Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Obyek Wisata Gili Trawangan dan Gili Air Ditutup, Belasan Fast Boat di Padang Bai Tidak Beroperasi

Bali Tribune/TIDAK BEROPERASI – Tampak Fast Boat tujuan Gili Trawangan tidak beroperasi dan lego jangkar di Pelabuhan Padang Bai.
Balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Lombok Utara mulai menutup tiga gili yang menjadi pusat pariwisata di Lombok Utara yang setiap harinya dikunjungi rubuan wisatawan asing, mulai Selasa (17/3) hingga 14 hari ke depan. Tiga gili yang ditutup sementara untuk mencegah penularan wabag Covid-19, yakni Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno.
 
Penutupan tiga gili tersebut berpengaruh langsung terhadap aktifitas penyeberangan dari Dermaga Rakyat Padang Bai, menuju ke Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Hampir sebagian besar kapal cepat atau Fast Boat yang melayani penyeberangan ke tiga gili tersebut tidak beroperasi dan lego jangkar di kolam areal Pelabuhan Padang Bai.
 
Nyoman Natha, salah seorang crew kapal cepat di Dermaga Rakyat Padang Bai, kepada wartawan Selasa kemarin mengaku jika hampir seluruh kapal cepat tujuan Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno, tidak beroperasi. “Di sana (Gili Trawangan, Gili Air dan Gili Meno, red) sementara ditutup oleh Pemkab Lombok Utara, sehingga sementara ini penyeberangan ke sana ditutup,” ungkapnya.
 
Dijelaskannya, pasca keluarnya keputusan penutupan tiga gili tersebut, ribuan wisatawan asing yang tengah berlibur di Gili Trawangan dan Gili Air banyak yang sudah kembali ke Bali pada Senin (16/3) sore menggunakan kapal cepat. “Karena sudah dilakukan penutupan, ya tidak ada kapal cepat yang berangkat. Kalau wisatawan yang masih ada di Gili Trawangan dan mereka mau kembali ke Bali, masih bisa, tapi harus naik ferry dari Pelabuhan Lembar ke Padang Bai,” ujarnya.
 
Selama 14 hari ke depan, kata Nyoman Natha, ada puluhan karyawan yang terdiri dari crew darat dan crew laut yang sementara diliburkan. “Kami berharap semua ini segera berakhir dan kami bisa bekerja lagi seperti biasa. Kalau lama seperti ini kami mau makan apa?” keluhnya.
 
Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai Ni Luh Putu Eka Syuasmin kepada wartawan di kantornya  kemarin membenarkan terkait penutupan sementara Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno oleh Pemprov Nusa Tenggara Barat (NTB). “Ya, benar, dan sementara ini tidak ada kapal cepat yang berangkat menuju ke Gili Trawangan atau ke Gili Air. Dari informasi yang kami terima penutupan ini akan berlangsung hingga 14 harui ke depan,” tegasnya.
 
Untuk di Padang Bai ditegaskannya tidak ada penutupan penyeberangan baik di Dermaga Ferry maupun di Dermaga Rakyat, artinya masih ada kapal cepat tujuan Nusa Penida dan Nusa Lembongan, serta kapal diving yang meminta Clearence atau izin berlayar ke KSOP Padang Bai. Sedangkan untuk antisipasi penyebaran Covid-19, pihaknya sudah bekerjasama dengan Kantor Karantina Pelabuhan (KKP) Padang Bai, untuk pemeriksaan suhu tubuh terhadap penumpang yang berangkat maupun tiba di Padang Bai, hingga penyemprotan cairan Disinfektan di seluruh areal pelabuhan.
wartawan
Husaen
Category

Tragedi Berdarah di Kerobokan, WNA Belanda Tewas Ditusuk

balitribune.co.id | Mangupura - Seorang warga negara asing (WNA) asal Belanda inisial RP tewas dibunuh di depan Villa Amira Nomor 1, Banjar Anyar Kelod Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung, Senin (23/3/2026) pukul 22.50 Wita. Sementara pelaku diduga dua orang yang memakai jaket Ojek Online (Ojol).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Arus Balik Lebaran, 210 Penumpang Padati Pelabuhan Celukan Bawang

balitribune.co.id I Singaraja - Arus balik pasca perayaan Idulfitri 1447 Hijriah mulai terlihat di Pelabuhan Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, Bali, Selasa (24/3/2026). Ratusan penumpang yang menggunakan kapal perintis KM Sabuk Nusantara 74 tiba dan memadati area pelabuhan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menkomdigi Pantau Infrastruktur Telekomunikasi di Bandara I Gusti Ngurah Rai

balitribune.co.id I Kuta - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Republik Indonesia memastikan kesiapan infrastruktur telekomunikasi nasional dalam menghadapi lonjakan trafik selama masa mudik Ramadan dan Idulfitri 2026. Guna mendukung kelancaran arus balik Lebaran, Menteri Komdigi, Meutya Hafid melaksanakan kegiatan pemantauan telekomunikasi di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Selasa (24/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.