Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Obyek Wisata Uluwatu Perlu Ambulance dan Tenaga Medis

I Made Sumerta
I Made Sumerta

BALI TRIBUNE - ANGGOTA DPRD Badung I Made Sumerta mendorong penambahan sarana prasarana kesehatan di kawasan Obyek Wisata Uluwatu, Desa Pecatu, Kecamatan Kuta Selatan. Pasalnya, sarana prasarana kesehatan berupa ambulance dan tenaga medis masih sangat minim di areal obyek tersebut. Padahal, penunjang kesehatan ini penting sebagai cerminan bahwa destinasi pariwisata di areal luar Pura Uluwatu bertaraf internasional. “Kami sangat mengharapkan di obyek wisata kawasan luar Pura Uluwatu dilengkapi dengan sarana dan prasarana kesehatan berupa ambulance dengan tenaga medis,” ujar Sumerta belum lama ini. Menurutnya sarana ambulance dan tenaga medis ini sangat diperlukan untuk  mengantisipasi apabila ada wisatawan yang sakit. “Untuk menuju Pustu, Puskesmas atau rumah sakit kan jauh dari Pura Uluwatu. Makanya diareal itu harus ada penunjang kesehatannya juga,” kata Sumerta yang juga Bendesa Adat Pecatu itu. Selain sarana prasarana kesehatan, Bendesa yang juga politisi PDI Perjuangan ini juga mengharap jalur Desa Pecatu menuju Uluwatu dipercantik. Yaitu dengan membangun trotoarisasi dan penanaman pohon perindang di sepanjang jalan tersebut. “Jalur Desa Pecatu ke Uluwatu biar asri juga perlu ditrotoarisasi dan pohon perindang,” pungkasnya.

wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.