direktur Eksekutif Coral Triangle Center, Rili Djohani mengatakan, Coral Triangle Center  menginspirasi masyarakat untuk melakukan aksi nyata guna menyelamatkan laut. Di waktu yang bersamaan membangun kapasitas dan menyediakan sarana yang dibutuhkan oleh para garda depan untuk dapat menerapkan aksi konservasi yang efektif dan berdampak baik, tidak hanya pada ekosistem laut tetapi juga pada orang-orang yang bergantung padanya. "KKP Nusa Penida merupakan suatu contoh bagaimana konservasi laut yang efektif dapat berdampak positif terhadap lingkungan, masyarakat dan ekonomi” ucapnya.  

Dr. Sylvia Earle, pendiri Mission Blue mengatakan, menjadi penting bagi untuk menghargai masyarakat pesisir yang sudah sejak lama mendapat penghidupan dari mengambil flora fauna laut. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat terus melakukan hal-hal seperti yang mereka lakukan saat ini di Nusa Penida, di mana masyarakat melihat kondisi Nusa Penida secara gambar besar (big picture) sehingga mereka dapat menemukan metode yang tepat untuk pelestarian lingkungan dengan cara yang baik untuk lautan dan masyarakat. 

"Mission Blue juga turut mendeklarasikan KKP Nusa Penida sebagai sebuah Hope Spot baru agar Nusa Penida dapat terus meningkatkan efektivitas pengelolaannya," terangnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Mutasi Perdana 2026, Pemkab Tabanan Lantik Sejumlah Pejabat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan melaksanakan Pelantikan dan Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan sebagai bagian dari proses mutasi, rotasi, dan promosi jabatan di lingkungan Pemkab Tabanan. Kegiatan yang digelar secara daring pada Rabu (18/2) ini menjadi mutasi perdana di Tahun 2026 di bawah kepemimpinan Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, S.E.,M.M bersama Wakil Bupati Tabanan, I Made Dirga,S.Sos.

Baca Selengkapnya icon click

Gaya Stylish dan Penuh Cinta di Acara Say Your Love with Scoopy Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Sebanyak 30 pasangan pengguna Honda Scoopy mengikuti kegiatan bertajuk Say Your Love with Scoopy, sebuah city touring dengan konsep couple ride experience yang dirancang khusus bagi pengguna Honda Scoopy di Bali. Kegiatan yang diinisiasi oleh Astra Motor Bali ini mengajak pasangan muda untuk menikmati pengalaman berkendara yang berbeda, hangat, dan penuh keseruan bersama pasangan tercinta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.