Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Nyambi Jadi Kurir, Buruh Proyek Dituntut 14 Tahun Bui

JPU
Sukohadi usai jalani sidang, kemarin di PN Denpasar.

BALI TRIBUNE - Suko Hadi (41), warga asal Jombang, Jawa Timur ini sepertinya akan mendekam lama dibalik jeruji besi di Lapas Kelas II A Kerobokan, Badung. Pasalnya, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menuntutnya dengan hukuman pidana penjara 14 tahun lantaran terlibat dalam lingkaran bisnis Narkotika, Senin (14/5), di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar. Mulanya, JPU I Putu Gede Darmawan Hadi Saputra menjerat terdakwa yang bekerja sebagai buruh proyek ini dengan dakwaan alternatif yakni dakwaan pertama Pasal 114 ayat 2 dan dakwaan ke dua Pasal 112 ayat 2 Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Namun dalam persidangan terdakwa hanya terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika yakni melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkortika golongan I bukan tanaman jenis extasy sebanyar 50 butir dan  shabu seberat 53,71 gram netto, sebagaimana dakwaan ke dua JPU. Karena itu, selain mengajukan tuntutan pidana penjara. JPU juga meminta mejelis hakim yang mengadili perkara ini agar menghukum terdakwa dengan pidana denda. "Menjatuhkn pidana terhadap Sukohadi dengan pidana penjara selama 14 tahun dikurangi selama terdakwa dalam tahanan sementara dengan perintah terdakwa tetap ditahan dan denda sebesar 1 miliar rupiah subsidair 4 bulan penjara," tegas JPU Gede Darmawan saat membacakan amar tutuntunya di depan mejelis hakim diketuai IGN Putra Atmaja. JPU berpandangan, bahwa yang hal yang memberatkan hukuman bagi terdakwa karena perbuatannya tidak mendukung program pemerintah yang sedang gencar-gencarnya memberantas Narkotika. Sementara pertimbangan yang meringankan adalah prilaku terdakwa yang dinilai sopan selama persidangan  dan mengakui terus terang perbuatanya sehingga tidak menyulitkan jalannya persidangan, serta menyesali perbuatannya dan berjanji tidak akan mengulangi lagi. Menanggapi tuntutan ini, terdakwa yang didampingi oleh advokat I Ketut Dodi Arta Kariawan langsung mengajukan pembelaan atau pledoi secara lisan. Yang pada intinya, meminta agar majelis hakim menjatuhkan hukuman kepada terdakwa seringan-ringannya. Persidangan kemudian ditunda dan dilanjutkan ada pekan depan dengan agenda putusan dari majelis hakim. Dalam dakwaan JPU disebutkan bahwa terdakwa diringkus oleh tim Reserse Narkoba Polsek Denpasar Selatan, Sabtu (9/12/2017), di Jalan Sekuta, Gg Soka, Desa Sanur Kauh, Kota Denpasar. Mulanya, polisi mendapat informasi dari masyarakat bahwa terdakwa sering mengambil tempelan Narkotika di seputaran wilayah tersebut. Berbekal informasi itu, polisi kemudian mendekati terdakwa yang sedang mencari sesuatu di depan Gang Soka. Saat ditanya, terdakwa mengaku sedang buang air kecil namun petugas tidak begitu saja mempercayainya. Alhasil, setelah dilakukan pengeledahan terhadap terdakwa ditemukan 1 bungkus kertas warna coklat yang didalamnya berisi 50 puluh tablet warna hijau diduga narkotika jenis ekstasi. Selain itu, terdakwa juga mengakui jika menyimpan Narkotika di kamar kostnya di Jalan Tukad Buaji, Gg Widuri, No.1, Sesetan, Denpasar Selatan. Polisi kemudian mendatangi tempat tersebut dan menemukan sejumlah barang bukti berupa 1 buah timbangan elektik, plasktik klip kosong, 13 plastik klip berisi shabu seberat 53,71 gram netto. "Terdakwa mengakui jika barang-barang tersebut milik terdakwa sendiri yang didapat dari seorang bernama Paiman (DPO) dan hendak terdakwa jual kembali," beber JPU. Dari pengakuannya, terdakwa mendapat imbalan sebesar Rp.100.000 per alamat yang memesan barang jahanam tersebut dengan cara mentransfernya ke rekening terdakwa melalui Bank BRI. " Adapun cara terdakwa kembali menjual barang ekstasi dan shabu tersebut yakni dengan cara menerima telpon dari Paiman (DPO) kemudian mengikuti perintahnya untuk mengantarkan barang kepada seseorang dengan berat tertentu," kata JPU.

wartawan
Valdi S Ginta
Category

Tertimbun Longsor Bambu, Pasutri Dalam Mobil Selamat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam kondisi hujan, melintas di jalur rawan longsor, sebuah mobil minibus nekat menerobos, Rabu (14/1) dinihari. Naas, di tengah perjalanan di Jalan Penghubung Desa Jasan dan Desa Pupuan, Tegallalang itu terjadi longsor dan menggerus rumpun bambu. Tak sempat menghindar, mobil berikut sopir dan seorang penumpang yang merupakan pasangan suami istri tertimbun rumpun bambu.

Baca Selengkapnya icon click

Polres Buleleng Tagih Dokumen Asli, BPN Mengaku Lampiran Risalah Bukit Ser Hilang

balitribune.co.id | Singaraja – Kepala Kantor Pertanahan (Kantah) Kabupaten Buleleng I Wayan Budayasa, A.Ptnh., M.H, mengatakan, membenarkan pihak penyidik Polres Buleleng telah bersurat untuk meminta 6 warkah bidang tanah di Bukit Ser, Desa Pemuteran, Gerokgak, Buleleng, Bali.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Buleleng Waspada, 40 Bencana Terjang dalam 4 Hari, Satu Korban Jiwa Melayang

balitribune.co.id | Singaraja – Kabupaten Buleleng dilanda rangkaian bencana alam selama periode 11 hingga 14 Januari 2026. Berdasarkan laporan sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng hingga Rabu (14/1) pukul 08.00 Wita, tercatat 40 kejadian bencana yang tersebar di sejumlah kecamatan.

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Matangkan Persiapan Peserta Menuju Festival Vokasi Satu Hati 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Menjelang gelaran Festival Vokasi Satu Hati (FeVoSH) 2026 tingkat nasional yang akan diselenggarakan oleh PT Astra Honda Motor (AHM) pada Februari 2026, Astra Motor Bali mulai mempersiapkan peserta terbaiknya melalui rangkaian latihan dan pembekalan rutin.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bos Mafia Solar Subsidi Ditahan Polisi

balitribune.co.id | Denpasar - Setelah dua kali tidak memenuhi panggilan penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali lantaran sakit, bos gudang Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Jalan Pemelisan, Banjar Suwung Batan Kendal, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan (Densel) berinisial NN (54) akhirnya ditahan polisi. Itu setelah ia menghadiri panggilan penyidik Dit Reskrimsus Polda Bali, Selasa, 13 Januari 2026.

Baca Selengkapnya icon click

PKK Sukawati Diberi Edukasi Postur Tubuh, Pencegahan Osteoporosis, dan Pelatihan Minuman Kesehatan Beras Kencur

balitribune.co.id | Gianyar – Upaya dalam peningkatan kesehatan masyarakat terus dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu kegiatan tersebut bertempat di Kantor Desa Sukawati, Gianyar, tim dosen dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan dan pelatihan keterampilan bagi ibu-ibu PKK Desa Sukawati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.